#klubBaca Instagram Photos & Videos

klubBaca - 936 posts

    SOLD
...
🧙‍♂️A Man called Ove🧙‍♂️
...
Sebelum terlibat lebih jauh dengannya, biar kuberi tahu. Lelaki bernama Ove ini mungkin bukan tipemu. Ove bukan tipe lelaki yang menuliskan puisi atau lagu cinta saat kencan pertama. Dia juga bukan tetangga yang akan menyambutmu di depan pagar sambil tersenyum hangat. Dia lelaki antisosial dan tidak mudah percaya kepada siapa pun. Seumur hidup, yang dipercayainya hanya Sonja yang cantik, mencintai buku-buku, dan menyukai kejujuran Ove. Orang melihat Ove sebagai lelaki hitam-putih, sedangkan Sonja penuh warna. Tak pernah ada yang menanyakan kehidupan Ove sebelum bertemu Sonja.  Namun bila ada,  dia akan menjawab bahwa dia tidak hidup.  Sebab, di dunia ini yang bisa dicintainya hanya tiga hal: kebenaran, mobil Saab, dan Sonja. Lalu … masih inginkah kau mengenal lelaki bernama Ove ini?
...
A Man Called Ove | Fredrik Backman | Noura Book Publishing | Buku bekas | 448 halaman | Rp. 30.000

    SOLD
    ...
    🧙‍♂️A Man called Ove🧙‍♂️
    ...
    Sebelum terlibat lebih jauh dengannya, biar kuberi tahu. Lelaki bernama Ove ini mungkin bukan tipemu. Ove bukan tipe lelaki yang menuliskan puisi atau lagu cinta saat kencan pertama. Dia juga bukan tetangga yang akan menyambutmu di depan pagar sambil tersenyum hangat. Dia lelaki antisosial dan tidak mudah percaya kepada siapa pun. Seumur hidup, yang dipercayainya hanya Sonja yang cantik, mencintai buku-buku, dan menyukai kejujuran Ove. Orang melihat Ove sebagai lelaki hitam-putih, sedangkan Sonja penuh warna. Tak pernah ada yang menanyakan kehidupan Ove sebelum bertemu Sonja.  Namun bila ada,  dia akan menjawab bahwa dia tidak hidup.  Sebab, di dunia ini yang bisa dicintainya hanya tiga hal: kebenaran, mobil Saab, dan Sonja. Lalu … masih inginkah kau mengenal lelaki bernama Ove ini?
    ...
    A Man Called Ove | Fredrik Backman | Noura Book Publishing | Buku bekas | 448 halaman | Rp. 30.000

    10 1 28 June, 2019
    🐈A Cat in my Eyes🐈
.
Waktu kecil, kita sering bertanya, “Ma, aku keluarnya dari mana sih?” atau “Pa, Tuhan itu siapa?” Tapi, semakin tua, kita semakin jarang bertanya. Hidup ini tidak lagi menarik tanpa pertanyaan. Monoton. Terjebak dalam rutinitas. Padahal, hidup yang nggak pernah ditanyakan adalah hidup yang nggak layak diteruskan, kata Socrates. Nah, lho!
.
Mata kucing aja selalu bertanya. Coba, deh, tatap matanya. Sekarang giliranmu, nyalakanlah matamu dan bertanyalah!
...
A Cat in my Eyes : Karena bertanya tak membuatmu berdosa | Fahd Djibran | GagasMedia | Buku bekas | 190 halaman | Rp. 15.000

    🐈A Cat in my Eyes🐈
    .
    Waktu kecil, kita sering bertanya, “Ma, aku keluarnya dari mana sih?” atau “Pa, Tuhan itu siapa?” Tapi, semakin tua, kita semakin jarang bertanya. Hidup ini tidak lagi menarik tanpa pertanyaan. Monoton. Terjebak dalam rutinitas. Padahal, hidup yang nggak pernah ditanyakan adalah hidup yang nggak layak diteruskan, kata Socrates. Nah, lho!
    .
    Mata kucing aja selalu bertanya. Coba, deh, tatap matanya. Sekarang giliranmu, nyalakanlah matamu dan bertanyalah!
    ...
    A Cat in my Eyes : Karena bertanya tak membuatmu berdosa | Fahd Djibran | GagasMedia | Buku bekas | 190 halaman | Rp. 15.000

    9 1 26 June, 2019
    #KOH

Kunci, tidak hanya rumah yang memiliki kunci. Tetapi kebahagiaan juga memiliki kunci.

