#cahayawanitahijrah Instagram Photos & Videos

cahayawanitahijrah - 381 posts

Advertisements

Advertisements

Advertisements

Advertisements

    Jangan jadikan hijab untuk menutupi keburukanmu, tapi jadikan hijab untuk memperbaiki keburukanmu👌
#slmtmalam 
#cahayawanitahijrah

    Jangan jadikan hijab untuk menutupi keburukanmu, tapi jadikan hijab untuk memperbaiki keburukanmu👌
    #slmtmalam
    #cahayawanitahijrah

    22 1 6 May, 2019
    HAL YANG PALING PANTAS UNTUK DITANGISI

Umur yang terus berkurang, kematian semakin dekat untuk menjemput, lalu hilanglah segala kenikmatan dunia, harta anak istri dan yang lainnya, menangislah atas berkurangnya umurmu, perbaikilah diri diwaktu-waktu yang masih tersisa. Semoga Allah mengampuni kita.
.
#cahayawanitahijrah #shifatushshafwah

    HAL YANG PALING PANTAS UNTUK DITANGISI

    Umur yang terus berkurang, kematian semakin dekat untuk menjemput, lalu hilanglah segala kenikmatan dunia, harta anak istri dan yang lainnya, menangislah atas berkurangnya umurmu, perbaikilah diri diwaktu-waktu yang masih tersisa. Semoga Allah mengampuni kita.
    .
    #cahayawanitahijrah #shifatushshafwah

    81 0 22 April, 2019

Advertisements

    “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah,atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.” (QS. Al-Nisa’ 114).
.
Allah juga telah menjanjikan pahala yang paling baik dan besar bagi setiap orang yang berupaya memperbaiki pertiakain yang terjadi antara sesama manusia dalam segala urusan mereka, guna menjaga persatuan jama’ah kaum muslimin. #cahayawanitahijrah

    “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah,atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.” (QS. Al-Nisa’ 114).
    .
    Allah juga telah menjanjikan pahala yang paling baik dan besar bagi setiap orang yang berupaya memperbaiki pertiakain yang terjadi antara sesama manusia dalam segala urusan mereka, guna menjaga persatuan jama’ah kaum muslimin. #cahayawanitahijrah

    110 4 21 April, 2019
    Perlu kita sadari bahwa kesenangan dunia dan kesengsaraannya adalah ujian dari Tuhan semesta alam. Apakah menjadi hamba yang bersyukur saat diberi nikmat dan sabar saat diberi cobaan, ataukah sebaliknya. Karena dunia ini adalah negeri tempat ujian dan cobaan. 
Allah ‘azza wajalla berfirman,
“Wahai manusia, Kami akan menguji kalian dengan kesempitan dan kenikmatan, untuk menguji iman kalian. Dan hanya kepada Kamilah kalian akan kembali” (QS. Al-Anbiya: 35). Ikrimah –rahimahullah– pernah mengatakan,
“Setiap insan pasti pernah merasakan suka dan duka. Oleh karena itu, jadikanlah sukamu adalah syukur dan dukamu adalah sabar.” Senang dan duka adalah sunatullah yang pasti mewarnai kehidupan ini. Tidak ada seorang manusia pun yang terus merasa senang, dan tidak pula terus dalam duka dan Kesedihan. Semuanya merasakan senang dan duka datang silih berganti. Jangankan kita, generasi terbaik umat ini, para wali Allah, yakni para sahabat Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pun pernah dirundung kesedihan.
.
.
#cahayawanitahijrah

    Perlu kita sadari bahwa kesenangan dunia dan kesengsaraannya adalah ujian dari Tuhan semesta alam. Apakah menjadi hamba yang bersyukur saat diberi nikmat dan sabar saat diberi cobaan, ataukah sebaliknya. Karena dunia ini adalah negeri tempat ujian dan cobaan.
    Allah ‘azza wajalla berfirman,
    “Wahai manusia, Kami akan menguji kalian dengan kesempitan dan kenikmatan, untuk menguji iman kalian. Dan hanya kepada Kamilah kalian akan kembali” (QS. Al-Anbiya: 35). Ikrimah –rahimahullah– pernah mengatakan,
    “Setiap insan pasti pernah merasakan suka dan duka. Oleh karena itu, jadikanlah sukamu adalah syukur dan dukamu adalah sabar.” Senang dan duka adalah sunatullah yang pasti mewarnai kehidupan ini. Tidak ada seorang manusia pun yang terus merasa senang, dan tidak pula terus dalam duka dan Kesedihan. Semuanya merasakan senang dan duka datang silih berganti. Jangankan kita, generasi terbaik umat ini, para wali Allah, yakni para sahabat Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pun pernah dirundung kesedihan.
    .
    .
    #cahayawanitahijrah

