#pustakawanberkarya Instagram Photos & Videos

pustakawanberkarya - 75 posts

Advertisements

    Selamat pagi #SahabatPustaka,
Perpustakaan Nasional RI meluncurkan Situs Web e-Deposit dan International Standar Recording Record (ISRC) di Teater Soekarman Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Jakarta, Senin (25/3/2019). Situs web ini merupakan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

Deputi Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Ofy Sofiana menyatakan aplikasi e-Deposit merupakan aplikasi utama sementara aplikasi ISRC merupakan aplikasi pendukung. Kedua aplikasi ini berbasis web. “Aplikasi e-Deposit dikhususkan untuk penghimpunan karya digital dalam format text (PDF) dan audio. Dalam teknis pelaksanaannya, aplikasi e-Deposit digunakan untuk menghimpun karya digital single file. Untuk penghimpunan karya digital multy file, tahun ini sedang kami kembangkan,” jelas Ofy Sofiana.

Sedangkan aplikasi ISRC merupakan aplikasi yang akan digunakan oleh ASIRI untuk memberikan code number bagi karya musik di Indonesia. Aplikasi ISRC merupakan salah satu wujud kerja sama antara Perpusnas RI dengan ASIRI. Perpusnas RI menyediakan aplikasi ISRC untuk digunakan ASIRI guna mempermudah permintaan code number para produsen rekaman, sementara Perpusnas RI memperoleh content-nya langsung dari produsen rekaman melalui aplikasi ISRC untuk disimpan dan dilestarikan. "Ini memberikan peluang yang lebih banyak kepada para partisipasi aktif wajib serah dan masyarakat untuk berpartisipasi di dalam penghimpunan hasil budaya anak bangsa yang berupa karya cetak maupun karya rekam," urainya.

Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190325021835FaCMPTVvj1
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#AyokePerpusnas
#PustakawanBerkarya

    Selamat pagi #SahabatPustaka ,
    Perpustakaan Nasional RI meluncurkan Situs Web e-Deposit dan International Standar Recording Record (ISRC) di Teater Soekarman Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Jakarta, Senin (25/3/2019). Situs web ini merupakan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

    Deputi Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Ofy Sofiana menyatakan aplikasi e-Deposit merupakan aplikasi utama sementara aplikasi ISRC merupakan aplikasi pendukung. Kedua aplikasi ini berbasis web. “Aplikasi e-Deposit dikhususkan untuk penghimpunan karya digital dalam format text (PDF) dan audio. Dalam teknis pelaksanaannya, aplikasi e-Deposit digunakan untuk menghimpun karya digital single file. Untuk penghimpunan karya digital multy file, tahun ini sedang kami kembangkan,” jelas Ofy Sofiana.

    Sedangkan aplikasi ISRC merupakan aplikasi yang akan digunakan oleh ASIRI untuk memberikan code number bagi karya musik di Indonesia. Aplikasi ISRC merupakan salah satu wujud kerja sama antara Perpusnas RI dengan ASIRI. Perpusnas RI menyediakan aplikasi ISRC untuk digunakan ASIRI guna mempermudah permintaan code number para produsen rekaman, sementara Perpusnas RI memperoleh content-nya langsung dari produsen rekaman melalui aplikasi ISRC untuk disimpan dan dilestarikan. "Ini memberikan peluang yang lebih banyak kepada para partisipasi aktif wajib serah dan masyarakat untuk berpartisipasi di dalam penghimpunan hasil budaya anak bangsa yang berupa karya cetak maupun karya rekam," urainya.

    Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190325021835FaCMPTVvj1
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #AyokePerpusnas
    #PustakawanBerkarya

    549 3 23 hours ago

Advertisements

Advertisements

    [RAKORNAS PERPUSTAKAAN TAHUN 2019]
.
.
"Pustakawan Berkarya untuk Mewujudkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial " tema Rapat koordinasi Nasional Perpustakaan tahun 2019. Plt. Dinas Perpusda Lamongan Mulyono Arif, SH.M.Si. hadir bersama lebih dari 2.100 peserta, yang terdiri dari perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi , Kabupaten/Kota, Bappeda Provinsi dan Kabupaten /kota, Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi dan Forum Perpustakaan Sekolah, Forum Perpustakaan  Khusus serta para pegiat literasi  bertempat di Hotel Bidakara Jakarta Selatan pada tanggal 13-16 Maret 2019.

Dalam sambutannya Kepala Perpustakaan Nasional RI Mochammad Syarif Bando mengatakan bahwa sasaran utama dari Perpustakaan adalah meningkatkan kualitas layanan guna peningkatan Indeks literasi.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membuka secara resmi Rakornas Perpustakaan Tahun 2019, menegaskan bahwa  pentingnya Perpustakaan dalam meningkatkan kualitas SDM dan membangun ekosistem masyarakat berpengetahuan.

#rakornasperpustakaan
#pustakawanberkarya
#pustakawanbergerak
#transformasiperpustakaan
#literasiuntukkesejahteraan

    [RAKORNAS PERPUSTAKAAN TAHUN 2019]
    .
    .
    "Pustakawan Berkarya untuk Mewujudkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial " tema Rapat koordinasi Nasional Perpustakaan tahun 2019. Plt. Dinas Perpusda Lamongan Mulyono Arif, SH.M.Si. hadir bersama lebih dari 2.100 peserta, yang terdiri dari perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi , Kabupaten/Kota, Bappeda Provinsi dan Kabupaten /kota, Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi dan Forum Perpustakaan Sekolah, Forum Perpustakaan Khusus serta para pegiat literasi bertempat di Hotel Bidakara Jakarta Selatan pada tanggal 13-16 Maret 2019.

    Dalam sambutannya Kepala Perpustakaan Nasional RI Mochammad Syarif Bando mengatakan bahwa sasaran utama dari Perpustakaan adalah meningkatkan kualitas layanan guna peningkatan Indeks literasi.

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membuka secara resmi Rakornas Perpustakaan Tahun 2019, menegaskan bahwa pentingnya Perpustakaan dalam meningkatkan kualitas SDM dan membangun ekosistem masyarakat berpengetahuan.

    #rakornasperpustakaan
    #pustakawanberkarya
    #pustakawanbergerak
    #transformasiperpustakaan
    #literasiuntukkesejahteraan

    31 0 19 March, 2019
    #PustakawanBerkarya untuk bersama mencerdaskan bangsa melalui gerakan literasi gemar membaca. Senang dan bangga bisa kembali mengusulkan program bareng mitra Komisi X @perpusnas.go.id dan mendengarkan aspirasi yang disuarakan. Saya catat dan akan saya teruskan di pusat 😍

1 hal yang bikin saya sedih haru saat Pak Syafruddin Pernyata menceritakan proses bagaimana sy sejak dulu telah ada #bersuarauntukKaltim terkhusus untuk hal ini di saat beliau menjabat. Diceritain detil yang bikin sy sempat meneteskan air mata bangga 😭 Pesan kuat beliau "kita galakkan juga gemar menulis! Kalau nggak ada yang nulis, apa yang mau dibaca?" #literasi 
_
Ohya, sekarang saya baru sampai di Kabupaten Berau lagi bareng @kemenpar. Bersiap melanjutkan perjalanan bermakna #bersuarauntukKaltim disini juga insha Allah akan ke Wahau. Doakan semua agenda untuk memberdayakan masyarakat berjalan lancar ya 🙌💛

    #PustakawanBerkarya untuk bersama mencerdaskan bangsa melalui gerakan literasi gemar membaca. Senang dan bangga bisa kembali mengusulkan program bareng mitra Komisi X @perpusnas.go.id dan mendengarkan aspirasi yang disuarakan. Saya catat dan akan saya teruskan di pusat 😍

    1 hal yang bikin saya sedih haru saat Pak Syafruddin Pernyata menceritakan proses bagaimana sy sejak dulu telah ada #bersuarauntukKaltim terkhusus untuk hal ini di saat beliau menjabat. Diceritain detil yang bikin sy sempat meneteskan air mata bangga 😭 Pesan kuat beliau "kita galakkan juga gemar menulis! Kalau nggak ada yang nulis, apa yang mau dibaca?" #literasi
    _
    Ohya, sekarang saya baru sampai di Kabupaten Berau lagi bareng @kemenpar . Bersiap melanjutkan perjalanan bermakna #bersuarauntukKaltim disini juga insha Allah akan ke Wahau. Doakan semua agenda untuk memberdayakan masyarakat berjalan lancar ya 🙌💛

    210 16 19 March, 2019
    Seperti biasa, saat lagi nyoba ngenaskah entah ngedit atau ngetik dari awal, pasti ada aja waktu untuk buka-buka file naskah lain di fd. Kayak malam ini. Buka file-file lama dan dibaca ulang. Salah satu file yang aku baca ada file naskah cinta itu buta yang alhamdulillah sudah menjadi buku sejak bulan Mei 2017 lalu. 
Saat buka file tersebut, bagian yang aku baca adalah bagian surat yg ditulis Bisma untuk kakaknya, Rangga. Baca part itu terus lanjut ke part berikutnya sampai ending. Jujur, setiap kali baca kembali naskah yg pernah aku tulis, ada sebuah pertanyaan, "kok bisa ya aku nulis kalimat itu dulu?". Makanya kalau ada yg nanya darimana dapet kalimat kayak gitu, kok bisa begini dan begitu, aku sendiri nggak tau. Karena nulis itu ngalir. Kalau ide udah ada, mood nulis lagi on, semua bakal ngalir gitu aja. Nulis itu seru. Ada dunia yang tidak kamu temukan di kehidupanmu, tapi bisa kamu temui dengan menulis. 
Ya, walaupun sekarang aku masih on - off nulisnya, tapi tetap berusaha. Berusaha bangkit demi target minimal satu naskah bisa naik cetak ditahun ini. 😁