Kunci yang dimiliki setiap orang berbeda. Karena pada hakikatnya kebahagiaan seseorang tidaklah sama.

Bahagia seorang ibu bisa berbeda dengan kebahagiaan seorang ayah. Kebahagiaan anak-anak juga jelas memiliki perbedaan.

Dalam suatu lembaga pendidikan, sebut saja sekolah. Kebahagiaan setiap siswa pun memiliki perbedaan.

Perbedaan tersebut dapat dilihat dari berbagai sisi. Cara meraihnya cara mempertahankannya dan cara memperjuangkannya.

Key Of Happines. Ditulis oleh Husni Mubarak. Dengan harapan Key Of Happines bisa mengarahkan pembaca untuk lebih memahami tentang makna kebahagiaan yang sesungguhnya.

Sebagai bocoran, Berikut adalah daftar isi dari Key Of Happines - Mencari Kebahagiaan yang hilang
- Kebahagiaan dan Umur Panjang
- Kebahagiaan dan Produktivitas
- (Kunci Pertama) Spiritualitas
- (Kunci Kedua) Jangan Membuat Perbandingan
- (Kunci Ketiga) Kebahagiaan Datang Tak Terduga
- (Kunci Keempat) Kebahagiaan Itu Sederhana
- (Kunci Kelima) Kebahagiaan Dan Cinta
- (Kunci Keenam) Bahagia Dengan Memberi
- (Kunci Ketujuh)  Bahagia Menjadi Diri Sendiri
- (Kunci Kedelapan) Antara Kebahagiaan dan Cara Pandang
- (Kunci Kesembilan) Bahagia Dengan Hidup Sehat
- (Kunci Kesepuluh) Bersyukur
- (Kunci Kesebelas) Mencintai Pekerjaan
- (Kunci Kedua Belas) Bahagia Dengan Visi dan Misi
- (Kunci Ketiga Belas) Melakukan Perubahan dan Menikmati Perubahan
- (Kunci Keempat Belas) Kebahagiaan Itu Datang Ketika Kita Memaafkan
- (kunci Kelima Belas) Bahagia dengan Berpikir Positif
- (Kunci Keenam Belas) Bahagia Dengan Harapan

Penasaran dengan kelanjutannya? Kamu bisa membaca lebih lengkap Key of Happines. Dengan Harga PO yang jauh lebih hemat.

Untuk Informasi dan pemesanan silakan hubungi

WA : 081931373814

Temukan kunci Bahagiamu di sini

#motivationalbook
#bukuinspiratif 
#kmobook 
#klubbaca
#pecintabuku 
#bookaddict

    #KOH

    Kunci, tidak hanya rumah yang memiliki kunci. Tetapi kebahagiaan juga memiliki kunci.

    Kunci yang dimiliki setiap orang berbeda. Karena pada hakikatnya kebahagiaan seseorang tidaklah sama.

    Bahagia seorang ibu bisa berbeda dengan kebahagiaan seorang ayah. Kebahagiaan anak-anak juga jelas memiliki perbedaan.

    Dalam suatu lembaga pendidikan, sebut saja sekolah. Kebahagiaan setiap siswa pun memiliki perbedaan.

    Perbedaan tersebut dapat dilihat dari berbagai sisi. Cara meraihnya cara mempertahankannya dan cara memperjuangkannya.

    Key Of Happines. Ditulis oleh Husni Mubarak. Dengan harapan Key Of Happines bisa mengarahkan pembaca untuk lebih memahami tentang makna kebahagiaan yang sesungguhnya.

    Sebagai bocoran, Berikut adalah daftar isi dari Key Of Happines - Mencari Kebahagiaan yang hilang
    - Kebahagiaan dan Umur Panjang
    - Kebahagiaan dan Produktivitas
    - (Kunci Pertama) Spiritualitas
    - (Kunci Kedua) Jangan Membuat Perbandingan
    - (Kunci Ketiga) Kebahagiaan Datang Tak Terduga
    - (Kunci Keempat) Kebahagiaan Itu Sederhana
    - (Kunci Kelima) Kebahagiaan Dan Cinta
    - (Kunci Keenam) Bahagia Dengan Memberi
    - (Kunci Ketujuh) Bahagia Menjadi Diri Sendiri
    - (Kunci Kedelapan) Antara Kebahagiaan dan Cara Pandang
    - (Kunci Kesembilan) Bahagia Dengan Hidup Sehat
    - (Kunci Kesepuluh) Bersyukur
    - (Kunci Kesebelas) Mencintai Pekerjaan
    - (Kunci Kedua Belas) Bahagia Dengan Visi dan Misi
    - (Kunci Ketiga Belas) Melakukan Perubahan dan Menikmati Perubahan
    - (Kunci Keempat Belas) Kebahagiaan Itu Datang Ketika Kita Memaafkan
    - (kunci Kelima Belas) Bahagia dengan Berpikir Positif
    - (Kunci Keenam Belas) Bahagia Dengan Harapan

    Penasaran dengan kelanjutannya? Kamu bisa membaca lebih lengkap Key of Happines. Dengan Harga PO yang jauh lebih hemat.