    41 1 16 April, 2019
    Bahagia itu memiliki 3 kunci, Jalani, Sabar, Syukuri
.
.
✔ JALANI peranmu sebaik mungkin.. sebagai anak, ibu atau sebagai istri.. .
✔ SABAR dalam menjalani peran yang kita lakukan..
.
✔ SYUKURI atas semua hal baik dan buruk yang terjadi pada kita.
.
.
karena percayalah bahwa sesungguhnya..
.
.
Allah itu Maha Baik
.
tag keluarga,saudara dan sahabat untuk saling mengingatkan dalam kebaikan
.
.
#cahayawanitahijrah #addeen.assalam

    Bahagia itu memiliki 3 kunci, Jalani, Sabar, Syukuri
    .
    .
    ✔ JALANI peranmu sebaik mungkin.. sebagai anak, ibu atau sebagai istri.. .
    ✔ SABAR dalam menjalani peran yang kita lakukan..
    .
    ✔ SYUKURI atas semua hal baik dan buruk yang terjadi pada kita.
    .
    .
    karena percayalah bahwa sesungguhnya..
    .
    .
    Allah itu Maha Baik
    .
    tag keluarga,saudara dan sahabat untuk saling mengingatkan dalam kebaikan
    .
    .
    #cahayawanitahijrah #addeen .assalam

    72 1 14 April, 2019
    Ketahuilah bahwa ulama salaf sangat perhatian sekali pada masalah adab dan akhlak. Mereka pun mengarahkan murid-muridnya mempelajari adab sebelum menggeluti suatu bidang ilmu dan menemukan berbagai macam khilaf ulama.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ 
Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.
.
#cahayawanitahijrah

    Ketahuilah bahwa ulama salaf sangat perhatian sekali pada masalah adab dan akhlak. Mereka pun mengarahkan murid-muridnya mempelajari adab sebelum menggeluti suatu bidang ilmu dan menemukan berbagai macam khilaf ulama.
    ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
    Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.
    .
    #cahayawanitahijrah

    61 0 12 April, 2019
    Ada Pahala yang Melimpah bagi Muslimah yang Betah di Rumah! Kenapa❓
.
.
Di antara perintah Allah kepada wanita muslimah adalah perintah untuk tinggal dan menetap di rumah- rumah mereka. Sebuah perintah yang banyak mengandung hikmah dan maslahat Allah 'Azza wa Jalla dalam firman Nya di surat Al Ahzab: 33 Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa'di rahimahullah menjelaskan bahwa makna dari ayat tersebut yaitu ‘menetaplah kalian di rumah kalian sebab hal itu lebih selamat dan lebih memelihara diri kalian Sedangkan ‘janganlah banyak keluar dengan bersolek sebagaimana kebiasaan orang orang jahiliyah’ sebelum Islam yang tidak memiliki ilmu dan agama. Perintah tersebut bertujuan untuk mencegah munculnya kejahatan dan sebab- sebabnya. (Lihat Taisir Al Karimirrahman surat Al Ahzab 33) .
.
Imam lbnu Katsir rahimahullah menjelaskan bahwa makna ayat di atas artinya “tetaplah di rumah-rumah kalian dan janganlah keluar tanpa ada kebutuhan” Termasuk kebutuhan syar'i yang membolehkan wanita keluar rumah adalah untuk shalat di masjid dengan syarat-syarat tertentu.
.
.
Coba bayangkan, jika wanita di sunahkan menetap di rumah nya, maka apapun yang ia kerjakan di dalam rumah berarti akan menjadi pahala untuk nya, ia mengurus rumah, mengerjakan pekerjaan rumah, mengurus anak-anak nya, semua akan menjadi pahala yang berlimpah untuk nya sebagaimana yang Allah perintahkan kepada kaum wanita dan sebaliknya, jika ia betah berada di luar rumah, di khawatirkan lebih banyak mudharat dari pada maslahat yang ia dapatkan☺️
.
.
Yang perlu dipahami bahwa perintah dalam ayat di atas tidak hanya terbatas pada istri-istri nabi saja, tetapi juga berlaku untuk seluruh kaum wanita muslimah. Saudariku muslimah, perhatikanlah. Perintah untuk tinggal di dalam rumah ini datang dari Dzat Yang Maha Memiliki Hikmah, Dzat yang lebih tahu tentang perkara yang memberikan maslahat bagi hamba- hamba-Nya. Ketika Dia menetapkan wanita harus berdiam dan tinggal di rumahnya, Dia sama sekali tidak berbuat zalim kepada wanita, bahkan ketetapan-Nya itu sebagai tanda akan kasih sayang- Nya kepada para hamba-Nya. Wallahu’alam
.
#fiqihmuslimah #fikihmuslimah #cahayawanitahijrah

