Search Hashtag & User

#aero18 Instagram Photos & Videos

aero18 - 281 posts

Latest #aero18 Posts

Advertisements

Advertisements

Advertisements

    ✈️KEDIRGANTRAAN ✈️
    Dirgantara ialah ruang yg ada di sekeliling dan melingkupi bumi, terdiri atas ruang udara dan antariksa. Biasanya kata ini digunakan untuk merujuk pada indurstri yang meneliti, merancang, membuat, dan meluncurkan, dan memelihara kendaraan yang terbang ke angkasa. Dirgantara adalah istilah yang luas, yang digunakan di bidang komersial, industri, dan militer.

    Pemerintah Indonesia kembali merintis industri penerbangan dengan menetapkan program pengembangan pesawat udara R80 sebagai salah satu proyek strategis nasional. Penetapan ini dimuat dalam revisi Peraturan Presiden No 3 tahun tahun 2016 tentang Proyek Strategis Nasional yang saat ini tengah disiapkan oleh pemerintah. Seperti diketahui, saat ini pengerjaan pesawat R80 masih dalam tahap desain awal. Meskipun demikian, PT Regio Aviasi Industri (RAI) telah melakukan studi kelayakan pesawat ini di Amerika Serikat.

    #imtaero
    #aero18

    ✈️KEDIRGANTRAAN ✈️
Dirgantara ialah ruang yg ada di sekeliling dan melingkupi bumi, terdiri atas ruang udara dan antariksa. Biasanya kata ini digunakan untuk merujuk pada indurstri yang meneliti, merancang, membuat, dan meluncurkan, dan memelihara kendaraan yang terbang ke angkasa. Dirgantara adalah istilah yang luas, yang digunakan di bidang komersial, industri, dan militer.

Pemerintah Indonesia kembali merintis industri penerbangan dengan menetapkan program pengembangan pesawat udara R80 sebagai salah satu proyek strategis nasional. Penetapan ini dimuat dalam revisi Peraturan Presiden No 3 tahun tahun 2016 tentang Proyek Strategis Nasional yang saat ini tengah disiapkan oleh pemerintah. Seperti diketahui, saat ini pengerjaan pesawat R80 masih dalam tahap desain awal. Meskipun demikian, PT Regio Aviasi Industri (RAI) telah melakukan studi kelayakan pesawat ini di Amerika Serikat.

#imtaero
#aero18
    117 1 7 October, 2018

    KEDIRGANTARAAN INDONESIA

    Dirgantara ialah ruang yg ada di sekeliling dan melingkupi bumi, terdiri atas ruang udara dan antariksa. Biasanya kata ini digunakan untuk merujuk pada industri yang meneliti, merancang, membuat, dan meluncurkan, dan memelihara kendaraan yang terbang ke angkasa. Dirgantara adalah istilah yang luas, yang digunakan di bidang komersial, industri, dan militer.

    Lalu bagaimana dengan kedirgantaraan di indonesia?? Semenjak Revolusi dan Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada tahun 1945. Pembuatan pesawat terbang di Indonesia telah dirintis oleh satuan-satuan angkatan udara. Sejak saat itu orang Indonesia menyadari bahwa sebagai negara kepulauan Indonesia selalu akan membutuhkan sarana transportasi udara, darat, dan laut. Alat tarnsportasi tersebut berguna untuk kelancaran roda pembangunan di segala bidang maupun dari strategi pertahanan keamanan.