    Untuk Informasi dan pemesanan silakan hubungi

    WA : 081931373814

    Temukan kunci Bahagiamu di sini

    #motivationalbook
    #bukuinspiratif
    #kmobook
    #klubbaca
    #pecintabuku
    #bookaddict

    3 0 24 June, 2019
    [9/30]
Personal rating: 8.5/10

So much feels reading this book. I bawled, I get frustrated, it sadden me, I love it. So much inconvenient truth in this one.

To think that, if you would gather 16 years old from all over the world, you'll see that some has gone through what the other some couldn't even think of.

When I first read about this book, I'm excited that Angie Thomas has already written another book. But at the same time, kinda sceptical. Already? I was quite sure this will be formulaic novel, lackluster imitation of The Hate U Give.

I'm so glad I was so wrong. I realize now that Angie was quick to wrote another book because she has a lot to say. And I'm glad she said it.

It tells the story of Bri, a sixteen-year old rapper hoping to fill the shoes of her father and 'make it' as an undergound hip-hop legend. She's hot-headed and quick to jump to a conclusion. She speaks before thinking. We'll watch Bri dealing with the controversy caused by her rapping video on YouTube, cope with the shadow of her dead father, her lowkey trauma of when her mother left her to deal with addiction problem, watching her aunty tangled deep in hoodlum life and even trying to deal with childhood friendship that starting to grew apart. Watch Bri watch her family struggling with basic needs and feel ger urge to get her "come up". I like the part with that one white lady who against gun control yet get so riled up about rap song talking about gun. It's like a summary of what kind of sh*t black community probably has to deal with on daily basis. "And finally, to those roses in concrete in the real Gardens of the world—even when they doubt you, even when they try to silence you, never be quiet. They can’t stop you, so get your come up." It's like taking a peek of what is it like to be those roses Angie talking to in her Acknowledgments chapter.

I'm glad she got to tell her story to the world. I hope a whole lot of other people can too.

#goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca2019 #readinglist #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview

#angiethomas #onthecomeup

    [9/30]
    Personal rating: 8.5/10

    So much feels reading this book. I bawled, I get frustrated, it sadden me, I love it. So much inconvenient truth in this one.

    To think that, if you would gather 16 years old from all over the world, you'll see that some has gone through what the other some couldn't even think of.

    When I first read about this book, I'm excited that Angie Thomas has already written another book. But at the same time, kinda sceptical. Already? I was quite sure this will be formulaic novel, lackluster imitation of The Hate U Give.

    I'm so glad I was so wrong. I realize now that Angie was quick to wrote another book because she has a lot to say. And I'm glad she said it.

    It tells the story of Bri, a sixteen-year old rapper hoping to fill the shoes of her father and 'make it' as an undergound hip-hop legend. She's hot-headed and quick to jump to a conclusion. She speaks before thinking. We'll watch Bri dealing with the controversy caused by her rapping video on YouTube, cope with the shadow of her dead father, her lowkey trauma of when her mother left her to deal with addiction problem, watching her aunty tangled deep in hoodlum life and even trying to deal with childhood friendship that starting to grew apart. Watch Bri watch her family struggling with basic needs and feel ger urge to get her "come up". I like the part with that one white lady who against gun control yet get so riled up about rap song talking about gun. It's like a summary of what kind of sh*t black community probably has to deal with on daily basis. "And finally, to those roses in concrete in the real Gardens of the world—even when they doubt you, even when they try to silence you, never be quiet. They can’t stop you, so get your come up." It's like taking a peek of what is it like to be those roses Angie talking to in her Acknowledgments chapter.

    I'm glad she got to tell her story to the world. I hope a whole lot of other people can too.