    Ada Pahala yang Melimpah bagi Muslimah yang Betah di Rumah! Kenapa❓
    .
    .
    Di antara perintah Allah kepada wanita muslimah adalah perintah untuk tinggal dan menetap di rumah- rumah mereka. Sebuah perintah yang banyak mengandung hikmah dan maslahat Allah 'Azza wa Jalla dalam firman Nya di surat Al Ahzab: 33 Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa'di rahimahullah menjelaskan bahwa makna dari ayat tersebut yaitu ‘menetaplah kalian di rumah kalian sebab hal itu lebih selamat dan lebih memelihara diri kalian Sedangkan ‘janganlah banyak keluar dengan bersolek sebagaimana kebiasaan orang orang jahiliyah’ sebelum Islam yang tidak memiliki ilmu dan agama. Perintah tersebut bertujuan untuk mencegah munculnya kejahatan dan sebab- sebabnya. (Lihat Taisir Al Karimirrahman surat Al Ahzab 33) .
    .
    Imam lbnu Katsir rahimahullah menjelaskan bahwa makna ayat di atas artinya “tetaplah di rumah-rumah kalian dan janganlah keluar tanpa ada kebutuhan” Termasuk kebutuhan syar'i yang membolehkan wanita keluar rumah adalah untuk shalat di masjid dengan syarat-syarat tertentu.
    .
    .
    Coba bayangkan, jika wanita di sunahkan menetap di rumah nya, maka apapun yang ia kerjakan di dalam rumah berarti akan menjadi pahala untuk nya, ia mengurus rumah, mengerjakan pekerjaan rumah, mengurus anak-anak nya, semua akan menjadi pahala yang berlimpah untuk nya sebagaimana yang Allah perintahkan kepada kaum wanita dan sebaliknya, jika ia betah berada di luar rumah, di khawatirkan lebih banyak mudharat dari pada maslahat yang ia dapatkan☺️
    .
    .
    Yang perlu dipahami bahwa perintah dalam ayat di atas tidak hanya terbatas pada istri-istri nabi saja, tetapi juga berlaku untuk seluruh kaum wanita muslimah. Saudariku muslimah, perhatikanlah. Perintah untuk tinggal di dalam rumah ini datang dari Dzat Yang Maha Memiliki Hikmah, Dzat yang lebih tahu tentang perkara yang memberikan maslahat bagi hamba- hamba-Nya. Ketika Dia menetapkan wanita harus berdiam dan tinggal di rumahnya, Dia sama sekali tidak berbuat zalim kepada wanita, bahkan ketetapan-Nya itu sebagai tanda akan kasih sayang- Nya kepada para hamba-Nya. Wallahu’alam
    .
    #fiqihmuslimah #fikihmuslimah #cahayawanitahijrah