2017 lahir 2 buku
2018 lahir 2 buku
2019 lahir berapa buku? 
Ayo nulis gaes!!
Yang kemarin katanya pengin nulis, pengin punya buku, pengin punya karya. Hayuuukkk!!! Gak ada yang gak mungkin kalau kamu mau. 
Semangat 💪

#ayonulis #ayomenulis #marimenulis #mariberkarya #ayoberkarya #salamliterasi
#salamliterasi📚📚
#tidakadayangtidakmungkin #pustakawanpunyacerita
#pustakawan
#pustakawankece #pustakawanberkarya #pustakawansekolah #belajarmenulis #menulisseru

    Seperti biasa, saat lagi nyoba ngenaskah entah ngedit atau ngetik dari awal, pasti ada aja waktu untuk buka-buka file naskah lain di fd. Kayak malam ini. Buka file-file lama dan dibaca ulang. Salah satu file yang aku baca ada file naskah cinta itu buta yang alhamdulillah sudah menjadi buku sejak bulan Mei 2017 lalu.
    Saat buka file tersebut, bagian yang aku baca adalah bagian surat yg ditulis Bisma untuk kakaknya, Rangga. Baca part itu terus lanjut ke part berikutnya sampai ending. Jujur, setiap kali baca kembali naskah yg pernah aku tulis, ada sebuah pertanyaan, "kok bisa ya aku nulis kalimat itu dulu?". Makanya kalau ada yg nanya darimana dapet kalimat kayak gitu, kok bisa begini dan begitu, aku sendiri nggak tau. Karena nulis itu ngalir. Kalau ide udah ada, mood nulis lagi on, semua bakal ngalir gitu aja. Nulis itu seru. Ada dunia yang tidak kamu temukan di kehidupanmu, tapi bisa kamu temui dengan menulis.
    Ya, walaupun sekarang aku masih on - off nulisnya, tapi tetap berusaha. Berusaha bangkit demi target minimal satu naskah bisa naik cetak ditahun ini. 😁

    2017 lahir 2 buku
    2018 lahir 2 buku
    2019 lahir berapa buku?
    Ayo nulis gaes!!
    Yang kemarin katanya pengin nulis, pengin punya buku, pengin punya karya. Hayuuukkk!!! Gak ada yang gak mungkin kalau kamu mau.
    Semangat 💪

    #ayonulis #ayomenulis #marimenulis #mariberkarya #ayoberkarya #salamliterasi
    #salamliterasi 📚📚
    #tidakadayangtidakmungkin #pustakawanpunyacerita
    #pustakawan
    #pustakawankece #pustakawanberkarya #pustakawansekolah #belajarmenulis #menulisseru

    15 0 17 March, 2019

Advertisements

    #SahabatPustaka,
Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2019 menghadirkan pegiat literasi Indonesia yakni pendiri Pustaka Bergerak Nirwan Ahmad Arsuka. Saat menjadi narasumber bersama pegiat literasi lainnya, Nirwan menjelaskan perpustakaan bergerak bertujuan menjangkau masyarakat. Pustaka bergerak adalah jaringan masyarakat madani yang secara sukarela bekerjasama membangun kekuatan dan kemandirian masyarakat lokal, lewat pengerahan pengetahuan bermutu ke seluruh penjuru khususnya masyarakat yang terisolir secara geografis dan terpencil secara sosial.

Sejauh ini, jaringan Pustaka Bergerak sudah mengembangkan kudapustaka, perahupustaka, bendipustaka, becakpustaka, sepedapustaka, nokenpustaka, bois pustaka, dan jeruji pustaka. Nirwan menjelaskan visi komunitasnya bertujuan menghapus mitos bangsa Indonesia malas membaca.

Pustaka Bergerak juga dijadikan sebagai medium untuk membangun keintiman dan ikatan sosial di masyarakat serta meningkatkan ekonomi mereka. Selain itu, dilakukan kerjasama dengan PT. Pos Indonesia untuk memudahkan distribusi buku ke seluruh Indonesia secara gratis. Guna menjaga dan membuat buku menjadi murah, dijalinlah kerjasama dengan IKAPI sehingga harga buku dapat menjadi 40 persen lebih murah.

Gerakan Pengerahan Pengetahuan Bermutu, yang menerbangkan buku-buku melintasi langit Khatulistiwa, terus mengalami peningkatan. Menurut data PT. Pos Indonesia, program pengiriman buku gratis setiap tanggal 17 setiap bulannya mencapai 48.608 koli dengan berat total 312.437 kilogram. Ini menunjukkan, gerakan pengerahan pengetahuan bermutu berhasil menumbuhkan nasionalisme baru berbasis ilmu pengetahuan.

Nirwan meyakini selama buku-buku yang tersedia memiliki mutu dan kemudahan akses informasi yang terpercaya, gerakan pengerahan pengetahuan niscaya menunjukkan pengaruh positif pada peningkatan minat baca dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.
.
.
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#RakornasPerpustakaan2019
#PustakawanBerkarya
#LiterasiuntukKesejahteraan

    #SahabatPustaka ,
    Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2019 menghadirkan pegiat literasi Indonesia yakni pendiri Pustaka Bergerak Nirwan Ahmad Arsuka. Saat menjadi narasumber bersama pegiat literasi lainnya, Nirwan menjelaskan perpustakaan bergerak bertujuan menjangkau masyarakat. Pustaka bergerak adalah jaringan masyarakat madani yang secara sukarela bekerjasama membangun kekuatan dan kemandirian masyarakat lokal, lewat pengerahan pengetahuan bermutu ke seluruh penjuru khususnya masyarakat yang terisolir secara geografis dan terpencil secara sosial.

    Sejauh ini, jaringan Pustaka Bergerak sudah mengembangkan kudapustaka, perahupustaka, bendipustaka, becakpustaka, sepedapustaka, nokenpustaka, bois pustaka, dan jeruji pustaka. Nirwan menjelaskan visi komunitasnya bertujuan menghapus mitos bangsa Indonesia malas membaca.

    Pustaka Bergerak juga dijadikan sebagai medium untuk membangun keintiman dan ikatan sosial di masyarakat serta meningkatkan ekonomi mereka. Selain itu, dilakukan kerjasama dengan PT. Pos Indonesia untuk memudahkan distribusi buku ke seluruh Indonesia secara gratis. Guna menjaga dan membuat buku menjadi murah, dijalinlah kerjasama dengan IKAPI sehingga harga buku dapat menjadi 40 persen lebih murah.

    Gerakan Pengerahan Pengetahuan Bermutu, yang menerbangkan buku-buku melintasi langit Khatulistiwa, terus mengalami peningkatan. Menurut data PT. Pos Indonesia, program pengiriman buku gratis setiap tanggal 17 setiap bulannya mencapai 48.608 koli dengan berat total 312.437 kilogram. Ini menunjukkan, gerakan pengerahan pengetahuan bermutu berhasil menumbuhkan nasionalisme baru berbasis ilmu pengetahuan.

    Nirwan meyakini selama buku-buku yang tersedia memiliki mutu dan kemudahan akses informasi yang terpercaya, gerakan pengerahan pengetahuan niscaya menunjukkan pengaruh positif pada peningkatan minat baca dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.
    .
    .
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #RakornasPerpustakaan2019
    #PustakawanBerkarya
    #LiterasiuntukKesejahteraan

    370 1 16 March, 2019
    Selamat pagi #SahabatPustaka,
Rapat Koordinasi Nasional Perpustakaan Nasional RI Tahun 2019 menghadirkan narasumber Anggota Ombudsman RI Adrianus Eliasta Meliala. Dalam paparannya, Adrianus menyatakan perpustakaan merupakan salah bentuk layanan publik untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat dasar dan memberikan jaminan untuk kesejahteraan masyarakat. Namun selama ini, layanan perpustakaan masih dirasa kurang. Karenanya, perpustakaan harus dibuat sebagai bentuk pengarusutamaan atau menempatkan kepentingan dan kemauan publik sebagai pertimbangan utama dalam rangka bekerja.

Menurut Adrianus, saat ini, perpustakaan menghadapi fenomena disrupsi yakni adiksi pada gawai, minat membaca rendah, database mudah diakses, open-source semakin beragam, masyarakat tidak menghargai data, konsepsi perpustakaan zaman dulu berubah, peran baru perpustakaan belum membumi, dan anggaran negara bukan prioritas.

Agar menghasilkan layanan yang baik, Adrianus menyebut perpustakaan harus menerapkan prinsip good governance. Prinsip-prinsip tersebut adalah anti korupsi, transparansi, otonomi, anti-diskriminasi, akuntabel, fair, kesetaraan, menghargai hak asasi, patuh hokum, dan pro-poor. Karena tata kelola yang buruk sama saja dengan maladministrasi.
.
.
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#RakornasPerpustakaan2019
#PustakawanBerkarya
#LiterasiuntukKesejahteraan

    Selamat pagi #SahabatPustaka ,
    Rapat Koordinasi Nasional Perpustakaan Nasional RI Tahun 2019 menghadirkan narasumber Anggota Ombudsman RI Adrianus Eliasta Meliala. Dalam paparannya, Adrianus menyatakan perpustakaan merupakan salah bentuk layanan publik untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat dasar dan memberikan jaminan untuk kesejahteraan masyarakat. Namun selama ini, layanan perpustakaan masih dirasa kurang. Karenanya, perpustakaan harus dibuat sebagai bentuk pengarusutamaan atau menempatkan kepentingan dan kemauan publik sebagai pertimbangan utama dalam rangka bekerja.

    Menurut Adrianus, saat ini, perpustakaan menghadapi fenomena disrupsi yakni adiksi pada gawai, minat membaca rendah, database mudah diakses, open-source semakin beragam, masyarakat tidak menghargai data, konsepsi perpustakaan zaman dulu berubah, peran baru perpustakaan belum membumi, dan anggaran negara bukan prioritas.