    #goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca2019 #readinglist #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview

    #angiethomas #onthecomeup

    7 1 17 May, 2019
    #Repost from @ruangbacafikomunisba with @regram.app ... Salam Literasi... Assalammualaikum teman-teman.
Alhamdulillah Jumat pekan kemarin sudah terlaksana Diskusi Buku Vol. 1. Insya Allah Jumat pekan ini akan diadakan diskusi buku Vol. 2 : 📚 tema yang akan dibahas adalah *”Berkawan dengan Keunikan”*. Hari : Jumat, 17 Mei 2019
Pukul : 14.30-17.00
Tempat: Ruang Baca Fikom 🙎‍♂ Pemantik diskusi pekan ini adalah *Agung Adytia* @agungadtypp (Alumni Fikom 2014) 📙 Silakan teman-teman bawa buku yang membuat teman-teman menyadari bahwa *keunikan itu harus dipeluk. Keunikan terkadang memberi jeda, tapi tidak membuat renggang*. Buku yang membuat teman-teman menemukan titik keunikan diri kita dan dunia kita. Bisa juga buku yang sedang dibaca atau yang paling disukai teman-teman. ☕ Nanti buku-buku tersebut akan kita diskusikan bersama. Kita saling berbagi buku-buku yang berarti buat kita. 
Kedatangan teman-teman sangat dinanti. Ayo kita berbuat sesuatu untuk perubahan di sekitar kita. Siapa tahu ada rizki buka puasa bersama. 😉

#fikomunisba #unisba #klubbaca  #bandung #2019

    #Repost from @ruangbacafikomunisba with @regram.app ... Salam Literasi... Assalammualaikum teman-teman.
    Alhamdulillah Jumat pekan kemarin sudah terlaksana Diskusi Buku Vol. 1. Insya Allah Jumat pekan ini akan diadakan diskusi buku Vol. 2 : 📚 tema yang akan dibahas adalah *”Berkawan dengan Keunikan”*. Hari : Jumat, 17 Mei 2019
    Pukul : 14.30-17.00
    Tempat: Ruang Baca Fikom 🙎‍♂ Pemantik diskusi pekan ini adalah *Agung Adytia* @agungadtypp (Alumni Fikom 2014) 📙 Silakan teman-teman bawa buku yang membuat teman-teman menyadari bahwa *keunikan itu harus dipeluk. Keunikan terkadang memberi jeda, tapi tidak membuat renggang*. Buku yang membuat teman-teman menemukan titik keunikan diri kita dan dunia kita. Bisa juga buku yang sedang dibaca atau yang paling disukai teman-teman. ☕ Nanti buku-buku tersebut akan kita diskusikan bersama. Kita saling berbagi buku-buku yang berarti buat kita.
    Kedatangan teman-teman sangat dinanti. Ayo kita berbuat sesuatu untuk perubahan di sekitar kita. Siapa tahu ada rizki buka puasa bersama. 😉

    #fikomunisba #unisba #klubbaca #bandung #2019

    20 0 15 May, 2019
    [6/30]
Personal rating: 4/10
.
Sayang sekali premis yang menarik yang dijadikan judul buku ini tidak nyambung sama isi ceritanya.

Seperti biasa, karakter di buku Natassa selalu too pretty, too handsome, too rich, too successful, too decent, even. Sekolah di luar negeri, tapi tidak mempraktikkan free sex. Tajir mampus tapi bukan typical privilege kids. I'm not saying that it's not possible, it's just.. too perfect.

Dan seperti biasa, saya tidak bisa mengerti apa sih masalah si karakter utamanya ini yang dirasa begitu besarnya? Ga dapet aja gitu, ga nyampe rasa marah, frustasi dan kesedihan yang dirasakan.

Tapi seperti biasa, bukunya Ika itu tipe buku daydreaming. Bisa lah dipakai buat berkhayal-khayal, jenis buku yang karakter utamanya itu empty vessel yang bisa diisi sama diri pembaca.

Dan seperti biasa, saya suka semua referensi tempat yang familiar sama kehidupan pekerja di Jaksel macam saya ini. Semua toko dan tempat makan yang disebut kok ya sama kaya tempat nongkrong kita kita.

Khusus buku ini, plotnya bener bener hampir ga ada. Hanya a bunch of memories & scenes aja. Half way, bacanya udah bener bener effort banget sangking bosennya. Endingnya juga ketebak. Biasanya buku Ika gue kasi 3 bintang karena meskipun "meh" tapi masih menghibur sebagai bacaan ringan. Tapi yang ini 2 aja, soalnya bosenin sih.
.
#goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca #tantanganbaca2019 #tbr #toberead #readinglist #klubbuku #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview #bookreviewers
.
#ikanatasha #criticaleleven #criticalelevennovel

    [6/30]
    Personal rating: 4/10
    .
    Sayang sekali premis yang menarik yang dijadikan judul buku ini tidak nyambung sama isi ceritanya.