    84 0 5 April, 2019
    Dari Uqbah bin Amir bahwasanya dia bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, apa kiat agar selamat?" Nabi menjawab: "Jagalah lisanmu, tetaplah di dalam rumahmu, dan menangislah atas segala kesalahanmu." (HR. at-Tirmidzi 2406)
.
Nabi صلى الله عليه وسلم mengumpulkan tiga perkara yang agung ini agar seorang hamba selamat ketika terjadi fitnah.
.
Tidak ada keselamatan ketika terjadi fitnah kecuali dengan berpegang pada tiga perkara ini:
.
1. Menjaga lisan
Sungguh betapa banyak dosa manusia karena lisannya! Dan betapa sering fitnah terjadi karena lisannya! Maka selamatlah orang yg pandai menjaga lisannya. Rasulullah Saw bersabda:
.
‎إِذَا أَصْبَحَ ابْنُ آدَمَ، فَإِنَّ أَعْضَاءَهُ تُكَفِّرُ لِلِّسَانِ، تَقُولُ:اتَّقِ اللهَ فِينَا، فَإِنَّكَ إِنْ اسْتَقَمْتَ اسْتَقَمْنَا، وَأَنْ اعْوَجَجْتَ، اعْوَجَجْنَا
.
“Jika seorang hamba memasuki pagi hari maka seluruh anggota badan akan mencela lisan. Anggota badan berkata, ‘Takutlah kepada Allah untuk menjerumuskan kami, kami tergantung padamu, jika kamu lurus maka kami akan lurus, jika kamu bengkok maka kami akan ikut bengkok.’. (Lihat Shahīh at-Targhīb: 2871).
.
2. Tetap di rumah
Terutama ketika terjadi fitnah, agar bisa selamat di tengah fitnah yang melanda.
.
.
‎إِنَّ السَّعِيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الْفِتَنَ
.
“Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah yang dijauhkan dari fitnah.”(HR. Abu Dawud: 4263, dinyatakan shahīh oleh al-Albani dalam al-Misykāh no. 540)
.
3. Menangislah atas kesalahanmu
Yaitu menghadirkannya, bahwa dirinya banyak berbuat dosa; dosa yang telah lewat atau sekarang, yang dilakukan terang-terangan atau sembunyi-sembunyi, semuanya dia sesali dan menggiringnya untuk taubat kepada Allah Swt. Rasulullah pernah mengajarkan doa:
.
‎اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ، وَجِلَّهُ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ
.
“Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku seluruhnya, yang kecil maupun yang besar, yang dahulu maupun yang belakangan, yang dilakukan terang-terangan maupun tersembunyi. (HR Muslim 483)
.
#cahayawanitahijrah

    Dari Uqbah bin Amir bahwasanya dia bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, apa kiat agar selamat?" Nabi menjawab: "Jagalah lisanmu, tetaplah di dalam rumahmu, dan menangislah atas segala kesalahanmu." (HR. at-Tirmidzi 2406)
    .
    Nabi صلى الله عليه وسلم mengumpulkan tiga perkara yang agung ini agar seorang hamba selamat ketika terjadi fitnah.
    .
    Tidak ada keselamatan ketika terjadi fitnah kecuali dengan berpegang pada tiga perkara ini:
    .
    1. Menjaga lisan
    Sungguh betapa banyak dosa manusia karena lisannya! Dan betapa sering fitnah terjadi karena lisannya! Maka selamatlah orang yg pandai menjaga lisannya. Rasulullah Saw bersabda:
    .
    ‎إِذَا أَصْبَحَ ابْنُ آدَمَ، فَإِنَّ أَعْضَاءَهُ تُكَفِّرُ لِلِّسَانِ، تَقُولُ:اتَّقِ اللهَ فِينَا، فَإِنَّكَ إِنْ اسْتَقَمْتَ اسْتَقَمْنَا، وَأَنْ اعْوَجَجْتَ، اعْوَجَجْنَا
    .
    “Jika seorang hamba memasuki pagi hari maka seluruh anggota badan akan mencela lisan. Anggota badan berkata, ‘Takutlah kepada Allah untuk menjerumuskan kami, kami tergantung padamu, jika kamu lurus maka kami akan lurus, jika kamu bengkok maka kami akan ikut bengkok.’. (Lihat Shahīh at-Targhīb: 2871).
    .
    2. Tetap di rumah
    Terutama ketika terjadi fitnah, agar bisa selamat di tengah fitnah yang melanda.
    .
    .
    ‎إِنَّ السَّعِيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الْفِتَنَ
    .
    “Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah yang dijauhkan dari fitnah.”(HR. Abu Dawud: 4263, dinyatakan shahīh oleh al-Albani dalam al-Misykāh no. 540)
    .
    3. Menangislah atas kesalahanmu
    Yaitu menghadirkannya, bahwa dirinya banyak berbuat dosa; dosa yang telah lewat atau sekarang, yang dilakukan terang-terangan atau sembunyi-sembunyi, semuanya dia sesali dan menggiringnya untuk taubat kepada Allah Swt. Rasulullah pernah mengajarkan doa:
    .
    ‎اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ، وَجِلَّهُ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ
    .
    “Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku seluruhnya, yang kecil maupun yang besar, yang dahulu maupun yang belakangan, yang dilakukan terang-terangan maupun tersembunyi. (HR Muslim 483)
    .
    #cahayawanitahijrah

