#klubBaca Instagram Photos & Videos

klubBaca - 952 posts

    [9/30]
Personal rating: 8.5/10

So much feels reading this book. I bawled, I get frustrated, it sadden me, I love it. So much inconvenient truth in this one.

To think that, if you would gather 16 years old from all over the world, you'll see that some has gone through what the other some couldn't even think of.

When I first read about this book, I'm excited that Angie Thomas has already written another book. But at the same time, kinda sceptical. Already? I was quite sure this will be formulaic novel, lackluster imitation of The Hate U Give.

I'm so glad I was so wrong. I realize now that Angie was quick to wrote another book because she has a lot to say. And I'm glad she said it.

It tells the story of Bri, a sixteen-year old rapper hoping to fill the shoes of her father and 'make it' as an undergound hip-hop legend. She's hot-headed and quick to jump to a conclusion. She speaks before thinking. We'll watch Bri dealing with the controversy caused by her rapping video on YouTube, cope with the shadow of her dead father, her lowkey trauma of when her mother left her to deal with addiction problem, watching her aunty tangled deep in hoodlum life and even trying to deal with childhood friendship that starting to grew apart. Watch Bri watch her family struggling with basic needs and feel ger urge to get her "come up". I like the part with that one white lady who against gun control yet get so riled up about rap song talking about gun. It's like a summary of what kind of sh*t black community probably has to deal with on daily basis. "And finally, to those roses in concrete in the real Gardens of the world—even when they doubt you, even when they try to silence you, never be quiet. They can’t stop you, so get your come up." It's like taking a peek of what is it like to be those roses Angie talking to in her Acknowledgments chapter.

I'm glad she got to tell her story to the world. I hope a whole lot of other people can too.

#goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca2019 #readinglist #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview

#angiethomas #onthecomeup

    [9/30]
    Personal rating: 8.5/10

    So much feels reading this book. I bawled, I get frustrated, it sadden me, I love it. So much inconvenient truth in this one.

    To think that, if you would gather 16 years old from all over the world, you'll see that some has gone through what the other some couldn't even think of.

    When I first read about this book, I'm excited that Angie Thomas has already written another book. But at the same time, kinda sceptical. Already? I was quite sure this will be formulaic novel, lackluster imitation of The Hate U Give.

    I'm so glad I was so wrong. I realize now that Angie was quick to wrote another book because she has a lot to say. And I'm glad she said it.

    It tells the story of Bri, a sixteen-year old rapper hoping to fill the shoes of her father and 'make it' as an undergound hip-hop legend. She's hot-headed and quick to jump to a conclusion. She speaks before thinking. We'll watch Bri dealing with the controversy caused by her rapping video on YouTube, cope with the shadow of her dead father, her lowkey trauma of when her mother left her to deal with addiction problem, watching her aunty tangled deep in hoodlum life and even trying to deal with childhood friendship that starting to grew apart. Watch Bri watch her family struggling with basic needs and feel ger urge to get her "come up". I like the part with that one white lady who against gun control yet get so riled up about rap song talking about gun. It's like a summary of what kind of sh*t black community probably has to deal with on daily basis. "And finally, to those roses in concrete in the real Gardens of the world—even when they doubt you, even when they try to silence you, never be quiet. They can’t stop you, so get your come up." It's like taking a peek of what is it like to be those roses Angie talking to in her Acknowledgments chapter.

    I'm glad she got to tell her story to the world. I hope a whole lot of other people can too.

    #goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca2019 #readinglist #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview

    #angiethomas #onthecomeup

    6 1 17 May, 2019
    #Repost from @ruangbacafikomunisba with @regram.app ... Salam Literasi... Assalammualaikum teman-teman.
Alhamdulillah Jumat pekan kemarin sudah terlaksana Diskusi Buku Vol. 1. Insya Allah Jumat pekan ini akan diadakan diskusi buku Vol. 2 : 📚 tema yang akan dibahas adalah *”Berkawan dengan Keunikan”*. Hari : Jumat, 17 Mei 2019
Pukul : 14.30-17.00
Tempat: Ruang Baca Fikom 🙎‍♂ Pemantik diskusi pekan ini adalah *Agung Adytia* @agungadtypp (Alumni Fikom 2014) 📙 Silakan teman-teman bawa buku yang membuat teman-teman menyadari bahwa *keunikan itu harus dipeluk. Keunikan terkadang memberi jeda, tapi tidak membuat renggang*. Buku yang membuat teman-teman menemukan titik keunikan diri kita dan dunia kita. Bisa juga buku yang sedang dibaca atau yang paling disukai teman-teman. ☕ Nanti buku-buku tersebut akan kita diskusikan bersama. Kita saling berbagi buku-buku yang berarti buat kita. 
Kedatangan teman-teman sangat dinanti. Ayo kita berbuat sesuatu untuk perubahan di sekitar kita. Siapa tahu ada rizki buka puasa bersama. 😉