    Agar menghasilkan layanan yang baik, Adrianus menyebut perpustakaan harus menerapkan prinsip good governance. Prinsip-prinsip tersebut adalah anti korupsi, transparansi, otonomi, anti-diskriminasi, akuntabel, fair, kesetaraan, menghargai hak asasi, patuh hokum, dan pro-poor. Karena tata kelola yang buruk sama saja dengan maladministrasi.
    .
    .
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #RakornasPerpustakaan2019
    #PustakawanBerkarya
    #LiterasiuntukKesejahteraan

    503 0 16 March, 2019
    #SahabatPustaka,
Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Anwar Sanusi menekankan dibangunnya perpustakaan desa sebagai sarana pembelajaran masyarakat. Sesuai dengan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, Penggunaan Dana Desa Untuk Literasi yakni: Pengadaan, pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan sarana prasarana pendidikan dan kebudayaan antara lain untuk bangunan perpustakaan desa dan buku/bahan bacaan; Mendukung kegiatan pendidikan bagi anak-anak usia wajib belajar, seperti: perpustakaan desa dan buku bacaan; serta Perpustakaan desa dalam rangka menunjang proses belajar mengajar dalam kegiatan pelatihan kerja bagi warga desa yang akan menjadi buruh migran dan dimanfaatkan pelajar dalam mengerjakan tugas sekolah.

Hal ini disampaikan Anwar Sanusi saat menjadi narasumber di Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2019 di Jakarta, pada Kamis (14/3/2019). Ada enam hal yang mesti dilakukan agar literasi desa dapat meningkatkan ekonomi perdesaan yakni Pendamping desa melakukan upaya untuk membangkitkan minat baca masyarakat desa; Memperbanyak perpustakaan/taman baca masyarakat di pedesaan; Penyediaan buku praktis manajemen, usaha, BUMDesa, akuntasi, dsb; Penyediaan buku motivasi dari pengusaha dan BUMDesa sukses; Pengembangan perpustakaan digital desa.

Anwar menjelaskan pembangunan infrastuktur pedesaan dalam empat tahun ini meningkat secara signifikan dan program pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan literasi masyarakat desa agar derajat mereka meningkat.
.
.
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#RakornasPerpustakaan2019
#PustakawanBerkarya
#LiterasiuntukKesejahteraan

    #SahabatPustaka ,
    Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Anwar Sanusi menekankan dibangunnya perpustakaan desa sebagai sarana pembelajaran masyarakat. Sesuai dengan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, Penggunaan Dana Desa Untuk Literasi yakni: Pengadaan, pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan sarana prasarana pendidikan dan kebudayaan antara lain untuk bangunan perpustakaan desa dan buku/bahan bacaan; Mendukung kegiatan pendidikan bagi anak-anak usia wajib belajar, seperti: perpustakaan desa dan buku bacaan; serta Perpustakaan desa dalam rangka menunjang proses belajar mengajar dalam kegiatan pelatihan kerja bagi warga desa yang akan menjadi buruh migran dan dimanfaatkan pelajar dalam mengerjakan tugas sekolah.

    Hal ini disampaikan Anwar Sanusi saat menjadi narasumber di Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2019 di Jakarta, pada Kamis (14/3/2019). Ada enam hal yang mesti dilakukan agar literasi desa dapat meningkatkan ekonomi perdesaan yakni Pendamping desa melakukan upaya untuk membangkitkan minat baca masyarakat desa; Memperbanyak perpustakaan/taman baca masyarakat di pedesaan; Penyediaan buku praktis manajemen, usaha, BUMDesa, akuntasi, dsb; Penyediaan buku motivasi dari pengusaha dan BUMDesa sukses; Pengembangan perpustakaan digital desa.

    Anwar menjelaskan pembangunan infrastuktur pedesaan dalam empat tahun ini meningkat secara signifikan dan program pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan literasi masyarakat desa agar derajat mereka meningkat.
    .
    .
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #RakornasPerpustakaan2019
    #PustakawanBerkarya
    #LiterasiuntukKesejahteraan

    780 4 15 March, 2019
    #SahabatPustaka,
Komisi X DPR RI mendorong serta mendukung kemajuan perpustakaan melalui fungsi-fungsinya. Hal ini disampaikan Ketua Komisi X DPR RI Djoko Udjianto saat menjadi narasumber Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2019 di Jakarta, pada Kamis (14/3/2019). Turut hadir menjadi narasumber Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih.
.
Dalam menjalankan fungsi legislasi, DPR RI memberikan dukungannya melalui empat UU terkait perpustakaan, naskah kuno, pengembangan perbukuan, dan penyelamatan karya intelektual bangsa melalui UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, UU No. 3 Tahun 2017 Sistem Perbukuan, dan UU No. 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.
.
Dalam hal anggaran, Djoko menyebut dukungan diberikan melalui kenaikan anggaran Perpustakaan Nasional pada 2019. Selain itu, Komisi X DPR RI menjalankan fungsi pengawasan untuk menjamin berlangsungnya program pemerintah berjalan akuntabel, transparan serta tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu. Selain itu, Perpusnas didorong agar menyusun program prioritas bersifat inovatif.
.
DPR mendukung Perpusnas dalam menyelesaikan tantangan untuk meningkatkan pemerataan dan kualitas layanan perpustakaan dalam meningkatkan literasi masyarakat untuk kesejahteraan, meningkatkan kegemaran membaca guna membangun masyarakat berpengetahuan dan berkeahlian, mengembangkan repositori dokumenter untuk diseminasi dan memajukan iptek, serta meningkatkan deposit, preservasi bahan perpustakaan dan kajian naskah nusantara untuk melestarikan khasanah bangsa.
.
.
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#RakornasPerpustakaan2019
#PustakawanBerkarya
#LiterasiuntukKesejahteraan

    #SahabatPustaka ,
    Komisi X DPR RI mendorong serta mendukung kemajuan perpustakaan melalui fungsi-fungsinya. Hal ini disampaikan Ketua Komisi X DPR RI Djoko Udjianto saat menjadi narasumber Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2019 di Jakarta, pada Kamis (14/3/2019). Turut hadir menjadi narasumber Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih.
    .
    Dalam menjalankan fungsi legislasi, DPR RI memberikan dukungannya melalui empat UU terkait perpustakaan, naskah kuno, pengembangan perbukuan, dan penyelamatan karya intelektual bangsa melalui UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, UU No. 3 Tahun 2017 Sistem Perbukuan, dan UU No. 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.
    .
    Dalam hal anggaran, Djoko menyebut dukungan diberikan melalui kenaikan anggaran Perpustakaan Nasional pada 2019. Selain itu, Komisi X DPR RI menjalankan fungsi pengawasan untuk menjamin berlangsungnya program pemerintah berjalan akuntabel, transparan serta tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu. Selain itu, Perpusnas didorong agar menyusun program prioritas bersifat inovatif.
    .
    DPR mendukung Perpusnas dalam menyelesaikan tantangan untuk meningkatkan pemerataan dan kualitas layanan perpustakaan dalam meningkatkan literasi masyarakat untuk kesejahteraan, meningkatkan kegemaran membaca guna membangun masyarakat berpengetahuan dan berkeahlian, mengembangkan repositori dokumenter untuk diseminasi dan memajukan iptek, serta meningkatkan deposit, preservasi bahan perpustakaan dan kajian naskah nusantara untuk melestarikan khasanah bangsa.
    .
    .
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #RakornasPerpustakaan2019
    #PustakawanBerkarya
    #LiterasiuntukKesejahteraan

    431 3 15 March, 2019
    #SahabatPustaka,
Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando menyatakan perpustakaan merupakan tempat untuk mencapai kesejahteraan ekonomi. Selain membuat orang menjadi pintar, perpustakaan juga merupakan tempat untuk mengubah pola pikir dan moral menjadi lebih baik.

Hal ini disampaikan Syarif Bando saat memberikan Laporan pada Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2019 di Jakarta pada Kamis (14/3/2019). Syarif menjelaskan, sasaran utama dari Perpusnas adalah meningkatkan kualitas layanan dengan menghilangkan ego pribadi. Pihaknya sudah menjalin Nota Kesepahaman dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi agar alokasi dana desa dapat digunakan untuk mengembangkan perpustakaan. Hal ini dilakukan guna meningkatkan indeks literasi.

Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2019 mengambil tema “Pustakawan Berkarya Mewujudkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”. Rakornas dihadiri lebih dari 2.100 orang yang terdiri perwakilan Dinas Perpustakaan Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota), Bappeda Provinsi/Kabupaten/Kota, Asosiasi Penerbit, Asosiasi Usaha Rekaman, Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi, Forum Perpustakaan Khusus, Forum Perpustakaan Sekolah dan berlangsung pada 13-16 Maret 2019, di Jakarta.
.
.
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#RakornasPerpustakaan2019
#PustakawanBerkarya
#LiterasiuntukKesejahteraan

    #SahabatPustaka ,
    Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando menyatakan perpustakaan merupakan tempat untuk mencapai kesejahteraan ekonomi. Selain membuat orang menjadi pintar, perpustakaan juga merupakan tempat untuk mengubah pola pikir dan moral menjadi lebih baik.

    Hal ini disampaikan Syarif Bando saat memberikan Laporan pada Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2019 di Jakarta pada Kamis (14/3/2019). Syarif menjelaskan, sasaran utama dari Perpusnas adalah meningkatkan kualitas layanan dengan menghilangkan ego pribadi. Pihaknya sudah menjalin Nota Kesepahaman dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi agar alokasi dana desa dapat digunakan untuk mengembangkan perpustakaan. Hal ini dilakukan guna meningkatkan indeks literasi.

    Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2019 mengambil tema “Pustakawan Berkarya Mewujudkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”. Rakornas dihadiri lebih dari 2.100 orang yang terdiri perwakilan Dinas Perpustakaan Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota), Bappeda Provinsi/Kabupaten/Kota, Asosiasi Penerbit, Asosiasi Usaha Rekaman, Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi, Forum Perpustakaan Khusus, Forum Perpustakaan Sekolah dan berlangsung pada 13-16 Maret 2019, di Jakarta.
    .
    .
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #RakornasPerpustakaan2019
    #PustakawanBerkarya
    #LiterasiuntukKesejahteraan

    589 3 14 March, 2019
    #SahabatPustaka,
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2019 di Jakarta, pada Kamis (14/3/2019). Dalam pidatonya, Mendagri menekankan pentingnya perpustakaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membangun ekosistem masyarakat berpengetahuan.