    113 0 4 April, 2019
    Hari Pertama Bulan Syaban Jatuh 7 April 2019, Simak Niat dan Keutamaan Puasa Sunah -- Berikut niat puasa sunnah di Bulan Syaban, juga tahun 2019 ini, bulan diangkatnya amal perbuatan manusia ke hadirat Allah.
Puasa sunnah Syaban 2019 jatuh pada 7 April nanti.
Hari pertama Bulan Syaban tahun ini jatuh pada tanggal itu.
Di hari pertama tersebut, orang muslim sudah bisa menjalankan puasa sunnah syaban.
Syaban menjadi satu bulan yang dimuliakan di sisi Allah.
Bulan Syaban berada sebelum bulan Ramadhan dan sesudah bulan Rajab.
Umat muslim di Bulan Syaban sangat dianjurkan untuk memperbanyak beribadah.
Beberapa amalan yang diajarkan oleh para ulama antara lain membaca Al Quran, memperbanyak sholawat, dan berpuasa sunnah syaban.
Rasulullah di Bulan Syaban memperbanyak puasa, dijelaskan dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhori.
"Diriwayatkan dari Abu Salamah, bahwa Aisyah berkata: Nabi tidak berpuasa pada satu bulan lebih banyak selain di bulan Sya’ban. Sesungguhnya Nabi berpuasa pada bulan Sya’ban (seolah-olah) pada seluruh bulan.” #cahayawanitahijrah

    Hari Pertama Bulan Syaban Jatuh 7 April 2019, Simak Niat dan Keutamaan Puasa Sunah -- Berikut niat puasa sunnah di Bulan Syaban, juga tahun 2019 ini, bulan diangkatnya amal perbuatan manusia ke hadirat Allah.
    Puasa sunnah Syaban 2019 jatuh pada 7 April nanti.
    Hari pertama Bulan Syaban tahun ini jatuh pada tanggal itu.
    Di hari pertama tersebut, orang muslim sudah bisa menjalankan puasa sunnah syaban.
    Syaban menjadi satu bulan yang dimuliakan di sisi Allah.
    Bulan Syaban berada sebelum bulan Ramadhan dan sesudah bulan Rajab.
    Umat muslim di Bulan Syaban sangat dianjurkan untuk memperbanyak beribadah.
    Beberapa amalan yang diajarkan oleh para ulama antara lain membaca Al Quran, memperbanyak sholawat, dan berpuasa sunnah syaban.
    Rasulullah di Bulan Syaban memperbanyak puasa, dijelaskan dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhori.
    "Diriwayatkan dari Abu Salamah, bahwa Aisyah berkata: Nabi tidak berpuasa pada satu bulan lebih banyak selain di bulan Sya’ban. Sesungguhnya Nabi berpuasa pada bulan Sya’ban (seolah-olah) pada seluruh bulan.” #cahayawanitahijrah