#fikomunisba #unisba #klubbaca  #bandung #2019

    #Repost from @ruangbacafikomunisba with @regram.app ... Salam Literasi... Assalammualaikum teman-teman.
    Alhamdulillah Jumat pekan kemarin sudah terlaksana Diskusi Buku Vol. 1. Insya Allah Jumat pekan ini akan diadakan diskusi buku Vol. 2 : 📚 tema yang akan dibahas adalah *”Berkawan dengan Keunikan”*. Hari : Jumat, 17 Mei 2019
    Pukul : 14.30-17.00
    Tempat: Ruang Baca Fikom 🙎‍♂ Pemantik diskusi pekan ini adalah *Agung Adytia* @agungadtypp (Alumni Fikom 2014) 📙 Silakan teman-teman bawa buku yang membuat teman-teman menyadari bahwa *keunikan itu harus dipeluk. Keunikan terkadang memberi jeda, tapi tidak membuat renggang*. Buku yang membuat teman-teman menemukan titik keunikan diri kita dan dunia kita. Bisa juga buku yang sedang dibaca atau yang paling disukai teman-teman. ☕ Nanti buku-buku tersebut akan kita diskusikan bersama. Kita saling berbagi buku-buku yang berarti buat kita.
    Kedatangan teman-teman sangat dinanti. Ayo kita berbuat sesuatu untuk perubahan di sekitar kita. Siapa tahu ada rizki buka puasa bersama. 😉

    #fikomunisba #unisba #klubbaca #bandung #2019

    19 0 15 May, 2019
    [6/30]
Personal rating: 4/10
.
Sayang sekali premis yang menarik yang dijadikan judul buku ini tidak nyambung sama isi ceritanya.

Seperti biasa, karakter di buku Natassa selalu too pretty, too handsome, too rich, too successful, too decent, even. Sekolah di luar negeri, tapi tidak mempraktikkan free sex. Tajir mampus tapi bukan typical privilege kids. I'm not saying that it's not possible, it's just.. too perfect.

Dan seperti biasa, saya tidak bisa mengerti apa sih masalah si karakter utamanya ini yang dirasa begitu besarnya? Ga dapet aja gitu, ga nyampe rasa marah, frustasi dan kesedihan yang dirasakan.

Tapi seperti biasa, bukunya Ika itu tipe buku daydreaming. Bisa lah dipakai buat berkhayal-khayal, jenis buku yang karakter utamanya itu empty vessel yang bisa diisi sama diri pembaca.

Dan seperti biasa, saya suka semua referensi tempat yang familiar sama kehidupan pekerja di Jaksel macam saya ini. Semua toko dan tempat makan yang disebut kok ya sama kaya tempat nongkrong kita kita.

Khusus buku ini, plotnya bener bener hampir ga ada. Hanya a bunch of memories & scenes aja. Half way, bacanya udah bener bener effort banget sangking bosennya. Endingnya juga ketebak. Biasanya buku Ika gue kasi 3 bintang karena meskipun "meh" tapi masih menghibur sebagai bacaan ringan. Tapi yang ini 2 aja, soalnya bosenin sih.
.
#goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca #tantanganbaca2019 #tbr #toberead #readinglist #klubbuku #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview #bookreviewers
.
#ikanatasha #criticaleleven #criticalelevennovel

    [6/30]
    Personal rating: 4/10
    .
    Sayang sekali premis yang menarik yang dijadikan judul buku ini tidak nyambung sama isi ceritanya.

    Seperti biasa, karakter di buku Natassa selalu too pretty, too handsome, too rich, too successful, too decent, even. Sekolah di luar negeri, tapi tidak mempraktikkan free sex. Tajir mampus tapi bukan typical privilege kids. I'm not saying that it's not possible, it's just.. too perfect.