Mendagri meminta kepala daerah untuk menganggarkan pembangunan perpustakaan di wilayahnya. Ada enam poin penting yang harus diperhatikan kepala daerah yakni: Membentuk Dinas Perpustakaan bagi pemerintah daerah yang belum memiliki; Pembangunan perpustakaan di wilayah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP); Memperkuat struktur kelembagaan dan tata laksana perpustakaan; Optimalisasi pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada e-KTP sebagai Kartu Anggota Perpustakaan di seluruh wilayah Republik Indonesia; Mendorong penyelenggaraan Perpustakaan Umum berjalan dengan baik, mempercepat implementasi MoU kerjasama.

Dalam Pembukaan Rakornas, Mendagri menyerahkan penghargaan kepada Kepala Perpusnas. Selain itu, diserahkan penghargaan kepada pemerintah daerah yang melaksanakan komitmen dalam pengembangan perpustakaan dan pelestarian naskah kuno. Penghargaan diberikan kepada Gubernur Jambi (pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial), Walikota Surabaya (inovasi layanan perpustakaan umum), dan Gubernur DIY (pelestarian naskah kuno Keraton Yogyakarta). Penyerahan dilakukan Mendagri Tjahjo Kumolo didampingi Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando. 
Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2019 dihadiri lebih dari 2.100 orang yang terdiri perwakilan Dinas Perpustakaan Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota), Bappeda Provinsi/Kabupaten/Kota, Asosiasi Penerbit, Asosiasi Usaha Rekaman, Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi, Forum Perpustakaan Khusus, Forum Perpustakaan Sekolah dan berlangsung pada 13-16 Maret 2019, di Jakarta.
.
.
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#RakornasPerpustakaan2019
#PustakawanBerkarya
#LiterasiuntukKesejahteraan

    #SahabatPustaka ,
    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2019 di Jakarta, pada Kamis (14/3/2019). Dalam pidatonya, Mendagri menekankan pentingnya perpustakaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membangun ekosistem masyarakat berpengetahuan.

    Mendagri meminta kepala daerah untuk menganggarkan pembangunan perpustakaan di wilayahnya. Ada enam poin penting yang harus diperhatikan kepala daerah yakni: Membentuk Dinas Perpustakaan bagi pemerintah daerah yang belum memiliki; Pembangunan perpustakaan di wilayah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP); Memperkuat struktur kelembagaan dan tata laksana perpustakaan; Optimalisasi pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada e-KTP sebagai Kartu Anggota Perpustakaan di seluruh wilayah Republik Indonesia; Mendorong penyelenggaraan Perpustakaan Umum berjalan dengan baik, mempercepat implementasi MoU kerjasama.

    Dalam Pembukaan Rakornas, Mendagri menyerahkan penghargaan kepada Kepala Perpusnas. Selain itu, diserahkan penghargaan kepada pemerintah daerah yang melaksanakan komitmen dalam pengembangan perpustakaan dan pelestarian naskah kuno. Penghargaan diberikan kepada Gubernur Jambi (pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial), Walikota Surabaya (inovasi layanan perpustakaan umum), dan Gubernur DIY (pelestarian naskah kuno Keraton Yogyakarta). Penyerahan dilakukan Mendagri Tjahjo Kumolo didampingi Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando.
    Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2019 dihadiri lebih dari 2.100 orang yang terdiri perwakilan Dinas Perpustakaan Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota), Bappeda Provinsi/Kabupaten/Kota, Asosiasi Penerbit, Asosiasi Usaha Rekaman, Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi, Forum Perpustakaan Khusus, Forum Perpustakaan Sekolah dan berlangsung pada 13-16 Maret 2019, di Jakarta.
    .
    .
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #RakornasPerpustakaan2019
    #PustakawanBerkarya
    #LiterasiuntukKesejahteraan

    675 12 14 March, 2019
    Selamat pagi #SahabatPustaka,
Salah satu layanan yang ada di Perpustakaan Nasional adalah layanan Koleksi Referensi. Layanan ini berada di lantai 15 
Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta. Apa sih Layanan Koleksi Referensi? Layanan ini bertujuan memenuhi kebutuhan informasi pemustaka, dengan menjawab pertanyaan substansi, penelusuran informasi (termasuk literatur), mengajarkan penelusuran (di dalam perpustakaan dan sumber informasi di luar perpustakaan).
.
#SahabatPustaka,
Koleksi di Layanan Referensi Perpusnas selalu dibarui setiap bulannya. Ini dia koleksi terbaru Layanan Referensi. Semoga bisa menjadi rujukan yah 😊
.
.
#PerpustakaanNasional
#AyokePerpusnas
#PustakawanBerkarya

    Selamat pagi #SahabatPustaka ,
    Salah satu layanan yang ada di Perpustakaan Nasional adalah layanan Koleksi Referensi. Layanan ini berada di lantai 15
    Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta. Apa sih Layanan Koleksi Referensi? Layanan ini bertujuan memenuhi kebutuhan informasi pemustaka, dengan menjawab pertanyaan substansi, penelusuran informasi (termasuk literatur), mengajarkan penelusuran (di dalam perpustakaan dan sumber informasi di luar perpustakaan).
    .
    #SahabatPustaka ,
    Koleksi di Layanan Referensi Perpusnas selalu dibarui setiap bulannya. Ini dia koleksi terbaru Layanan Referensi. Semoga bisa menjadi rujukan yah 😊
    .
    .
    #PerpustakaanNasional
    #AyokePerpusnas
    #PustakawanBerkarya

    415 17 12 March, 2019

Advertisements

    #SahabatPustaka,
Perpustakaan Nasional menggelar Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca di Kabupaten Kulon Progo, DIY. Acara yang dihadiri Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dan Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo ini digelar di Gedung Kaca, Komplek Pemkab Kulon Progo, pada Rabu (6/3). Dalam sambutannya, Syarif Bando mengusung tema yang diangkat Perpusnas pada 2019 yakni “Pustakawan berkarya mewujudkan perpustakaan berbasis inklusi sosial, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat”. Dalam kesempatan tersebut, Syarif Bando menyampaikan syarat yang harus dipenuhi untuk mencapai literasi tingkat internasional adalah melalui kesadaran menumbuhkan sumber-sumber bahan bacaan untuk meningkatkan kegemaran membaca.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengingatkan generasi muda untuk banyak membaca dan meningkatkan soft skill agar dapat bersaing di tingkat internasional. "Secara global kita banyak ditolak tenaga kerjanya karena kualitasnya masih rendah serta memiliki kecenderungan tidak tahu, cepat bosan, tidak bisa bekerjasama, kurang jujur, kutu loncat, tidak memiliki integritas, tidak memiliki rasa humor, dan mundur tanpa berita," jelasnya.

Bupati Hasto berpendapat membaca dan soft skill keduanya sangat penting. Sebelum menjadi bupati, Hasto mempelajari face language dan body language yang didapatkan melalui buku di perpustakaan. Menurutnya, mempelajari hal tersebut sangat bermanfaat dalam menangani berbagai permasalahan di lapangan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190306061403sibP7qwR6W
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#AyokePerpusnas
#PustakawanBerkarya

    #SahabatPustaka ,
    Perpustakaan Nasional menggelar Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca di Kabupaten Kulon Progo, DIY. Acara yang dihadiri Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dan Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo ini digelar di Gedung Kaca, Komplek Pemkab Kulon Progo, pada Rabu (6/3). Dalam sambutannya, Syarif Bando mengusung tema yang diangkat Perpusnas pada 2019 yakni “Pustakawan berkarya mewujudkan perpustakaan berbasis inklusi sosial, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat”. Dalam kesempatan tersebut, Syarif Bando menyampaikan syarat yang harus dipenuhi untuk mencapai literasi tingkat internasional adalah melalui kesadaran menumbuhkan sumber-sumber bahan bacaan untuk meningkatkan kegemaran membaca.

    Sementara itu, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengingatkan generasi muda untuk banyak membaca dan meningkatkan soft skill agar dapat bersaing di tingkat internasional. "Secara global kita banyak ditolak tenaga kerjanya karena kualitasnya masih rendah serta memiliki kecenderungan tidak tahu, cepat bosan, tidak bisa bekerjasama, kurang jujur, kutu loncat, tidak memiliki integritas, tidak memiliki rasa humor, dan mundur tanpa berita," jelasnya.

    Bupati Hasto berpendapat membaca dan soft skill keduanya sangat penting. Sebelum menjadi bupati, Hasto mempelajari face language dan body language yang didapatkan melalui buku di perpustakaan. Menurutnya, mempelajari hal tersebut sangat bermanfaat dalam menangani berbagai permasalahan di lapangan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

    Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190306061403sibP7qwR6W
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #AyokePerpusnas
    #PustakawanBerkarya

    1,024 23 7 March, 2019
    [ SUDUT BACA KEL. BRONDONG ]

Sudut Baca merupakan salah satu program Gerakan Lamongan Membaca Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan dengan penyediaan bahan bacaan pada  beberapa pelayanan umum di Kabupaten Lamongan, salah satunya pada Kelurahan Brondong Kec. Brondong. 
Hasil monev dengan Kepala Desa tentang keberadaan sudut baca sejak satu tahun yang lalu hingga saat ini sangat direspon positif oleh masyarakat Brondong. Sudut Baca ini di kelola oleh perangkat desa beserta pemuda pemudi karangtaruna yang aktif berkegiatan guna meningkatkan minat dan budaya masyarakat terhadap literasi desa.