    Seperti biasa, karakter di buku Natassa selalu too pretty, too handsome, too rich, too successful, too decent, even. Sekolah di luar negeri, tapi tidak mempraktikkan free sex. Tajir mampus tapi bukan typical privilege kids. I'm not saying that it's not possible, it's just.. too perfect.

    Dan seperti biasa, saya tidak bisa mengerti apa sih masalah si karakter utamanya ini yang dirasa begitu besarnya? Ga dapet aja gitu, ga nyampe rasa marah, frustasi dan kesedihan yang dirasakan.

    Tapi seperti biasa, bukunya Ika itu tipe buku daydreaming. Bisa lah dipakai buat berkhayal-khayal, jenis buku yang karakter utamanya itu empty vessel yang bisa diisi sama diri pembaca.

    Dan seperti biasa, saya suka semua referensi tempat yang familiar sama kehidupan pekerja di Jaksel macam saya ini. Semua toko dan tempat makan yang disebut kok ya sama kaya tempat nongkrong kita kita.

    Khusus buku ini, plotnya bener bener hampir ga ada. Hanya a bunch of memories & scenes aja. Half way, bacanya udah bener bener effort banget sangking bosennya. Endingnya juga ketebak. Biasanya buku Ika gue kasi 3 bintang karena meskipun "meh" tapi masih menghibur sebagai bacaan ringan. Tapi yang ini 2 aja, soalnya bosenin sih.
    .
    #goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca #tantanganbaca2019 #tbr #toberead #readinglist #klubbuku #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview #bookreviewers
    .
    #ikanatasha #criticaleleven #criticalelevennovel

    8 0 31 March, 2019
    [4/30]
Personal rating: 6/10
.
Pertama kali membaca buku Nh. Dini ketika di bangku sekolah, sudah lama sekali. Pertemuan Dua Hati dan (mungkin) Dua Dunia. Entah satu atau dua buku, ceritanya pun tidak terlalu ingat. Lalu untuk buku pertama kelompok baca kami, seorang teman memilihkan buku Nh. Dini yang ini sebagai bacaan bulan Januari. Tentu mungkin didasari berita meninggalnya Nh. Dini baru baru ini.

Pondok Baca Kembali ke Semarang, seperti judulnya, menceritakan masa masa bu Dini membangun pondok baca di Semarang. Selain bercerita, disana-sini bu Dini menyampaikan pendapatnya mengenai banyak hal: tentang honor pengarang, minat baca, feminisme dan bahkan ketidaksukaan terhadap perilaku anak dan kemanakan yang dirasanya tidak mematuhi unggah ungguh yang pantas. Kepribadian bu Dini tercecer disetiap lembar buku ini. Tegas dan lurus, tanpa tendeng aling aling. Lěmpĕng. Mandiri dan teguh pendirian, serta sangat beropini.
.
Lugas dan personal. Kepribadian bu Dini merupakan daya tarik utama buku ini. Hal hal pribadi yang disampaikan begitu saja secara lugas seringkali menimbulkan rasa haru. Bu Dini bercerita dengan biasa saja, saya sendiri yang jadi haru.

Namun yang cukup menarik, dari beberapa ulasan yang saya baca malah menyebutkan buku ini tidak sepribadi buku lainnya. Wah, ini saja sudah sangat personal saya rasa. Jadi tertarik untuk membaca buku buku Nh. Dini yang lain. Terutama yang seri kenangan.
.
.
#goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca #tantanganbaca2019 #tbr #toberead #readinglist #klubbuku #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview #bookreviewers #reviewbuku
.
#nhdini #pondokbacakembalikesemarang

    [4/30]
    Personal rating: 6/10
    .
    Pertama kali membaca buku Nh. Dini ketika di bangku sekolah, sudah lama sekali. Pertemuan Dua Hati dan (mungkin) Dua Dunia. Entah satu atau dua buku, ceritanya pun tidak terlalu ingat. Lalu untuk buku pertama kelompok baca kami, seorang teman memilihkan buku Nh. Dini yang ini sebagai bacaan bulan Januari. Tentu mungkin didasari berita meninggalnya Nh. Dini baru baru ini.