    Dan seperti biasa, saya tidak bisa mengerti apa sih masalah si karakter utamanya ini yang dirasa begitu besarnya? Ga dapet aja gitu, ga nyampe rasa marah, frustasi dan kesedihan yang dirasakan.

    Tapi seperti biasa, bukunya Ika itu tipe buku daydreaming. Bisa lah dipakai buat berkhayal-khayal, jenis buku yang karakter utamanya itu empty vessel yang bisa diisi sama diri pembaca.

    Dan seperti biasa, saya suka semua referensi tempat yang familiar sama kehidupan pekerja di Jaksel macam saya ini. Semua toko dan tempat makan yang disebut kok ya sama kaya tempat nongkrong kita kita.

    Khusus buku ini, plotnya bener bener hampir ga ada. Hanya a bunch of memories & scenes aja. Half way, bacanya udah bener bener effort banget sangking bosennya. Endingnya juga ketebak. Biasanya buku Ika gue kasi 3 bintang karena meskipun "meh" tapi masih menghibur sebagai bacaan ringan. Tapi yang ini 2 aja, soalnya bosenin sih.
    .
    #goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca #tantanganbaca2019 #tbr #toberead #readinglist #klubbuku #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview #bookreviewers
    .
    #ikanatasha #criticaleleven #criticalelevennovel

    8 0 31 March, 2019
    [4/30]
Personal rating: 6/10
.
Pertama kali membaca buku Nh. Dini ketika di bangku sekolah, sudah lama sekali. Pertemuan Dua Hati dan (mungkin) Dua Dunia. Entah satu atau dua buku, ceritanya pun tidak terlalu ingat. Lalu untuk buku pertama kelompok baca kami, seorang teman memilihkan buku Nh. Dini yang ini sebagai bacaan bulan Januari. Tentu mungkin didasari berita meninggalnya Nh. Dini baru baru ini.

Pondok Baca Kembali ke Semarang, seperti judulnya, menceritakan masa masa bu Dini membangun pondok baca di Semarang. Selain bercerita, disana-sini bu Dini menyampaikan pendapatnya mengenai banyak hal: tentang honor pengarang, minat baca, feminisme dan bahkan ketidaksukaan terhadap perilaku anak dan kemanakan yang dirasanya tidak mematuhi unggah ungguh yang pantas. Kepribadian bu Dini tercecer disetiap lembar buku ini. Tegas dan lurus, tanpa tendeng aling aling. Lěmpĕng. Mandiri dan teguh pendirian, serta sangat beropini.
.
Lugas dan personal. Kepribadian bu Dini merupakan daya tarik utama buku ini. Hal hal pribadi yang disampaikan begitu saja secara lugas seringkali menimbulkan rasa haru. Bu Dini bercerita dengan biasa saja, saya sendiri yang jadi haru.

Namun yang cukup menarik, dari beberapa ulasan yang saya baca malah menyebutkan buku ini tidak sepribadi buku lainnya. Wah, ini saja sudah sangat personal saya rasa. Jadi tertarik untuk membaca buku buku Nh. Dini yang lain. Terutama yang seri kenangan.
.
.
#goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca #tantanganbaca2019 #tbr #toberead #readinglist #klubbuku #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview #bookreviewers #reviewbuku
.
#nhdini #pondokbacakembalikesemarang

    [4/30]
    Personal rating: 6/10
    .
    Pertama kali membaca buku Nh. Dini ketika di bangku sekolah, sudah lama sekali. Pertemuan Dua Hati dan (mungkin) Dua Dunia. Entah satu atau dua buku, ceritanya pun tidak terlalu ingat. Lalu untuk buku pertama kelompok baca kami, seorang teman memilihkan buku Nh. Dini yang ini sebagai bacaan bulan Januari. Tentu mungkin didasari berita meninggalnya Nh. Dini baru baru ini.