#ayomembaca
#gerakanlamonganmembaca
#sudutbacaperpusdalamongan
#pengetahuanitukekuatan
#pustakawanbergerak
#pustakawanberkarya
#mewujudkandesaliterasi

    [ SUDUT BACA KEL. BRONDONG ]

    Sudut Baca merupakan salah satu program Gerakan Lamongan Membaca Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan dengan penyediaan bahan bacaan pada beberapa pelayanan umum di Kabupaten Lamongan, salah satunya pada Kelurahan Brondong Kec. Brondong.
    Hasil monev dengan Kepala Desa tentang keberadaan sudut baca sejak satu tahun yang lalu hingga saat ini sangat direspon positif oleh masyarakat Brondong. Sudut Baca ini di kelola oleh perangkat desa beserta pemuda pemudi karangtaruna yang aktif berkegiatan guna meningkatkan minat dan budaya masyarakat terhadap literasi desa.

    #ayomembaca
    #gerakanlamonganmembaca
    #sudutbacaperpusdalamongan
    #pengetahuanitukekuatan
    #pustakawanbergerak
    #pustakawanberkarya
    #mewujudkandesaliterasi

    30 0 4 March, 2019
    Assalamu alaikuummm.... hai teman-teman... mampir ke Youtube Channel Rifa yaaa... linknya ada di Bio akuuhh... kasih like, comment and subscribe yaa...trima kasiihh😘😘😘
.
.
#Channelrifa
#pustakawanberkarya

    Assalamu alaikuummm.... hai teman-teman... mampir ke Youtube Channel Rifa yaaa... linknya ada di Bio akuuhh... kasih like, comment and subscribe yaa...trima kasiihh😘😘😘
    .
    .
    #Channelrifa
    #pustakawanberkarya

    5 0 27 February, 2019
    #repost @perpusnas.go.id
#SahabatPustaka,
Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Sidang Kepala Perpustakaan Nasional se-Asia dan Oceania atau Conference of Director National Library Asia-Oceania (CDNL-AO) pada 2020. Hal ini merupakan hasil sidang CDNL-AO yang dilaksanakan di The National Library Board (NLB) Singapura pada Kamis (21/2/2019). Sebanyak 20 negara di wilayah Asia dan Oceania yakni Australia, Bangladesh, Bhutan, China, Fiji, Indonesia, Iran, Japan, Korea, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, New Zealand, Papua New Guinea, Philippines, Qatar, Singapore, Thailand, Viet Nam berpartisipasi dalam pertemuan ini. Tahun ini, CDNL-AO memperingati hari jadinya ke-40 tahun.
..
Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Woro Titi Haryanti hadir dalam Sidang CDNL-AO tersebut. Pada sidang kali ini, dibahas rencana serta peran strategis perpustakaan pada 40 tahun yang akan datang di negara Asia dan Oceania.  Indonesia memaparkan presentasi mengenai isu serta program strategis perpustakaan, yakni implementasi perpustakaan berbasis inklusi sosial serta implementasi big data untuk layanan perpustakaan yang lebih baik.
..
Sidang CDNL-AO menghasilkan penawaran kerjasama, salah satunya China Silk Belt Initiative yang merupakan program rintisan China untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa. Inisiatif ini berubah menjadi slogan yang luas untuk menggambarkan hampir semua aspek keterlibatan China di luar negeri.  Belt and Road, atau yi dai yi lu, adalah “jalan sutra abad ke-21”, yang terdiri dari “sabuk” koridor darat dan “jalan” maritim dari jalur pelayaran. Dari Asia Tenggara ke Eropa Timur dan Afrika, Belt dan Road mencakup 71 negara yang menyumbang separuh populasi dunia dan seperempat dari PDB global.

Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190225022944xTtmG5oRc6
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#PustakawanBerkarya

    #repost @perpusnas.go.id
    #SahabatPustaka ,
    Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Sidang Kepala Perpustakaan Nasional se-Asia dan Oceania atau Conference of Director National Library Asia-Oceania (CDNL-AO) pada 2020. Hal ini merupakan hasil sidang CDNL-AO yang dilaksanakan di The National Library Board (NLB) Singapura pada Kamis (21/2/2019). Sebanyak 20 negara di wilayah Asia dan Oceania yakni Australia, Bangladesh, Bhutan, China, Fiji, Indonesia, Iran, Japan, Korea, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, New Zealand, Papua New Guinea, Philippines, Qatar, Singapore, Thailand, Viet Nam berpartisipasi dalam pertemuan ini. Tahun ini, CDNL-AO memperingati hari jadinya ke-40 tahun.
    ..
    Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Woro Titi Haryanti hadir dalam Sidang CDNL-AO tersebut. Pada sidang kali ini, dibahas rencana serta peran strategis perpustakaan pada 40 tahun yang akan datang di negara Asia dan Oceania. Indonesia memaparkan presentasi mengenai isu serta program strategis perpustakaan, yakni implementasi perpustakaan berbasis inklusi sosial serta implementasi big data untuk layanan perpustakaan yang lebih baik.
    ..
    Sidang CDNL-AO menghasilkan penawaran kerjasama, salah satunya China Silk Belt Initiative yang merupakan program rintisan China untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa. Inisiatif ini berubah menjadi slogan yang luas untuk menggambarkan hampir semua aspek keterlibatan China di luar negeri. Belt and Road, atau yi dai yi lu, adalah “jalan sutra abad ke-21”, yang terdiri dari “sabuk” koridor darat dan “jalan” maritim dari jalur pelayaran. Dari Asia Tenggara ke Eropa Timur dan Afrika, Belt dan Road mencakup 71 negara yang menyumbang separuh populasi dunia dan seperempat dari PDB global.

    Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190225022944xTtmG5oRc6
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #PustakawanBerkarya

    19 0 27 February, 2019
    #Repost @perpusnas.go.id

Selamat Sore Sobat Pustaka, tahukah sobat bahwa
Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Sidang Kepala Perpustakaan Nasional se-Asia dan Oceania atau Conference of Director National Library Asia-Oceania (CDNL-AO) pada 2020. 
Hal ini merupakan hasil sidang CDNL-AO yang dilaksanakan di The National Library Board (NLB) Singapura pada Kamis (21/2/2019). Sebanyak 20 negara di wilayah Asia dan Oceania yakni Australia, Bangladesh, Bhutan, China, Fiji, Indonesia, Iran, Japan, Korea, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, New Zealand, Papua New Guinea, Philippines, Qatar, Singapore, Thailand, Viet Nam berpartisipasi dalam pertemuan ini. Tahun ini, CDNL-AO memperingati hari jadinya ke-40 tahun.
..
Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Woro Titi Haryanti hadir dalam Sidang CDNL-AO tersebut. Pada sidang kali ini, dibahas rencana serta peran strategis perpustakaan pada 40 tahun yang akan datang di negara Asia dan Oceania.  Indonesia memaparkan presentasi mengenai isu serta program strategis perpustakaan, yakni implementasi perpustakaan berbasis inklusi sosial serta implementasi big data untuk layanan perpustakaan yang lebih baik. Sidang CDNL-AO menghasilkan penawaran kerjasama  untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa. 
Berita selengkapnya di https//www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190225022944xTtmG5oRc6

#PerpustakaanNasional
#PustakawanBerkarya
#pengetahuanitukekuatan 
#membangunbangsa 
#dutaperpustakaan 
#dutabaca 
#disarsippuskuningan 
#terusberbagi 
#kuninganmaju 
#kuninganBERCAHAYA 
#viral 
#beritaterkini

    #Repost @perpusnas.go.id

    Selamat Sore Sobat Pustaka, tahukah sobat bahwa
    Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Sidang Kepala Perpustakaan Nasional se-Asia dan Oceania atau Conference of Director National Library Asia-Oceania (CDNL-AO) pada 2020.
    Hal ini merupakan hasil sidang CDNL-AO yang dilaksanakan di The National Library Board (NLB) Singapura pada Kamis (21/2/2019). Sebanyak 20 negara di wilayah Asia dan Oceania yakni Australia, Bangladesh, Bhutan, China, Fiji, Indonesia, Iran, Japan, Korea, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, New Zealand, Papua New Guinea, Philippines, Qatar, Singapore, Thailand, Viet Nam berpartisipasi dalam pertemuan ini. Tahun ini, CDNL-AO memperingati hari jadinya ke-40 tahun.
    ..
    Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Woro Titi Haryanti hadir dalam Sidang CDNL-AO tersebut. Pada sidang kali ini, dibahas rencana serta peran strategis perpustakaan pada 40 tahun yang akan datang di negara Asia dan Oceania. Indonesia memaparkan presentasi mengenai isu serta program strategis perpustakaan, yakni implementasi perpustakaan berbasis inklusi sosial serta implementasi big data untuk layanan perpustakaan yang lebih baik. Sidang CDNL-AO menghasilkan penawaran kerjasama untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa.
    Berita selengkapnya di https//www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190225022944xTtmG5oRc6

    #PerpustakaanNasional
    #PustakawanBerkarya
    #pengetahuanitukekuatan
    #membangunbangsa
    #dutaperpustakaan
    #dutabaca
    #disarsippuskuningan
    #terusberbagi
    #kuninganmaju
    #kuninganBERCAHAYA
    #viral
    #beritaterkini

    24 1 14 hours ago
    #SahabatPustaka,
Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Sidang Kepala Perpustakaan Nasional se-Asia dan Oceania atau Conference of Director National Library Asia-Oceania (CDNL-AO) pada 2020. Hal ini merupakan hasil sidang CDNL-AO yang dilaksanakan di The National Library Board (NLB) Singapura pada Kamis (21/2/2019). Sebanyak 20 negara di wilayah Asia dan Oceania yakni Australia, Bangladesh, Bhutan, China, Fiji, Indonesia, Iran, Japan, Korea, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, New Zealand, Papua New Guinea, Philippines, Qatar, Singapore, Thailand, Viet Nam berpartisipasi dalam pertemuan ini. Tahun ini, CDNL-AO memperingati hari jadinya ke-40 tahun.
..
Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Woro Titi Haryanti hadir dalam Sidang CDNL-AO tersebut. Pada sidang kali ini, dibahas rencana serta peran strategis perpustakaan pada 40 tahun yang akan datang di negara Asia dan Oceania.  Indonesia memaparkan presentasi mengenai isu serta program strategis perpustakaan, yakni implementasi perpustakaan berbasis inklusi sosial serta implementasi big data untuk layanan perpustakaan yang lebih baik.
..
Sidang CDNL-AO menghasilkan penawaran kerjasama, salah satunya China Silk Belt Initiative yang merupakan program rintisan China untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa. Inisiatif ini berubah menjadi slogan yang luas untuk menggambarkan hampir semua aspek keterlibatan China di luar negeri.  Belt and Road, atau yi dai yi lu, adalah “jalan sutra abad ke-21”, yang terdiri dari “sabuk” koridor darat dan “jalan” maritim dari jalur pelayaran. Dari Asia Tenggara ke Eropa Timur dan Afrika, Belt dan Road mencakup 71 negara yang menyumbang separuh populasi dunia dan seperempat dari PDB global.

Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190225022944xTtmG5oRc6
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#PustakawanBerkarya

    #SahabatPustaka ,
    Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Sidang Kepala Perpustakaan Nasional se-Asia dan Oceania atau Conference of Director National Library Asia-Oceania (CDNL-AO) pada 2020. Hal ini merupakan hasil sidang CDNL-AO yang dilaksanakan di The National Library Board (NLB) Singapura pada Kamis (21/2/2019). Sebanyak 20 negara di wilayah Asia dan Oceania yakni Australia, Bangladesh, Bhutan, China, Fiji, Indonesia, Iran, Japan, Korea, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, New Zealand, Papua New Guinea, Philippines, Qatar, Singapore, Thailand, Viet Nam berpartisipasi dalam pertemuan ini. Tahun ini, CDNL-AO memperingati hari jadinya ke-40 tahun.
    ..
    Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Woro Titi Haryanti hadir dalam Sidang CDNL-AO tersebut. Pada sidang kali ini, dibahas rencana serta peran strategis perpustakaan pada 40 tahun yang akan datang di negara Asia dan Oceania. Indonesia memaparkan presentasi mengenai isu serta program strategis perpustakaan, yakni implementasi perpustakaan berbasis inklusi sosial serta implementasi big data untuk layanan perpustakaan yang lebih baik.
    ..
    Sidang CDNL-AO menghasilkan penawaran kerjasama, salah satunya China Silk Belt Initiative yang merupakan program rintisan China untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa. Inisiatif ini berubah menjadi slogan yang luas untuk menggambarkan hampir semua aspek keterlibatan China di luar negeri. Belt and Road, atau yi dai yi lu, adalah “jalan sutra abad ke-21”, yang terdiri dari “sabuk” koridor darat dan “jalan” maritim dari jalur pelayaran. Dari Asia Tenggara ke Eropa Timur dan Afrika, Belt dan Road mencakup 71 negara yang menyumbang separuh populasi dunia dan seperempat dari PDB global.

    Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190225022944xTtmG5oRc6
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #PustakawanBerkarya

    2,326 27 22 hours ago
    #SahabatPustaka,
Pembekalan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Perpustakaan Nasional RI sudah dilaksanakan pada 18 Februari-20 Februari 2019 di Salemba dan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Sebanyak 331 CPNS siap ditugaskan di Perpusnas Salemba, Perpusnas Medan Merdeka Selatan, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, dan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Selamat berkarya!
.
#repost @perpusnas.go.id
#PerpustakaanNasional
#PustakawanBerkarya
#AyokePerpusnas

    #SahabatPustaka ,
    Pembekalan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Perpustakaan Nasional RI sudah dilaksanakan pada 18 Februari-20 Februari 2019 di Salemba dan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Sebanyak 331 CPNS siap ditugaskan di Perpusnas Salemba, Perpusnas Medan Merdeka Selatan, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, dan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Selamat berkarya!
    .
    #repost @perpusnas.go.id
    #PerpustakaanNasional
    #PustakawanBerkarya
    #AyokePerpusnas

    18 0 25 February, 2019
    'DOLANAN' MENYAPA MASYARAKAT

Agenda program Dolanan (Dongeng Keliling Anak-anak) hari ini (Sabtu, 23/2/2019) menyapa siswa dan wali murid peserta lomba mewarnai TK se-Kabupaten Probolinggo di SD Muhammadiyah Kreatif Kraksaan Probolinggo.

Seperti diketahui, Dolanan merupakan program sinergi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusda) Kab. Probolinggo dan Dulur Literasi.

Siswa peserta lomba dan orangtuanya dipisah di dua lokasi yang berbeda. Peserta lomba mewarnai dihibur oleh dongeng dari rekan-rekan mahasiswa Prodi PAUD Inzah Genggong. Dikolaborasikan dengan komunitas musang Muskar yang mengedukasi siswa untuk mengenal binatang musang. Kolaborasi 2 jenis edukasi ini dilakukan setelah siswa menyelesaikan aktivitas mewarnainya sembari menunggu pengumuman pemenang lomba.

Ditempat terpisah, wali murid diedukasi dengan cooking class, sains, dan berkreasi kolase dengan daun kering disekitar lokasi acara berlangsung.

Tak ketinggalan pula lapak baca bersama mobil perpustakaan keliling Perpusda setia mendampingi semua orang yang mengikuti acara tersebut.

Setelah acara berlangsung, wali murid diminta mengisi data diri beserta nomor kontak yang kami himpun dalam group whatsapp "Komunitas Ibu Cerdas". Komunitas yang dibina oleh Dulur Literasi inilah yang kami harapkan bisa menjadi wadah untuk menjamin keberlanjutan program edukasi kepada anak-anak. Tanpa peran orangtua yang telah mendapat edukasi, agak sulit rasanya untuk menghasilkan generasi yang literat.

#PerpusdaKabProbolinggo
#Dolanan
#LiterasiUntukKesejahteraan
#PustakawanBergerak
#PustakawanBerkarya

    'DOLANAN' MENYAPA MASYARAKAT

    Agenda program Dolanan (Dongeng Keliling Anak-anak) hari ini (Sabtu, 23/2/2019) menyapa siswa dan wali murid peserta lomba mewarnai TK se-Kabupaten Probolinggo di SD Muhammadiyah Kreatif Kraksaan Probolinggo.

    Seperti diketahui, Dolanan merupakan program sinergi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusda) Kab. Probolinggo dan Dulur Literasi.

    Siswa peserta lomba dan orangtuanya dipisah di dua lokasi yang berbeda. Peserta lomba mewarnai dihibur oleh dongeng dari rekan-rekan mahasiswa Prodi PAUD Inzah Genggong. Dikolaborasikan dengan komunitas musang Muskar yang mengedukasi siswa untuk mengenal binatang musang. Kolaborasi 2 jenis edukasi ini dilakukan setelah siswa menyelesaikan aktivitas mewarnainya sembari menunggu pengumuman pemenang lomba.

    Ditempat terpisah, wali murid diedukasi dengan cooking class, sains, dan berkreasi kolase dengan daun kering disekitar lokasi acara berlangsung.

    Tak ketinggalan pula lapak baca bersama mobil perpustakaan keliling Perpusda setia mendampingi semua orang yang mengikuti acara tersebut.

    Setelah acara berlangsung, wali murid diminta mengisi data diri beserta nomor kontak yang kami himpun dalam group whatsapp "Komunitas Ibu Cerdas". Komunitas yang dibina oleh Dulur Literasi inilah yang kami harapkan bisa menjadi wadah untuk menjamin keberlanjutan program edukasi kepada anak-anak. Tanpa peran orangtua yang telah mendapat edukasi, agak sulit rasanya untuk menghasilkan generasi yang literat.

    #PerpusdaKabProbolinggo
    #Dolanan
    #LiterasiUntukKesejahteraan
    #PustakawanBergerak
    #PustakawanBerkarya

    24 3 24 February, 2019
    #SahabatPustaka,
Pembekalan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Perpustakaan Nasional RI sudah dilaksanakan pada 18 Februari-20 Februari 2019 di Salemba dan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Sebanyak 331 CPNS siap ditugaskan di Perpusnas Salemba, Perpusnas Medan Merdeka Selatan, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, dan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Selamat berkarya!
#PerpustakaanNasional
#PustakawanBerkarya
#AyokePerpusnas

    #SahabatPustaka ,
    Pembekalan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Perpustakaan Nasional RI sudah dilaksanakan pada 18 Februari-20 Februari 2019 di Salemba dan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Sebanyak 331 CPNS siap ditugaskan di Perpusnas Salemba, Perpusnas Medan Merdeka Selatan, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, dan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Selamat berkarya!
    #PerpustakaanNasional
    #PustakawanBerkarya
    #AyokePerpusnas

    1,117 39 23 February, 2019
    Perpustakaan Nasional melaksanakan pembekalan kepada 331 CPNS yang mengisi 27 jabatan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Auditorium Perpusnas Salemba pada Senin (18/2/2019). Pembekalan diisi dengan materi pengenalan tugas dan fungsi unit kerja di Perpustakaan Nasional serta pembekalan bidang kepustakawanan dan aturan kepegawaian.

Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando dalam kesempatan tersebut secara khusus memberikan pembekalan berupa motivasi dan arahan kepada para CPNS agar bekerja secara profesional, berdedikasi, dan bersemangat.

Sekretaris Utama Sri Sumekar dalam laporannya menyebut 331 CPNS tersebut akan ditugaskan di Perpusnas Salemba, Perpusnas Medan Merdeka Selatan, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, dan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Mencermati Instruksi Presiden No. 12/2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, diharapkan para CPNS Perpusnas melakukan pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel, dan responsif. "Setelah melihat komitmen dari teman-teman CPNS tadi, semoga janji tersebut ditepati dan bisa dilaksanakan dengan baik. Sekali lagi selamat bekerja, sukses dan semangat,” jelas Sri.

Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190219082759myLYewQEbW
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#PustakawanBerkarya

    Perpustakaan Nasional melaksanakan pembekalan kepada 331 CPNS yang mengisi 27 jabatan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Auditorium Perpusnas Salemba pada Senin (18/2/2019). Pembekalan diisi dengan materi pengenalan tugas dan fungsi unit kerja di Perpustakaan Nasional serta pembekalan bidang kepustakawanan dan aturan kepegawaian.

    Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando dalam kesempatan tersebut secara khusus memberikan pembekalan berupa motivasi dan arahan kepada para CPNS agar bekerja secara profesional, berdedikasi, dan bersemangat.

    Sekretaris Utama Sri Sumekar dalam laporannya menyebut 331 CPNS tersebut akan ditugaskan di Perpusnas Salemba, Perpusnas Medan Merdeka Selatan, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, dan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Mencermati Instruksi Presiden No. 12/2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, diharapkan para CPNS Perpusnas melakukan pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel, dan responsif. "Setelah melihat komitmen dari teman-teman CPNS tadi, semoga janji tersebut ditepati dan bisa dilaksanakan dengan baik. Sekali lagi selamat bekerja, sukses dan semangat,” jelas Sri.

    Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190219082759myLYewQEbW
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #PustakawanBerkarya

    1,472 17 19 February, 2019
    Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamonagan bekerjasama dengan Kementrian Agama Kabupaten Lamongan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Sekolah / Madrasah Negeri (MIN) se Kabupaten Lamongan pada tanggal 17 – 19 Februari 2019 bertempat di Madrasah Intidaiyah Negeri 2 Lamongan Desa Kawistolegi Kecamatan Karanggeneng.
Bimbingan Teknis kali ini diikuti oleh 68 peserta yang terdiri dari beberapa lembaga pendidikan diantara MIN 1 Lamongan ( Ds. Blawirejo – Kedungpring), MIN 2 Lamongan ( Ds. Kawistolegi – Karanggeneng ), MIN 3 Lamongan ( Ds. Buluk – Bluluk ) , MI Islamiyah Sumberwudi, Madratsah Tsanawiyah Al – Muslimun Kawistolegi dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Al – Muslimun Kawistolegi. Pemateri Bimbingan Teknis ini oleh Tim Pembina Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan

Selengkapnya  di https://perpus.lamongankab.go.id/2019/02/23/bimtek-pengelolaan-perpustakaan-sekolah-madrasah.html

#bimtekperpustakaan #pustakawanbergerak #pustakawanberkarya
#untukhiduplebihbaik

    Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamonagan bekerjasama dengan Kementrian Agama Kabupaten Lamongan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Sekolah / Madrasah Negeri (MIN) se Kabupaten Lamongan pada tanggal 17 – 19 Februari 2019 bertempat di Madrasah Intidaiyah Negeri 2 Lamongan Desa Kawistolegi Kecamatan Karanggeneng.
    Bimbingan Teknis kali ini diikuti oleh 68 peserta yang terdiri dari beberapa lembaga pendidikan diantara MIN 1 Lamongan ( Ds. Blawirejo – Kedungpring), MIN 2 Lamongan ( Ds. Kawistolegi – Karanggeneng ), MIN 3 Lamongan ( Ds. Buluk – Bluluk ) , MI Islamiyah Sumberwudi, Madratsah Tsanawiyah Al – Muslimun Kawistolegi dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Al – Muslimun Kawistolegi. Pemateri Bimbingan Teknis ini oleh Tim Pembina Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan

    Selengkapnya di https://perpus.lamongankab.go.id/2019/02/23/bimtek-pengelolaan-perpustakaan-sekolah-madrasah.html

    #bimtekperpustakaan #pustakawanbergerak #pustakawanberkarya
    #untukhiduplebihbaik

    31 0 17 February, 2019
    FASILITASI PERPUSDA BAGI KAUM DIFABEL

Sangat bersyukur hari ini bisa ngobrol bareng mas Arizky Perdana Kusuma disela kesibukan beliau sebagai salah satu pengajar di Sekolah Luar Biasa Dharma Asih Kraksaan.

Mas Rizky, begitu beliau biasa disapa, adalah Ketua Pertuni (Persatuan Tuna Netra Indonesia) untuk wilayah Probolinggo Raya (Kota dan Kabupaten). Keinginan saya bertemu beliau adalah untuk menggali lebih banyak tentang aktivitas para penyandang tuna netra di Kabupaten Probolinggo.

Dari keterangan beliau, ternyata ada banyak kegiatan yang sudah dilakukan. Sebut saja diantaranya ada pertemuan rutin dua bulanan untuk menggali kebutuhan dari masing-masing anggota. Pelatihan wirausaha sebagai sarana untuk pengembangan diri, khususnya dalam peningkatan ekonomi.

Tak hanya itu, kegiatan pelatihan penggunaan sarana pembelajaran bagi penyandang tuna netra, baik melalui buku braille maupun audio book juga sudah dilakukan. Dan masih banyak lagi.

Dari perbincangan kami yang singkat tadi, beliau sepakat dengan keinginan saya untuk memfasilitasi kegiatan teman-teman Pertuni Probolinggo.

Kegiatan dua bulanan rencananya akan diagendakan di Perpusda bulan Maret mendatang. Selain itu, beliau juga sangat mengapresiasi rencana penyediaan koleksi-koleksi difabel di Perpusda.

Fasilitasi lainnya yang sangat menarik bagi beliau adalah pelatihan komputer. Karena selama ini beliau masih kesulitan mencari tempat untuk digunakan teman-temannya belajar komputer. Bak gayung bersambut, tawaran dari sayapun beliau terima dengan senang hati.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk membantu teman-teman difabel di Kabupaten Probolinggo, yuk gabung dengan kami... #PerpusdaKabprobolinggo
#PustakawanBerkarya
#PustakawanBergerak

    FASILITASI PERPUSDA BAGI KAUM DIFABEL

    Sangat bersyukur hari ini bisa ngobrol bareng mas Arizky Perdana Kusuma disela kesibukan beliau sebagai salah satu pengajar di Sekolah Luar Biasa Dharma Asih Kraksaan.

    Mas Rizky, begitu beliau biasa disapa, adalah Ketua Pertuni (Persatuan Tuna Netra Indonesia) untuk wilayah Probolinggo Raya (Kota dan Kabupaten). Keinginan saya bertemu beliau adalah untuk menggali lebih banyak tentang aktivitas para penyandang tuna netra di Kabupaten Probolinggo.

    Dari keterangan beliau, ternyata ada banyak kegiatan yang sudah dilakukan. Sebut saja diantaranya ada pertemuan rutin dua bulanan untuk menggali kebutuhan dari masing-masing anggota. Pelatihan wirausaha sebagai sarana untuk pengembangan diri, khususnya dalam peningkatan ekonomi.

    Tak hanya itu, kegiatan pelatihan penggunaan sarana pembelajaran bagi penyandang tuna netra, baik melalui buku braille maupun audio book juga sudah dilakukan. Dan masih banyak lagi.

    Dari perbincangan kami yang singkat tadi, beliau sepakat dengan keinginan saya untuk memfasilitasi kegiatan teman-teman Pertuni Probolinggo.

    Kegiatan dua bulanan rencananya akan diagendakan di Perpusda bulan Maret mendatang. Selain itu, beliau juga sangat mengapresiasi rencana penyediaan koleksi-koleksi difabel di Perpusda.

    Fasilitasi lainnya yang sangat menarik bagi beliau adalah pelatihan komputer. Karena selama ini beliau masih kesulitan mencari tempat untuk digunakan teman-temannya belajar komputer. Bak gayung bersambut, tawaran dari sayapun beliau terima dengan senang hati.

    Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk membantu teman-teman difabel di Kabupaten Probolinggo, yuk gabung dengan kami... #PerpusdaKabprobolinggo
    #PustakawanBerkarya
    #PustakawanBergerak

    23 0 5 February, 2019
    Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi (Deputi 1) Perpustakaan Nasional menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) bertempat di Ruang Auditorium Salemba, Jalan Salemba Raya No. 28A, Jakarta Pusat, pada Senin (21/1/2019).
.
Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dalam arahannya menyampaikan tahun 2019 merupakan tahun yang penting untuk memastikan dan mengembalikan marwah Perpusnas sebagai pusat informasi. “Kalau perpustakaan difungsikan sebagai pusat informasi pastikan kontennya yang akuntabel, update, dan terpercaya serta mudah untuk diakses dan mudah diperoleh tepat waktu,” ujar Syarif Bando.
.
Kepala Perpusnas mendorong seluruh pegawai untuk menunjukkan kreativitasnya dalam menciptakan inovasi di lingkup pengembangan perpustakaan. Menurut Syarif, pustakawan harus bekerja secara profesional dan menuangkan ide kreatif seperti menganalisis konten bahan pustaka yang Perpusnas miliki. “Pustakawan dapat membuat kliping berbasis online sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber informasi rujukan,” terang Syarif Bando.
.
Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Ofy Sofiana dalam paparannya menjelaskan peran Perpustakaan Nasional sebagai pusat literasi informasi. “Kami sepakat dengan Kaperpusnas bahwa tahun ini adalah tahun konten dan mengembalikan hakikat perpustakaan sebagai pusat informasi,” tuturnya.
.
Pada tahun ini, Perpusnas mengusung layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan. Sasaran yang hendak dicapai adalah pengembangan transformasi layanan, meningkatkan budaya gemar membaca, serta meningkatkan pengelolaan fisik dan kandungan informasi.
.
.
Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190121044623j9kLCVwuHn
📷 Humas Perpusnas
#PerpustakaanNasional
#IndonesiaGemarMembaca
#PustakawanBerkarya

    Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi (Deputi 1) Perpustakaan Nasional menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) bertempat di Ruang Auditorium Salemba, Jalan Salemba Raya No. 28A, Jakarta Pusat, pada Senin (21/1/2019).
    .
    Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dalam arahannya menyampaikan tahun 2019 merupakan tahun yang penting untuk memastikan dan mengembalikan marwah Perpusnas sebagai pusat informasi. “Kalau perpustakaan difungsikan sebagai pusat informasi pastikan kontennya yang akuntabel, update, dan terpercaya serta mudah untuk diakses dan mudah diperoleh tepat waktu,” ujar Syarif Bando.
    .
    Kepala Perpusnas mendorong seluruh pegawai untuk menunjukkan kreativitasnya dalam menciptakan inovasi di lingkup pengembangan perpustakaan. Menurut Syarif, pustakawan harus bekerja secara profesional dan menuangkan ide kreatif seperti menganalisis konten bahan pustaka yang Perpusnas miliki. “Pustakawan dapat membuat kliping berbasis online sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber informasi rujukan,” terang Syarif Bando.
    .
    Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Ofy Sofiana dalam paparannya menjelaskan peran Perpustakaan Nasional sebagai pusat literasi informasi. “Kami sepakat dengan Kaperpusnas bahwa tahun ini adalah tahun konten dan mengembalikan hakikat perpustakaan sebagai pusat informasi,” tuturnya.
    .
    Pada tahun ini, Perpusnas mengusung layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan. Sasaran yang hendak dicapai adalah pengembangan transformasi layanan, meningkatkan budaya gemar membaca, serta meningkatkan pengelolaan fisik dan kandungan informasi.
    .
    .
    Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190121044623j9kLCVwuHn
    📷 Humas Perpusnas
    #PerpustakaanNasional
    #IndonesiaGemarMembaca
    #PustakawanBerkarya

    586 0 22 January, 2019
    Sajak sore... " CERMIN DIRI "

Kau bilang minat baca rendah..
Tapi kau tak membaca.. Kau bilang sekarang pakai smartphone..
Tapi kau tak smart menggunakannya.. Kutanya tentang sesuatu..
Kau pun asal menjawab saja.. Kuajak kau bicara..
Kau pun tak paham apa yang kau bicarakan

Lalu kau mau apa.. Baca walau sesaat..
Kau tak kan tersesat.. #bicorner 
#perpuskukar 
#pustakawankukar 
#gerakanliterasikutai
#pustakawanberkarya

    Sajak sore... " CERMIN DIRI "

    Kau bilang minat baca rendah..
    Tapi kau tak membaca.. Kau bilang sekarang pakai smartphone..
    Tapi kau tak smart menggunakannya.. Kutanya tentang sesuatu..
    Kau pun asal menjawab saja.. Kuajak kau bicara..
    Kau pun tak paham apa yang kau bicarakan

    Lalu kau mau apa.. Baca walau sesaat..
    Kau tak kan tersesat.. #bicorner
    #perpuskukar
    #pustakawankukar
    #gerakanliterasikutai
    #pustakawanberkarya

    47 2 10 January, 2019
    #SahabatPustaka, 
pada tahun ini, Perpustakaan Nasional RI mencanangkan tagline “Pustakawan Berkarya”. Implementasi tagline tersebut dituangkan dalam bentuk Ikrar Bersama oleh 12 Duta Pustakawan, pada Kamis (3/1/2019). Duta Pustakawan adalah perwakilan pustakawan dari berbagai jenjang di Perpustakaan Nasional RI.
.
Tagline “Pustakawan Berkarya” merupakan semangat mewujudkan perpustakaan berbasis inklusi sosial dan menjadi bagian dalam menyejahterakan masyarakat. Tagline ini sejalan dengan ikhtiar pemerintah yang memasukkan perpustakaan sebagai program prioritas nasional satu sebagai upaya menyejahterakan masyarakat melalui layanan berbasis inklusi sosial.
.
Ikrar “Pustakawan Berkarya” diwujudkan dalam Pancakarya Pustakawan Perpusnas yakni:
1. Melakukan perubahan
2. Memberikan kemudahan akses informasi
3. Mengedukasi masyarakat dalam pemanfaatan layanan perpustakaan dan informasi
4. Berperan aktif dalam meningkatkan literasi untuk kesejahteraan
5. Mengadvokasi masyarakat dalam pengembangan perpustakaan.
Dalam acara ini dilakukan penandatanganan Ikrar Bersama oleh 12 Duta Pustakawan beserta Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dan Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Perpusnas. Tagline “Pustakawan Berkarya” merupakan lanjutan dari tagline tahun 2018 yakni “Pustakawan Bergerak”.
.
Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190103120143e7f0iOD5ho
📷 Humas Perpusnas
.
.
#PustakawanBerkarya
#PerpustakaanNasional
#IndonesiaGemarMembaca
#AyokePerpusnas

    #SahabatPustaka ,
    pada tahun ini, Perpustakaan Nasional RI mencanangkan tagline “Pustakawan Berkarya”. Implementasi tagline tersebut dituangkan dalam bentuk Ikrar Bersama oleh 12 Duta Pustakawan, pada Kamis (3/1/2019). Duta Pustakawan adalah perwakilan pustakawan dari berbagai jenjang di Perpustakaan Nasional RI.
    .
    Tagline “Pustakawan Berkarya” merupakan semangat mewujudkan perpustakaan berbasis inklusi sosial dan menjadi bagian dalam menyejahterakan masyarakat. Tagline ini sejalan dengan ikhtiar pemerintah yang memasukkan perpustakaan sebagai program prioritas nasional satu sebagai upaya menyejahterakan masyarakat melalui layanan berbasis inklusi sosial.
    .
    Ikrar “Pustakawan Berkarya” diwujudkan dalam Pancakarya Pustakawan Perpusnas yakni:
    1. Melakukan perubahan
    2. Memberikan kemudahan akses informasi
    3. Mengedukasi masyarakat dalam pemanfaatan layanan perpustakaan dan informasi
    4. Berperan aktif dalam meningkatkan literasi untuk kesejahteraan
    5. Mengadvokasi masyarakat dalam pengembangan perpustakaan.
    Dalam acara ini dilakukan penandatanganan Ikrar Bersama oleh 12 Duta Pustakawan beserta Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dan Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Perpusnas. Tagline “Pustakawan Berkarya” merupakan lanjutan dari tagline tahun 2018 yakni “Pustakawan Bergerak”.
    .
    Berita selengkapnya di https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190103120143e7f0iOD5ho
    📷 Humas Perpusnas
    .
    .
    #PustakawanBerkarya
    #PerpustakaanNasional
    #IndonesiaGemarMembaca
    #AyokePerpusnas

    396 3 7 January, 2019

Top #pustakawanberkarya posts

    #Repost @perpusnas.go.id

Selamat Sore Sobat Pustaka, tahukah sobat bahwa
Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Sidang Kepala Perpustakaan Nasional se-Asia dan Oceania atau Conference of Director National Library Asia-Oceania (CDNL-AO) pada 2020. 
Hal ini merupakan hasil sidang CDNL-AO yang dilaksanakan di The National Library Board (NLB) Singapura pada Kamis (21/2/2019). Sebanyak 20 negara di wilayah Asia dan Oceania yakni Australia, Bangladesh, Bhutan, China, Fiji, Indonesia, Iran, Japan, Korea, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, New Zealand, Papua New Guinea, Philippines, Qatar, Singapore, Thailand, Viet Nam berpartisipasi dalam pertemuan ini. Tahun ini, CDNL-AO memperingati hari jadinya ke-40 tahun.
..
Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Woro Titi Haryanti hadir dalam Sidang CDNL-AO tersebut. Pada sidang kali ini, dibahas rencana serta peran strategis perpustakaan pada 40 tahun yang akan datang di negara Asia dan Oceania.  Indonesia memaparkan presentasi mengenai isu serta program strategis perpustakaan, yakni implementasi perpustakaan berbasis inklusi sosial serta implementasi big data untuk layanan perpustakaan yang lebih baik. Sidang CDNL-AO menghasilkan penawaran kerjasama  untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa. 
Berita selengkapnya di https//www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190225022944xTtmG5oRc6

#PerpustakaanNasional
#PustakawanBerkarya
#pengetahuanitukekuatan 
#membangunbangsa 
#dutaperpustakaan 
#dutabaca 
#disarsippuskuningan 
#terusberbagi 
#kuninganmaju 
#kuninganBERCAHAYA 
#viral 
#beritaterkini

    #Repost @perpusnas.go.id

    Selamat Sore Sobat Pustaka, tahukah sobat bahwa
    Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Sidang Kepala Perpustakaan Nasional se-Asia dan Oceania atau Conference of Director National Library Asia-Oceania (CDNL-AO) pada 2020.
    Hal ini merupakan hasil sidang CDNL-AO yang dilaksanakan di The National Library Board (NLB) Singapura pada Kamis (21/2/2019). Sebanyak 20 negara di wilayah Asia dan Oceania yakni Australia, Bangladesh, Bhutan, China, Fiji, Indonesia, Iran, Japan, Korea, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, New Zealand, Papua New Guinea, Philippines, Qatar, Singapore, Thailand, Viet Nam berpartisipasi dalam pertemuan ini. Tahun ini, CDNL-AO memperingati hari jadinya ke-40 tahun.
    ..
    Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Woro Titi Haryanti hadir dalam Sidang CDNL-AO tersebut. Pada sidang kali ini, dibahas rencana serta peran strategis perpustakaan pada 40 tahun yang akan datang di negara Asia dan Oceania. Indonesia memaparkan presentasi mengenai isu serta program strategis perpustakaan, yakni implementasi perpustakaan berbasis inklusi sosial serta implementasi big data untuk layanan perpustakaan yang lebih baik. Sidang CDNL-AO menghasilkan penawaran kerjasama untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa.
    Berita selengkapnya di https//www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=190225022944xTtmG5oRc6

    #PerpustakaanNasional
    #PustakawanBerkarya
    #pengetahuanitukekuatan
    #membangunbangsa
    #dutaperpustakaan
    #dutabaca
    #disarsippuskuningan
    #terusberbagi
    #kuninganmaju
    #kuninganBERCAHAYA
    #viral
    #beritaterkini

    24 1 14 hours ago

Advertisements

Advertisements

Advertisements