    83 0 3 April, 2019
    Bermudah-mudahan Berhutang Akan Mudah Menghasilkan Dosa Selanjutnya
.
Saudaraku Ingatlah
Hutang adalah darurat
Pintu terakhir yang terpaksa diketuk
Janganlah bermudah-mudahan berhutang
.
Lahirlah dosa selanjutnya
Niat jelek tidak akan bayar
Niat bayar tidak tepat waktu
"Pekan depan" katanya
Tapi hati berbohong
.
Dosa selanjutnya
Merusak hangatnya persaudaraan
Karena rasa saling curiga
Memutus silaturahmi
Karena malas berjumpa
Bahkan lari dari tagihan
.
Dosa selanjutnya
Pastilah pinjaman riba bank
Hidup di atas hutang
Belum lagi ancaman dosa riba
Sangat mengerikan
.
Saudaraku
bukankah hidup sederhana
Qana'ah apa adanya
Lebih tenang dan bahagia
Daripada pura-pura kaya
Dengan hutang?
.
Seseorang bisa terhina
Karena hutang
.
Umar bin Abdul Aziz berkata,
.
“Aku wasiatkan kepada kalian agar tidak berhutang, meskipun kalian merasakan kesulitan, karena sesungguhnya hutang adalah kehinaan di siang hari kesengsaraan di malam hari, tinggalkanlah ia, niscaya martabat dan harga diri kalian akan selamat, dan masih tersisa kemuliaan bagi kalian di tengah- tengah manusia selama kalian hidup.” [Umar bin Abdul Aziz Ma’alim Al Ishlah wa At Tajdid, 2/71] #cahayawanitahijrah

    Bermudah-mudahan Berhutang Akan Mudah Menghasilkan Dosa Selanjutnya
    .
    Saudaraku Ingatlah
    Hutang adalah darurat
    Pintu terakhir yang terpaksa diketuk
    Janganlah bermudah-mudahan berhutang
    .
    Lahirlah dosa selanjutnya
    Niat jelek tidak akan bayar
    Niat bayar tidak tepat waktu
    "Pekan depan" katanya
    Tapi hati berbohong
    .
    Dosa selanjutnya
    Merusak hangatnya persaudaraan
    Karena rasa saling curiga
    Memutus silaturahmi
    Karena malas berjumpa
    Bahkan lari dari tagihan
    .
    Dosa selanjutnya
    Pastilah pinjaman riba bank
    Hidup di atas hutang
    Belum lagi ancaman dosa riba
    Sangat mengerikan
    .
    Saudaraku
    bukankah hidup sederhana
    Qana'ah apa adanya
    Lebih tenang dan bahagia
    Daripada pura-pura kaya
    Dengan hutang?
    .
    Seseorang bisa terhina
    Karena hutang
    .
    Umar bin Abdul Aziz berkata,
    .
    “Aku wasiatkan kepada kalian agar tidak berhutang, meskipun kalian merasakan kesulitan, karena sesungguhnya hutang adalah kehinaan di siang hari kesengsaraan di malam hari, tinggalkanlah ia, niscaya martabat dan harga diri kalian akan selamat, dan masih tersisa kemuliaan bagi kalian di tengah- tengah manusia selama kalian hidup.” [Umar bin Abdul Aziz Ma’alim Al Ishlah wa At Tajdid, 2/71] #cahayawanitahijrah

    97 1 26 March, 2019
    🔴 Saudaraku perkah engkau temui berita tentang keracunan masal? Padahal malam hari makanan baru dimasak segar dan bersih dengan porsi besar untuk dihidangkan pada acara pagi harinya.. .
, 🔴 Pernahkah pula engkau mendengar seorang yang sehat dan bugar yang sangat jarang sekali sakit, tiba-tiba mendadak sakit parah? Dan itu diketahui tatkala setelah cek lab medis, bahkan terkadang ada yang tidak terdeteksi secara medis.. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam telah sampaikan suatu kabar kepada kita.. “Sesungguhnya dalam satu tahun terdapat satu malam yang turun pada malam itu wabah penyakit. Tidaklah wabah itu melewati bejana yang tidak ditutup atau wadah air yang tidak diikat, melainkan wabah itu akan turun padanya." (HR. Bukhari, 3/1195, 3106) .
. 🔴 Bisa jadi itulah diantara sebabnya yaitu lupa/enggan menutup gelas minuman ataupun makanan kita di suatu malam (dimana bertepatan dengan turunnya wabah) tersebut.. Oleh karenanya Nabi Shalallahu alaihi wasallam bersabda : “Tutuplah pintu-pintu serta tutuplah bejana serta wadah-wadah makan dan minum kalian." (HR. Bukhori 5624) “Tutuplah bejana serta tempat makan dan minum, walaupun hanya engkau taruh sepotong kayu di atasnya." (HR. Ahmad 14597)
.
. 👤 Imam An-Nawawi rahimahullah berkata : "Perintah Nabi Shallallahu alaihi wasallam untuk menutup bejana ini bertujuan untuk memperoleh keselamatan dari gangguan setan. Allah Ta'ala menjadikan hal itu sebagai sebab terhindarnya seorang hamba dari gangguannya, karena setan tidak bisa membuka bejana, jika sebab yang disebutkan tadi (dengan menyebut nama Allah) dilakukan." (Syarah Shahih Muslim, 13/185)