    Pondok Baca Kembali ke Semarang, seperti judulnya, menceritakan masa masa bu Dini membangun pondok baca di Semarang. Selain bercerita, disana-sini bu Dini menyampaikan pendapatnya mengenai banyak hal: tentang honor pengarang, minat baca, feminisme dan bahkan ketidaksukaan terhadap perilaku anak dan kemanakan yang dirasanya tidak mematuhi unggah ungguh yang pantas. Kepribadian bu Dini tercecer disetiap lembar buku ini. Tegas dan lurus, tanpa tendeng aling aling. Lěmpĕng. Mandiri dan teguh pendirian, serta sangat beropini.
    .
    Lugas dan personal. Kepribadian bu Dini merupakan daya tarik utama buku ini. Hal hal pribadi yang disampaikan begitu saja secara lugas seringkali menimbulkan rasa haru. Bu Dini bercerita dengan biasa saja, saya sendiri yang jadi haru.

    Namun yang cukup menarik, dari beberapa ulasan yang saya baca malah menyebutkan buku ini tidak sepribadi buku lainnya. Wah, ini saja sudah sangat personal saya rasa. Jadi tertarik untuk membaca buku buku Nh. Dini yang lain. Terutama yang seri kenangan.
    .
    .
    #goodreads #goodreadschallenge #goodreadschallenge #tantanganbaca #tantanganbaca2019 #tbr #toberead #readinglist #klubbuku #klubbaca #klubbacajakarta #jakartabookclub #anakbacajaksel #book #books #bookstagram #bookhaul #bookreviews #bookreview #bookreviewers #reviewbuku
    .
    #nhdini #pondokbacakembalikesemarang

    9 0 31 March, 2019
    ~"Hai, Satya! Hai, Cakra!" Sang Bapak melambaikan tangan. Ini Bapak. Iya, benar kok, ini Bapak. Bapak cuma pindah ke tempat lain. Gak sakit. Alhamdulillah, berkat doa Satya dan Cakra.
.
Mungkin Bapak tidak dapat duduk dan bermain di samping kalian. Tapi, Bapak tetap ingin kalian tumbuh dengan Bapak di samping kalian. Ingin tetap dapat bercerita kepada kalian. Ingin tetap dapat mengajarkan kalian. Bapak sudah siapkan.  Ketika punya pertanyaan, kalian tidak pernah perlu bingung ke mana harus mencari jawaban. I don’t let death take these, away from us. I don’t give death, a chance.  Bapak ada di sini. Di samping kalian. Bapak sayang kalian.
.Ini adalah sebuah cerita. Tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. Tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik. Tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih. Dan…, tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan dan berjanji selalu ada bersama mereka.~
...
Judul Buku : Sabtu Bersama Bapak
Penulis : Adhitya Mulya
Penerbit : Gagas Media 
Bahasa : Bahasa Indonesia
Berat buku : 200 gr
Format : Paperback
Kondisi : Bekas 
Harga : Rp. 20.000
...
#sabtubersamabapak #adhityamulya #books #usedbooks #bukubekas #bukupreloved #bukusecond #secondhandbooks #bukubekaspku #bukubekaspekanbaru #bookworm #prelovedindonesia #bukumurah #bukumurahberkualitas #klubbuku #klubbaca  #bukubekaslayakbaca #bukuoriginal

    ~"Hai, Satya! Hai, Cakra!" Sang Bapak melambaikan tangan. Ini Bapak. Iya, benar kok, ini Bapak. Bapak cuma pindah ke tempat lain. Gak sakit. Alhamdulillah, berkat doa Satya dan Cakra.
    .
    Mungkin Bapak tidak dapat duduk dan bermain di samping kalian. Tapi, Bapak tetap ingin kalian tumbuh dengan Bapak di samping kalian. Ingin tetap dapat bercerita kepada kalian. Ingin tetap dapat mengajarkan kalian. Bapak sudah siapkan. Ketika punya pertanyaan, kalian tidak pernah perlu bingung ke mana harus mencari jawaban. I don’t let death take these, away from us. I don’t give death, a chance. Bapak ada di sini. Di samping kalian. Bapak sayang kalian.
    .Ini adalah sebuah cerita. Tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. Tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik. Tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih. Dan…, tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan dan berjanji selalu ada bersama mereka.~
    ...
    Judul Buku : Sabtu Bersama Bapak
    Penulis : Adhitya Mulya
    Penerbit : Gagas Media
    Bahasa : Bahasa Indonesia
    Berat buku : 200 gr
    Format : Paperback
    Kondisi : Bekas
    Harga : Rp. 20.000
    ...
    #sabtubersamabapak #adhityamulya #books #usedbooks #bukubekas #bukupreloved #bukusecond #secondhandbooks #bukubekaspku #bukubekaspekanbaru #bookworm #prelovedindonesia #bukumurah #bukumurahberkualitas #klubbuku #klubbaca #bukubekaslayakbaca #bukuoriginal