    Pada tahun 1946, didirikan Biro Perencanaan dan Konstruksi oleh TRI-Udara Angkatan Udara Indonesia (sekarang TNI-AU) yang di pelopori oleh Wiweko Supono, Nurtanio Pringgoadisurjo, dan Sumarsono, yang mengambil tempat di Magetan, dekat Madiun, Jawa Timur. Pesawat yang pertama kali dibuat pada saat itu adalah NWG-1 (pesawat layang). Di indonesia sendiri ada sebuah industri pesawat yaitu PT. Dirgantara Indonesia (DI) (Indonesian Aerospace Inc.). PT DI adalah industri pesawat terbang yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dan di wilayah Asia Tenggara. Perusahaan ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. DI didirikan pada 26 April 1976 dengan nama PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan BJ Habibie sebagai Presiden Direktur. Industri Pesawat Terbang Nurtanio kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 11 Oktober 1985. Setelah direstrukturisasi, IPTN kemudian berubah nama menjadi Dirgantara Indonesia pada 24 Agustus 2000.

    #imtaero
    #aero18

    KEDIRGANTARAAN INDONESIA

Dirgantara ialah ruang yg ada di sekeliling dan melingkupi bumi, terdiri atas ruang udara dan antariksa. Biasanya kata ini digunakan untuk merujuk pada industri yang meneliti, merancang, membuat, dan meluncurkan, dan memelihara kendaraan yang terbang ke angkasa. Dirgantara adalah istilah yang luas, yang digunakan di bidang komersial, industri, dan militer.

Lalu bagaimana dengan kedirgantaraan di indonesia?? Semenjak Revolusi dan Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada tahun 1945. Pembuatan pesawat terbang di Indonesia telah dirintis oleh satuan-satuan angkatan udara. Sejak saat itu orang Indonesia menyadari bahwa sebagai negara kepulauan Indonesia selalu akan membutuhkan sarana transportasi udara, darat, dan laut. Alat tarnsportasi tersebut berguna untuk kelancaran roda pembangunan di segala bidang maupun dari strategi pertahanan keamanan.

Pada tahun 1946, didirikan Biro Perencanaan dan Konstruksi oleh TRI-Udara Angkatan Udara Indonesia (sekarang TNI-AU) yang di pelopori  oleh Wiweko Supono, Nurtanio Pringgoadisurjo, dan Sumarsono, yang mengambil tempat di Magetan, dekat Madiun, Jawa Timur. Pesawat yang pertama kali dibuat pada saat itu adalah NWG-1 (pesawat layang). Di indonesia sendiri ada sebuah industri pesawat yaitu PT. Dirgantara Indonesia (DI) (Indonesian Aerospace Inc.). PT DI adalah industri pesawat terbang yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dan di wilayah Asia Tenggara. Perusahaan ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. DI didirikan pada 26 April 1976 dengan nama PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan BJ Habibie sebagai Presiden Direktur. Industri Pesawat Terbang Nurtanio kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 11 Oktober 1985. Setelah direstrukturisasi, IPTN kemudian berubah nama menjadi Dirgantara Indonesia pada 24 Agustus 2000.

#imtaero
#aero18
    40 1 7 October, 2018

    [KEDIRGANTARAAN INDONESIA]

    Penerbangan di Indonesia merupakan sarana penting untuk menghubungkan ribuan pulau di Nusantara. Layanan penerbangan yang pernah ada di Indonesia awalnya dirintis di awal abad ke-20. Pada 1 Oktober 1924, industri penerbangan itu menggelar penerbangan lintas benua perdananya, menghubungkan Amsterdam dengan Batavia. Berdasarkan peristiwa ini Indonesia mampu membuat suatu industri penerbangan sendiri dan terus berkembang hingga saat ini.

    Dalam perjalanannya Industri Pesawat yang sekarang bernama PT Dirgantara Indonesia ini tidak hanya memproduksi berbagai jenis pesawat, tetapi juga helikopter, senjata, maintenance service untuk mesin pesawat.

    Perusahanaan ini juga menjadi sub kontraktor untuk industri-industri pesawat terbang di dunia seperti Boeing, Airbus dan lain-lain.