Tutuplah makan dan minummu.. jika tak engkau jumpai satu tutup pun untuk menutupnya, maka tutuplah meskipun dengan ranting/pen/pensil dan sebutlah nama Allah Ta'ala saat menutupnya.. Semoga Allah menjaga kita dalam kebaikan dan kesehatan.
.
#sebagaipengingat #cahayawanitahijrah

    🔴 Saudaraku perkah engkau temui berita tentang keracunan masal? Padahal malam hari makanan baru dimasak segar dan bersih dengan porsi besar untuk dihidangkan pada acara pagi harinya.. .
    , 🔴 Pernahkah pula engkau mendengar seorang yang sehat dan bugar yang sangat jarang sekali sakit, tiba-tiba mendadak sakit parah? Dan itu diketahui tatkala setelah cek lab medis, bahkan terkadang ada yang tidak terdeteksi secara medis.. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam telah sampaikan suatu kabar kepada kita.. “Sesungguhnya dalam satu tahun terdapat satu malam yang turun pada malam itu wabah penyakit. Tidaklah wabah itu melewati bejana yang tidak ditutup atau wadah air yang tidak diikat, melainkan wabah itu akan turun padanya." (HR. Bukhari, 3/1195, 3106) .
    . 🔴 Bisa jadi itulah diantara sebabnya yaitu lupa/enggan menutup gelas minuman ataupun makanan kita di suatu malam (dimana bertepatan dengan turunnya wabah) tersebut.. Oleh karenanya Nabi Shalallahu alaihi wasallam bersabda : “Tutuplah pintu-pintu serta tutuplah bejana serta wadah-wadah makan dan minum kalian." (HR. Bukhori 5624) “Tutuplah bejana serta tempat makan dan minum, walaupun hanya engkau taruh sepotong kayu di atasnya." (HR. Ahmad 14597)
    .
    . 👤 Imam An-Nawawi rahimahullah berkata : "Perintah Nabi Shallallahu alaihi wasallam untuk menutup bejana ini bertujuan untuk memperoleh keselamatan dari gangguan setan. Allah Ta'ala menjadikan hal itu sebagai sebab terhindarnya seorang hamba dari gangguannya, karena setan tidak bisa membuka bejana, jika sebab yang disebutkan tadi (dengan menyebut nama Allah) dilakukan." (Syarah Shahih Muslim, 13/185)

    Tutuplah makan dan minummu.. jika tak engkau jumpai satu tutup pun untuk menutupnya, maka tutuplah meskipun dengan ranting/pen/pensil dan sebutlah nama Allah Ta'ala saat menutupnya.. Semoga Allah menjaga kita dalam kebaikan dan kesehatan.
    .
    #sebagaipengingat #cahayawanitahijrah

    117 0 25 March, 2019

Top #cahayawanitahijrah posts

    “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah,atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.” (QS. Al-Nisa’ 114).
.
Allah juga telah menjanjikan pahala yang paling baik dan besar bagi setiap orang yang berupaya memperbaiki pertiakain yang terjadi antara sesama manusia dalam segala urusan mereka, guna menjaga persatuan jama’ah kaum muslimin. #cahayawanitahijrah