    9 2 17 March, 2019
    Ibu dan anak dengan selera yg sama 
Seneng banget mencari penulis terbaik 
Rasanya seneng banget anak udah bisa diajak satu selera 
Tempat ini mengenyangkan banget buat yg lapar baca baca 
Dan gratis asal dikembalikan dan dijaga rapih bukunya 
Di jalan Madura kota Pontianak 
Rumah yg asri penuh dengan bunga bunga dan kursi nyaman 
Rindangnya mengingatkan aku dengan kota Bandung 
#wisatakalimantanbarat 
#wisatapontianak 
#kalimantanbarat
#pontianak
#klubbaca

    Ibu dan anak dengan selera yg sama
    Seneng banget mencari penulis terbaik
    Rasanya seneng banget anak udah bisa diajak satu selera
    Tempat ini mengenyangkan banget buat yg lapar baca baca
    Dan gratis asal dikembalikan dan dijaga rapih bukunya
    Di jalan Madura kota Pontianak
    Rumah yg asri penuh dengan bunga bunga dan kursi nyaman
    Rindangnya mengingatkan aku dengan kota Bandung
    #wisatakalimantanbarat
    #wisatapontianak
    #kalimantanbarat
    #pontianak
    #klubbaca

    8 0 13 March, 2019

Top #klubBaca posts

    Dalam rangka meluaskan wawasan dan daya pikir kritis para pengelolanya, Sayurankita kini mulai melaksanakan kegiatan ekstra di luar aktivitas bertani, tetapi tetap memiliki hubungan sebagai penopang bagi keberlangsungan laboratorium ini. Kegiatan yang akan dilaksanakan secara reguler itu kami namakan Wiken Baca: membaca setiap minggu bersama-sama. Teks-teks yang kami baca tidak akan terbatas pada topik-topik kebudayaan pertanian saja, tetapi semua topik yang bermanfaat untuk membentuk perspektif dan kepekaan sosial-kultural. Mulai dari esai-esai lepas, buku, sampai surat kabar; dari sastra, akademik, hingga informasi faktual.
•
Berikut tulisan pertama tentang Wiken Baca yang ditulis oleh Ade Surya Tawalapi (@instawa_ ), untuk edisi Wiken Baca pada Minggu, 7 Mei 2017.
●
(Cek link situs web Sayurankita di bio akun ini!)
●
"Wiken Baca"
•
Menurutku, kejadian penulisan informasi yang keliru sangatlah fatal mengingat koran adalah sumber informasi yang dipercaya oleh masyarakat pada umumnya. Adalah tugas penulis berita berikut jajaran redaksinya untuk mengolah data dan informasi seapik mungkin lalu menuliskannya "sesempurna mungkin".
•
(Baca kelanjutan artikel tersebut di situs web Sayurankita. Cek link situs web Sayurankita di bio akun ini!)
●
#sayurankita #baca #klubbaca #wikenbaca #koran

    Dalam rangka meluaskan wawasan dan daya pikir kritis para pengelolanya, Sayurankita kini mulai melaksanakan kegiatan ekstra di luar aktivitas bertani, tetapi tetap memiliki hubungan sebagai penopang bagi keberlangsungan laboratorium ini. Kegiatan yang akan dilaksanakan secara reguler itu kami namakan Wiken Baca: membaca setiap minggu bersama-sama. Teks-teks yang kami baca tidak akan terbatas pada topik-topik kebudayaan pertanian saja, tetapi semua topik yang bermanfaat untuk membentuk perspektif dan kepekaan sosial-kultural. Mulai dari esai-esai lepas, buku, sampai surat kabar; dari sastra, akademik, hingga informasi faktual.

    Berikut tulisan pertama tentang Wiken Baca yang ditulis oleh Ade Surya Tawalapi (@instawa_ ), untuk edisi Wiken Baca pada Minggu, 7 Mei 2017.