    #IMTAERO
    #AERO18

    [KEDIRGANTARAAN INDONESIA]

Penerbangan di Indonesia merupakan sarana penting untuk menghubungkan ribuan pulau di Nusantara. Layanan penerbangan yang pernah ada di Indonesia awalnya dirintis di awal abad ke-20. Pada 1 Oktober 1924, industri penerbangan itu menggelar penerbangan lintas benua perdananya, menghubungkan Amsterdam dengan Batavia. Berdasarkan peristiwa ini Indonesia mampu membuat suatu industri penerbangan sendiri dan terus berkembang hingga saat ini.

Dalam perjalanannya Industri Pesawat yang sekarang bernama PT Dirgantara Indonesia  ini tidak hanya memproduksi berbagai jenis pesawat, tetapi juga helikopter, senjata, maintenance service untuk mesin pesawat.

Perusahanaan ini juga menjadi sub kontraktor untuk industri-industri pesawat terbang di dunia seperti Boeing, Airbus dan lain-lain.

#IMTAERO
#AERO18
    85 0 7 October, 2018

    [INDUSTRI KEDIRGANTARAAN INDONESIA]

    Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau. Kondisi geografis Indonesia sangat memerlukan pesawat untuk konektivitas antar pulau. Karena itu pesawat komersial sangat penting bagi Indonesia karena merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu industri kedirgantaraan memiliki peran yang sangat penting.

    Pada tahun 1946, Indonesia mendirikan Biro Perencanaan dan Konstruksi oleh TRI-Udara Angkatan Udara Indonesia (sekarang TNI-AU) yang di pelopori oleh Wiweko Supono, Nurtanio Pringgoadisurjo, dan Sumarsono, yang mengambil tempat di Magetan, dekat Madiun, Jawa Timur. Pesawat yang pertama kali dibuat pada saat itu adalah NWG-1.

    Untuk lebih meningkatkan kemampuan dalam industri pesawat terbang maka sesuai dengan keputusan Menteri Kepala Staff Angkatan Udara No. 448 Tanggal 1 Agustus 1960, didirikanlah Lembaga Persiapan Industri Penerbangan ( LAPIP ). LAPIP diresmikan pada tanggal 16 Desember 1961.

    Pada tanggal 21 Maret 1966 Marsekal pertama Nurtanio gugur dalam kecelakaan pesawat terbang, sebagai tanda penghormatan atas jasa beliau, maka LAPIP diubah namanya menjadi Lembaga Industri Pesawat Terbang Nurtanio (LIPNUR). Pada 26 April 1976. LIPNUR berganti nama menjadi PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan BJ Habibie sebagai Presiden Direktur.

    Pada 11 Oktober 1985 Industri Pesawat Terbang Nurtanio berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara.
    Pada tahun 2000. IPTN merumuskan kembali untuk mewujudkan spirit ‘Nurtanio 2000’ yang menekankan pada penerapan baru, berorientasi bisnis, strategi untuk memenuhi situasi dengan struktur baru.
    Pada tanggal 24 Agustus 2000 setelah direstrukturisasi, IPTN kemudian berubah nama menjadi PT.Dirgantara Indonesia, diresmikan di Bandung oleh Presiden RI ke-4 Alm. Bapak Presiden K.H. Abdurrahman Wahid.

    #IMTAERO
    #AERO18

    [INDUSTRI KEDIRGANTARAAN INDONESIA]

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau. Kondisi geografis Indonesia sangat memerlukan pesawat untuk konektivitas antar pulau. Karena itu pesawat komersial sangat penting bagi Indonesia karena merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu industri kedirgantaraan memiliki peran yang sangat penting.

Pada tahun 1946, Indonesia mendirikan Biro Perencanaan dan Konstruksi oleh TRI-Udara Angkatan Udara Indonesia (sekarang TNI-AU) yang di pelopori  oleh Wiweko Supono, Nurtanio Pringgoadisurjo, dan Sumarsono, yang mengambil tempat di Magetan, dekat Madiun, Jawa Timur. Pesawat yang pertama kali dibuat pada saat itu adalah NWG-1.