    “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah,atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.” (QS. Al-Nisa’ 114).
    .
    Allah juga telah menjanjikan pahala yang paling baik dan besar bagi setiap orang yang berupaya memperbaiki pertiakain yang terjadi antara sesama manusia dalam segala urusan mereka, guna menjaga persatuan jama’ah kaum muslimin. #cahayawanitahijrah

    110 4 21 April, 2019

Advertisements

Advertisements

Advertisements

    Perlu kita sadari bahwa kesenangan dunia dan kesengsaraannya adalah ujian dari Tuhan semesta alam. Apakah menjadi hamba yang bersyukur saat diberi nikmat dan sabar saat diberi cobaan, ataukah sebaliknya. Karena dunia ini adalah negeri tempat ujian dan cobaan. 
Allah ‘azza wajalla berfirman,
“Wahai manusia, Kami akan menguji kalian dengan kesempitan dan kenikmatan, untuk menguji iman kalian. Dan hanya kepada Kamilah kalian akan kembali” (QS. Al-Anbiya: 35). Ikrimah –rahimahullah– pernah mengatakan,
“Setiap insan pasti pernah merasakan suka dan duka. Oleh karena itu, jadikanlah sukamu adalah syukur dan dukamu adalah sabar.” Senang dan duka adalah sunatullah yang pasti mewarnai kehidupan ini. Tidak ada seorang manusia pun yang terus merasa senang, dan tidak pula terus dalam duka dan Kesedihan. Semuanya merasakan senang dan duka datang silih berganti. Jangankan kita, generasi terbaik umat ini, para wali Allah, yakni para sahabat Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pun pernah dirundung kesedihan.
.
.
#cahayawanitahijrah

    Perlu kita sadari bahwa kesenangan dunia dan kesengsaraannya adalah ujian dari Tuhan semesta alam. Apakah menjadi hamba yang bersyukur saat diberi nikmat dan sabar saat diberi cobaan, ataukah sebaliknya. Karena dunia ini adalah negeri tempat ujian dan cobaan.
    Allah ‘azza wajalla berfirman,
    “Wahai manusia, Kami akan menguji kalian dengan kesempitan dan kenikmatan, untuk menguji iman kalian. Dan hanya kepada Kamilah kalian akan kembali” (QS. Al-Anbiya: 35). Ikrimah –rahimahullah– pernah mengatakan,
    “Setiap insan pasti pernah merasakan suka dan duka. Oleh karena itu, jadikanlah sukamu adalah syukur dan dukamu adalah sabar.” Senang dan duka adalah sunatullah yang pasti mewarnai kehidupan ini. Tidak ada seorang manusia pun yang terus merasa senang, dan tidak pula terus dalam duka dan Kesedihan. Semuanya merasakan senang dan duka datang silih berganti. Jangankan kita, generasi terbaik umat ini, para wali Allah, yakni para sahabat Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pun pernah dirundung kesedihan.
    .
    .
    #cahayawanitahijrah

    41 1 16 April, 2019
    Bahagia itu memiliki 3 kunci, Jalani, Sabar, Syukuri
.
.
✔ JALANI peranmu sebaik mungkin.. sebagai anak, ibu atau sebagai istri.. .
✔ SABAR dalam menjalani peran yang kita lakukan..
.
✔ SYUKURI atas semua hal baik dan buruk yang terjadi pada kita.
.
.
karena percayalah bahwa sesungguhnya..
.
.
Allah itu Maha Baik
.
tag keluarga,saudara dan sahabat untuk saling mengingatkan dalam kebaikan
.
.
#cahayawanitahijrah #addeen.assalam

    Bahagia itu memiliki 3 kunci, Jalani, Sabar, Syukuri
    .
    .
    ✔ JALANI peranmu sebaik mungkin.. sebagai anak, ibu atau sebagai istri.. .
    ✔ SABAR dalam menjalani peran yang kita lakukan..
    .
    ✔ SYUKURI atas semua hal baik dan buruk yang terjadi pada kita.
    .
    .
    karena percayalah bahwa sesungguhnya..
    .
    .
    Allah itu Maha Baik
    .
    tag keluarga,saudara dan sahabat untuk saling mengingatkan dalam kebaikan
    .
    .
    #cahayawanitahijrah #addeen .assalam

    72 1 14 April, 2019