    Pondok Baca Kembali ke Semarang, seperti judulnya, menceritakan masa masa bu Dini membangun pondok baca di Semarang. Selain bercerita, disana-sini bu Dini menyampaikan pendapatnya mengenai banyak hal: tentang honor pengarang, minat baca, feminisme dan bahkan ketidaksukaan terhadap perilaku anak dan kemanakan yang dirasanya tidak mematuhi unggah ungguh yang pantas. Kepribadian bu Dini tercecer disetiap lembar buku ini. Tegas dan lurus, tanpa tendeng aling aling. Lěmpĕng. Mandiri dan teguh pendirian, serta sangat beropini.
    .
    Lugas dan personal. Kepribadian bu Dini merupakan daya tarik utama buku ini. Hal hal pribadi yang disampaikan begitu saja secara lugas seringkali menimbulkan rasa haru. Bu Dini bercerita dengan biasa saja, saya sendiri yang jadi haru.

    Namun yang cukup menarik, dari beberapa ulasan yang saya baca malah menyebutkan buku ini tidak sepribadi buku lainnya. Wah, ini saja sudah sangat personal saya rasa. Jadi tertarik untuk membaca buku buku Nh. Dini yang lain. Terutama yang seri kenangan.
    .
    .
    #goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca #tantanganbaca2019 #tbr #toberead #readinglist #klubbuku #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview #bookreviewers #reviewbuku
    .
    #nhdini #pondokbacakembalikesemarang

    9 0 31 March, 2019

Top #klubBaca posts

    Minggu kemarin, klub buku Nyala Matahari ketemuan lagi lho.

Kali ini kami bermain membuat cerita bersambung.
Kami saling bersahutan menyambung cerita, jadinya ceritanya seru dan tak tertebak. Kami tertawa-tawa geli.

Kami juga berkenalan dengan tokoh antagonis dan protagonis.

Tahukah kamu apa itu?

#klubbukunyalamatahari #klubbuku #klubmenulis #klubbaca

    Minggu kemarin, klub buku Nyala Matahari ketemuan lagi lho.

    Kali ini kami bermain membuat cerita bersambung.
    Kami saling bersahutan menyambung cerita, jadinya ceritanya seru dan tak tertebak. Kami tertawa-tawa geli.

    Kami juga berkenalan dengan tokoh antagonis dan protagonis.

    Tahukah kamu apa itu?

    #klubbukunyalamatahari #klubbuku #klubmenulis #klubbaca

    23 3 18 February, 2019
    Sudah lama tidak nih! 
Maka dari itu, mari esok kita kumpul di #BBdUedisi11 ya!

Agenda besok adalah: baca buku estafet (seperti biasanya), ngobrol dan diskusi buku dan literasi bersama klub buku: Pojok Pustaka (Ligung), Bale Baca Hati (Mekarsari), Aksara Sukma (Sukaraja Wetan), Maja Baca (Maja), Majalengka Book Eaters, Siswi MAN 3 Majalengka, dan teman-teman remaja Jatisura :) Kita juga bakalan ngobrolin soal proyek Perpustakaan Utara yang akan berkolaborasi dengan Prabowo Setyadi, jurnalis foto asal Bandung, untuk Village Video Festival 2018 yang tahun ini bekerjasama dengan Leeds (Inggris). Juga kedatangan tamu Le Jum bersama Lesbumi, yang akan memainkan pertunjukkan “Wayang Wulak Walik”. Acara kita mulai jam 1 siang (ba’da zuhur) di Perpustakaan Utara (Pantura) yang baru, di lantai 2 Jebor Hall Jatiwangi Art Factory, Desa Jatisura.

Mari bertemu di hari Minggu, Pembaca Pantura!

#pembacapantura #BBdUedisi11 #alternativelibrary #gerakanliterasi #bookclub #klubbaca #jatiwangi

    Sudah lama tidak nih!
    Maka dari itu, mari esok kita kumpul di #BBdUedisi11 ya!

    Agenda besok adalah: baca buku estafet (seperti biasanya), ngobrol dan diskusi buku dan literasi bersama klub buku: Pojok Pustaka (Ligung), Bale Baca Hati (Mekarsari), Aksara Sukma (Sukaraja Wetan), Maja Baca (Maja), Majalengka Book Eaters, Siswi MAN 3 Majalengka, dan teman-teman remaja Jatisura :) Kita juga bakalan ngobrolin soal proyek Perpustakaan Utara yang akan berkolaborasi dengan Prabowo Setyadi, jurnalis foto asal Bandung, untuk Village Video Festival 2018 yang tahun ini bekerjasama dengan Leeds (Inggris). Juga kedatangan tamu Le Jum bersama Lesbumi, yang akan memainkan pertunjukkan “Wayang Wulak Walik”. Acara kita mulai jam 1 siang (ba’da zuhur) di Perpustakaan Utara (Pantura) yang baru, di lantai 2 Jebor Hall Jatiwangi Art Factory, Desa Jatisura.