Untuk lebih meningkatkan kemampuan dalam industri pesawat terbang maka sesuai dengan keputusan Menteri Kepala Staff Angkatan Udara No. 448 Tanggal 1 Agustus 1960, didirikanlah Lembaga Persiapan Industri Penerbangan ( LAPIP ). LAPIP diresmikan pada tanggal 16 Desember 1961.

Pada tanggal 21 Maret 1966 Marsekal pertama Nurtanio gugur dalam kecelakaan pesawat terbang, sebagai tanda penghormatan atas jasa beliau, maka LAPIP diubah namanya menjadi Lembaga Industri Pesawat Terbang Nurtanio (LIPNUR). Pada 26 April 1976. LIPNUR berganti nama menjadi PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan BJ Habibie sebagai Presiden Direktur.

Pada 11 Oktober 1985 Industri Pesawat Terbang Nurtanio berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara. 
Pada tahun 2000. IPTN merumuskan kembali untuk mewujudkan spirit ‘Nurtanio 2000’ yang menekankan pada penerapan baru, berorientasi bisnis, strategi untuk memenuhi situasi dengan struktur baru. 
Pada tanggal 24 Agustus 2000 setelah direstrukturisasi, IPTN kemudian berubah nama menjadi PT.Dirgantara Indonesia, diresmikan di Bandung oleh Presiden RI ke-4 Alm. Bapak Presiden K.H. Abdurrahman Wahid.

#IMTAERO
#AERO18
    47 0 7 October, 2018

    [Kedirgantaraan]
    Dirgantara ialah ruang yg ada di sekeliling dan melingkupi bumi, terdiri atas ruang udara dan antariksa. Biasanya kata ini digunakan untuk merujuk pada industri yang meneliti, merancang, membuat, dan meluncurkan, dan memelihara kendaraan yang terbang ke angkasa. Kedirgantaraan di Indonesia sendiri semakin berkembang yang di sokong banyak industri diantaranya PT DI.
    PT DI memproduksi berbagai pesawat diantaranya pesawat gelatik (PZL) yang merupakan pesawat serbaguna hasil lisensi dari varian PZL-104 Wilga dari Polandia. Pesawat ini memiliki kemampuan STOL (short take off and landing) yang menggunakan desain high wing serta mengandalkan mesin Continental O-470-I atau O-470-L 6 silinder dengan pendingin udara, yang mampu memberikan kecepatan setinggi 203 km/h dan jarak jangkau 800 km.
    Pesawat Gelatik ini dilengkapi dengan brake handle, pump-switch, emergency release handle, pressure gauge, am-meter, shut off valve dan master cylinder actuater assembly. Selain itu, untuk kepentingan agricultural (Pertanian)pesawat ini juga memiliki spray boom.Penerbangan perdana Gelatik dilaksanakan pada 30 Desember 1963,
    #imtaero
    #aero18

    [Kedirgantaraan]
Dirgantara ialah ruang yg ada di sekeliling dan melingkupi bumi, terdiri atas ruang udara dan antariksa. Biasanya kata ini digunakan untuk merujuk pada industri yang meneliti, merancang, membuat, dan meluncurkan, dan memelihara kendaraan yang terbang ke angkasa. Kedirgantaraan di Indonesia sendiri semakin berkembang yang di sokong banyak industri diantaranya PT DI. 
PT DI memproduksi berbagai pesawat diantaranya pesawat gelatik (PZL) yang merupakan pesawat serbaguna hasil lisensi dari varian PZL-104 Wilga dari Polandia. Pesawat ini memiliki kemampuan STOL (short take off and landing) yang menggunakan desain high wing serta mengandalkan mesin Continental O-470-I atau O-470-L 6 silinder dengan pendingin udara, yang mampu memberikan kecepatan setinggi 203 km/h dan jarak jangkau 800 km. 
Pesawat Gelatik ini dilengkapi dengan brake handle, pump-switch, emergency release handle, pressure gauge, am-meter, shut off valve dan master cylinder actuater assembly. Selain itu, untuk kepentingan agricultural (Pertanian)pesawat ini juga memiliki spray boom.Penerbangan perdana Gelatik dilaksanakan pada 30 Desember 1963, 
#imtaero
#aero18
    0 0 7 October, 2018