    (Cek link situs web Sayurankita di bio akun ini!)

    "Wiken Baca"

    Menurutku, kejadian penulisan informasi yang keliru sangatlah fatal mengingat koran adalah sumber informasi yang dipercaya oleh masyarakat pada umumnya. Adalah tugas penulis berita berikut jajaran redaksinya untuk mengolah data dan informasi seapik mungkin lalu menuliskannya "sesempurna mungkin".

    (Baca kelanjutan artikel tersebut di situs web Sayurankita. Cek link situs web Sayurankita di bio akun ini!)

    #sayurankita #baca #klubbaca #wikenbaca #koran

    29 0 13 May, 2017
    baru hari Sabtu yang lalu saya mengikuti workshop "Basic Astrologi - Love and Relationship" yang dibawakan oleh ibu Intan Ophelia yang diadakan di Bandung. Di waktu senggang, kami membicarakan mengenai body and mind theraphy dengan menggunakan saripati bunga bernama #bachflowerremedies -- kebetulan saya sedang membaca novel karya #dewilestari yang berjudul aroma karsa. Meskipun lebih menceritakan mengenai kekuatan bebauan tanaman, tetapi karya tulisan seperti ini menekankan akan betapa banyaknya ilmu dan pengetahuan tradisi yang dilupakan / dipandang sebelah mata karena belum tertulis secara saientifik dan dilegalisasi institusi -- ilmu2 tersebut banyak yang kemudian dicap klenik dan dijauhi karena kerumitan dan kemisteriusannya... Ibu  Intan yang merupakan seorang Astrologist ternama berencana menulis novel. Semoga berisi banyak hal mengenai ilmu yang dimilikinya. Saya tidak sabar ingin membacanya.. #catatanibuperi #zeitgeist #newagestuff #trending  #magichappens #magicandscience #magic #plantmagic #novel #indonesiapintar #indonesiamembaca #klubbaca #klubbuku

    baru hari Sabtu yang lalu saya mengikuti workshop "Basic Astrologi - Love and Relationship" yang dibawakan oleh ibu Intan Ophelia yang diadakan di Bandung. Di waktu senggang, kami membicarakan mengenai body and mind theraphy dengan menggunakan saripati bunga bernama #bachflowerremedies -- kebetulan saya sedang membaca novel karya #dewilestari yang berjudul aroma karsa. Meskipun lebih menceritakan mengenai kekuatan bebauan tanaman, tetapi karya tulisan seperti ini menekankan akan betapa banyaknya ilmu dan pengetahuan tradisi yang dilupakan / dipandang sebelah mata karena belum tertulis secara saientifik dan dilegalisasi institusi -- ilmu2 tersebut banyak yang kemudian dicap klenik dan dijauhi karena kerumitan dan kemisteriusannya... Ibu Intan yang merupakan seorang Astrologist ternama berencana menulis novel. Semoga berisi banyak hal mengenai ilmu yang dimilikinya. Saya tidak sabar ingin membacanya.. #catatanibuperi #zeitgeist #newagestuff #trending #magichappens #magicandscience #magic #plantmagic #novel #indonesiapintar #indonesiamembaca #klubbaca #klubbuku

    45 7 28 January, 2019
    GENDERUWO PROTES

Sore tadi aku datang lagi di Klub Baca Jogja setelah sekian tahun tidak mengikuti acaranya. Kami bergantian membaca dan membahas novel misteri berjudul Surat Dari Kematian karya @adhamtfusama. "Dtg ya tsaaan," tulisnya dalam obrolan grup pesan instan. "Iyo, iyoo...." pikirku.

Novel ini berlatar Yogyakarta, khususnya di suatu kampus negeri ternama. Novel ini menjadi monumen kangennya akan Yogyakarta, begitu kira-kira yang kutangkap dari yang sempat disebut Adham. “Lho, ada ya konsep kayak gitu—kangen Yogya lalu mengenangnya dengan cerita seram?" pikirku tadi. Adham kini tinggal di Bogor.

Kepada Adham aku melontarkan pertanyaan klise seorang pembaca cerita horor kepada penulis ceritanya, "Adakah pengalaman misteri yang dialami Adham ketika menulis novel ini?" Ia tidak menjawab ada pengalaman mistis yang dialaminya saat menulis.