    Mari bertemu di hari Minggu, Pembaca Pantura!

    #pembacapantura #BBdUedisi11 #alternativelibrary #gerakanliterasi #bookclub #klubbaca #jatiwangi

    16 1 15 December, 2018
    Dalam rangka meluaskan wawasan dan daya pikir kritis para pengelolanya, Sayurankita kini mulai melaksanakan kegiatan ekstra di luar aktivitas bertani, tetapi tetap memiliki hubungan sebagai penopang bagi keberlangsungan laboratorium ini. Kegiatan yang akan dilaksanakan secara reguler itu kami namakan Wiken Baca: membaca setiap minggu bersama-sama. Teks-teks yang kami baca tidak akan terbatas pada topik-topik kebudayaan pertanian saja, tetapi semua topik yang bermanfaat untuk membentuk perspektif dan kepekaan sosial-kultural. Mulai dari esai-esai lepas, buku, sampai surat kabar; dari sastra, akademik, hingga informasi faktual.
•
Berikut tulisan pertama tentang Wiken Baca yang ditulis oleh Ade Surya Tawalapi (@instawa_ ), untuk edisi Wiken Baca pada Minggu, 7 Mei 2017.
●
(Cek link situs web Sayurankita di bio akun ini!)
●
"Wiken Baca"
•
Menurutku, kejadian penulisan informasi yang keliru sangatlah fatal mengingat koran adalah sumber informasi yang dipercaya oleh masyarakat pada umumnya. Adalah tugas penulis berita berikut jajaran redaksinya untuk mengolah data dan informasi seapik mungkin lalu menuliskannya "sesempurna mungkin".
•
(Baca kelanjutan artikel tersebut di situs web Sayurankita. Cek link situs web Sayurankita di bio akun ini!)
●
#sayurankita #baca #klubbaca #wikenbaca #koran

    Dalam rangka meluaskan wawasan dan daya pikir kritis para pengelolanya, Sayurankita kini mulai melaksanakan kegiatan ekstra di luar aktivitas bertani, tetapi tetap memiliki hubungan sebagai penopang bagi keberlangsungan laboratorium ini. Kegiatan yang akan dilaksanakan secara reguler itu kami namakan Wiken Baca: membaca setiap minggu bersama-sama. Teks-teks yang kami baca tidak akan terbatas pada topik-topik kebudayaan pertanian saja, tetapi semua topik yang bermanfaat untuk membentuk perspektif dan kepekaan sosial-kultural. Mulai dari esai-esai lepas, buku, sampai surat kabar; dari sastra, akademik, hingga informasi faktual.

    Berikut tulisan pertama tentang Wiken Baca yang ditulis oleh Ade Surya Tawalapi (@instawa_ ), untuk edisi Wiken Baca pada Minggu, 7 Mei 2017.

    (Cek link situs web Sayurankita di bio akun ini!)

    "Wiken Baca"

    Menurutku, kejadian penulisan informasi yang keliru sangatlah fatal mengingat koran adalah sumber informasi yang dipercaya oleh masyarakat pada umumnya. Adalah tugas penulis berita berikut jajaran redaksinya untuk mengolah data dan informasi seapik mungkin lalu menuliskannya "sesempurna mungkin".

    (Baca kelanjutan artikel tersebut di situs web Sayurankita. Cek link situs web Sayurankita di bio akun ini!)

    #sayurankita #baca #klubbaca #wikenbaca #koran

    29 0 13 May, 2017
    #throwback BBDU (Baca Buku di Utara) di Aksara Sukma, Sukaraja Wetan, membaca buku Pram “Sekali Peristiwa di Banten Selatan”

BBDU adalah klub baca buku estafet yang lokasinya juga estafet! Muda-mudi baca buku bareng di perpustakaan-perpustakaan yang tersebar di Jatiwangi, Majalengka dan sekitarnya yang ternyata punya banyak perpustakaan dan komunitas literasi! 📚Dimulai bulan Mei 2018, seminggu sekali, bergantian, dengan harapan titik-titik lokasi literasi terus meluas (siapa tau bisa meluas sampai seluruh Jawa, atau Indonesia! 😜)
Menularkan semangat baca buku, ngobrol buku (dan dibacain) ke desa-desa tetangga. Lalu dilanjut menjadi kelompok menulis dan zine (podcast segera!) Juga menjadi kajian literasi remaja di era milenial 🌈✨ Pembaca Pantura, siap mulai lagi?? @aksarasukma 
@pojok_pustaka 
@majabaca_ 
@balebaca.hati 
@mjlk_bookeaters 
#pembacapantura #klubbaca #BBdU #bacabukudiutara #pantura #aksarasukma #majabaca #pojokpustaka #balebacahati #gerakanliterasi

    #throwback BBDU (Baca Buku di Utara) di Aksara Sukma, Sukaraja Wetan, membaca buku Pram “Sekali Peristiwa di Banten Selatan”

    BBDU adalah klub baca buku estafet yang lokasinya juga estafet! Muda-mudi baca buku bareng di perpustakaan-perpustakaan yang tersebar di Jatiwangi, Majalengka dan sekitarnya yang ternyata punya banyak perpustakaan dan komunitas literasi! 📚Dimulai bulan Mei 2018, seminggu sekali, bergantian, dengan harapan titik-titik lokasi literasi terus meluas (siapa tau bisa meluas sampai seluruh Jawa, atau Indonesia! 😜)
    Menularkan semangat baca buku, ngobrol buku (dan dibacain) ke desa-desa tetangga. Lalu dilanjut menjadi kelompok menulis dan zine (podcast segera!) Juga menjadi kajian literasi remaja di era milenial 🌈✨ Pembaca Pantura, siap mulai lagi?? @aksarasukma
    @pojok_pustaka
    @majabaca_
    @balebaca.hati
    @mjlk_bookeaters
    #pembacapantura #klubbaca #BBdU #bacabukudiutara #pantura #aksarasukma #majabaca #pojokpustaka #balebacahati #gerakanliterasi

    30 3 15 December, 2018
    baru hari Sabtu yang lalu saya mengikuti workshop "Basic Astrologi - Love and Relationship" yang dibawakan oleh ibu Intan Ophelia yang diadakan di Bandung. Di waktu senggang, kami membicarakan mengenai body and mind theraphy dengan menggunakan saripati bunga bernama #bachflowerremedies -- kebetulan saya sedang membaca novel karya #dewilestari yang berjudul aroma karsa. Meskipun lebih menceritakan mengenai kekuatan bebauan tanaman, tetapi karya tulisan seperti ini menekankan akan betapa banyaknya ilmu dan pengetahuan tradisi yang dilupakan / dipandang sebelah mata karena belum tertulis secara saientifik dan dilegalisasi institusi -- ilmu2 tersebut banyak yang kemudian dicap klenik dan dijauhi karena kerumitan dan kemisteriusannya... Ibu  Intan yang merupakan seorang Astrologist ternama berencana menulis novel. Semoga berisi banyak hal mengenai ilmu yang dimilikinya. Saya tidak sabar ingin membacanya.. #catatanibuperi #zeitgeist #newagestuff #trending  #magichappens #magicandscience #magic #plantmagic #novel #indonesiapintar #indonesiamembaca #klubbaca #klubbuku

    baru hari Sabtu yang lalu saya mengikuti workshop "Basic Astrologi - Love and Relationship" yang dibawakan oleh ibu Intan Ophelia yang diadakan di Bandung. Di waktu senggang, kami membicarakan mengenai body and mind theraphy dengan menggunakan saripati bunga bernama #bachflowerremedies -- kebetulan saya sedang membaca novel karya #dewilestari yang berjudul aroma karsa. Meskipun lebih menceritakan mengenai kekuatan bebauan tanaman, tetapi karya tulisan seperti ini menekankan akan betapa banyaknya ilmu dan pengetahuan tradisi yang dilupakan / dipandang sebelah mata karena belum tertulis secara saientifik dan dilegalisasi institusi -- ilmu2 tersebut banyak yang kemudian dicap klenik dan dijauhi karena kerumitan dan kemisteriusannya... Ibu Intan yang merupakan seorang Astrologist ternama berencana menulis novel. Semoga berisi banyak hal mengenai ilmu yang dimilikinya. Saya tidak sabar ingin membacanya.. #catatanibuperi #zeitgeist #newagestuff #trending #magichappens #magicandscience #magic #plantmagic #novel #indonesiapintar #indonesiamembaca #klubbaca #klubbuku

    45 7 28 January, 2019