Namun suatu hari seorang temannya di Jakarta menelepon Adham, "Oh, kamu yang datang ke situ?!" Temannya tersebut menelepon setelah menonton video gedung besar terbengkalai di bagian utara Yogyakarta dalam unggahan Instagram Adham saat riset lokasi penulisan cerita. "Gua diprotes sama genderuwo katanya ada teman gua yang datang nggak sopan! Lu permisi dulu nggak?" Ternyata Adham mengakui bahwa ketika datang ke gedung itu permisinya dengan bacaan basmalah. Langsung minta ijin sama Allah, katanya. Koalisi hantu di gedung itu rupanya tidak cukup berkenan dengan kehadiran Adham.

Mendengar cerita itu jadi kubayangkan bagaimana hantu bekerja. Si hantu tidak langsung protes ke Adham, tapi melalui teman Adham yang bisa nyambung frekuensi dengan genderuwo.

Ah, misal aku si genderuwo aku bakal protes ke Adham langsung. Misal, kepala Adham aku toyor-toyor setiap ia sedang buang air besar atau mengusik pinggul Adham setiap ia sedang buang air kecil sehingga jejak pipisnya membentuk alur angka 8. Berhari-hari, sampai ia sadar. Seasyik itu protesnya.

Kabarnya novel horor ini segera beralih media ke layar lebar. Selamat juga buat Adham yang baru saja menjadi juara kedua Sayembara Novel DKJ 2018.

#30hbc1905 #30HBC19 #30haribercerita 
#SuratDariKematian #AdhamTFusama #KlubBaca #Yogyakarta

    GENDERUWO PROTES

    Sore tadi aku datang lagi di Klub Baca Jogja setelah sekian tahun tidak mengikuti acaranya. Kami bergantian membaca dan membahas novel misteri berjudul Surat Dari Kematian karya @adhamtfusama . "Dtg ya tsaaan," tulisnya dalam obrolan grup pesan instan. "Iyo, iyoo...." pikirku.

    Novel ini berlatar Yogyakarta, khususnya di suatu kampus negeri ternama. Novel ini menjadi monumen kangennya akan Yogyakarta, begitu kira-kira yang kutangkap dari yang sempat disebut Adham. “Lho, ada ya konsep kayak gitu—kangen Yogya lalu mengenangnya dengan cerita seram?" pikirku tadi. Adham kini tinggal di Bogor.

    Kepada Adham aku melontarkan pertanyaan klise seorang pembaca cerita horor kepada penulis ceritanya, "Adakah pengalaman misteri yang dialami Adham ketika menulis novel ini?" Ia tidak menjawab ada pengalaman mistis yang dialaminya saat menulis.

    Namun suatu hari seorang temannya di Jakarta menelepon Adham, "Oh, kamu yang datang ke situ?!" Temannya tersebut menelepon setelah menonton video gedung besar terbengkalai di bagian utara Yogyakarta dalam unggahan Instagram Adham saat riset lokasi penulisan cerita. "Gua diprotes sama genderuwo katanya ada teman gua yang datang nggak sopan! Lu permisi dulu nggak?" Ternyata Adham mengakui bahwa ketika datang ke gedung itu permisinya dengan bacaan basmalah. Langsung minta ijin sama Allah, katanya. Koalisi hantu di gedung itu rupanya tidak cukup berkenan dengan kehadiran Adham.

    Mendengar cerita itu jadi kubayangkan bagaimana hantu bekerja. Si hantu tidak langsung protes ke Adham, tapi melalui teman Adham yang bisa nyambung frekuensi dengan genderuwo.

    Ah, misal aku si genderuwo aku bakal protes ke Adham langsung. Misal, kepala Adham aku toyor-toyor setiap ia sedang buang air besar atau mengusik pinggul Adham setiap ia sedang buang air kecil sehingga jejak pipisnya membentuk alur angka 8. Berhari-hari, sampai ia sadar. Seasyik itu protesnya.

    Kabarnya novel horor ini segera beralih media ke layar lebar. Selamat juga buat Adham yang baru saja menjadi juara kedua Sayembara Novel DKJ 2018.

    #30hbc1905 #30HBC19 #30haribercerita
    #SuratDariKematian #AdhamTFusama #KlubBaca #Yogyakarta

    34 2 5 January, 2019