    [KEDIRGANTARAAN INDONESIA]

    N219 merupakan pesawat penumpangkapasitas 19 penumpang yang digerakkan dengan dua mesin turboprop produksi Pratt and Whitney Aircraft of Canada Limited PT6A–42 masing-masing bertenaga 850 SHP. Pesawat ini mampu terbang dan mendarat di landasan pendek sehingga mudah beroperasi di daerah-daerah terpencil.

    Pesawat ini terbuat dari logam dan dirancang untuk mengangkut penumpang maupunkargo. Pesawat yang dibuat dengan memenuhi persyaratan FAR 23 ini dirancang memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel yang memastikan bahwa pesawat ini bisa dipakai untuk mengangkut penumpang dan juga kargo.

    Pesawat N219 bisa digunakan untuk mengangkut penumpang sipil, angkutan militer, angkutan barang atau kargo, evakuasi medis, hingga bantuan saat bencana alam. Dengan kelebihan tersebut, pesawat ini juga lebih murah dibandingkan pesawat sejenisnya, yaitu Twin Otter.

    Pesawat N219 memiliki kecepatan maksimum mencapai 210 knot, dan kecepatan terendah mencapai 59 knot. Artinya kecepatan cukup rendah namun pesawat masih bisa terkontrol, ini penting terutama saat memasuki wilayah tebing dan pegunungan.

    PTDI telah sukses melakukan uji terbang perdana pesawat N219 pada tanggal 16 Agustus 2017 lalu. Uji terbang dilakukan menggunakan purwarupa pesawat N219 selama 340 jam untuk mendapatkan type certificate (TC). Setelah melakukan uji coba penerbangan beberapa kali, pada 10 November 2017 pesawat N219 diberi nama “Nurtanio” oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, bertempat di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Nama "Nurtanio" dipilih oleh Presiden sebagai penghargaan kepada Laksamana Muda Udara (Anumerta)Nurtanio Pringgoadisuryo yang merupakan sosok perintis industri pesawat terbang Indonesia.
    #IMTAERO
    #AERO18

    [KEDIRGANTARAAN INDONESIA]

N219 merupakan pesawat penumpangkapasitas 19 penumpang yang digerakkan dengan dua mesin turboprop produksi Pratt and Whitney Aircraft of Canada Limited PT6A–42 masing-masing bertenaga 850 SHP. Pesawat ini mampu terbang dan mendarat di landasan pendek sehingga mudah beroperasi di daerah-daerah terpencil.

Pesawat ini terbuat dari logam dan dirancang untuk mengangkut penumpang maupunkargo. Pesawat yang dibuat dengan memenuhi persyaratan FAR 23 ini dirancang memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel yang memastikan bahwa pesawat ini bisa dipakai untuk mengangkut penumpang dan juga kargo.

Pesawat N219 bisa digunakan untuk mengangkut penumpang sipil, angkutan militer, angkutan barang atau kargo, evakuasi medis, hingga bantuan saat bencana alam. Dengan kelebihan tersebut, pesawat ini juga lebih murah dibandingkan pesawat sejenisnya, yaitu Twin Otter.

Pesawat N219 memiliki kecepatan maksimum mencapai 210 knot, dan kecepatan terendah mencapai 59 knot. Artinya kecepatan cukup rendah namun pesawat masih bisa terkontrol, ini penting terutama saat memasuki wilayah tebing dan pegunungan.

PTDI telah sukses melakukan uji terbang perdana pesawat N219 pada tanggal 16 Agustus 2017 lalu. Uji terbang dilakukan menggunakan purwarupa pesawat N219 selama 340 jam untuk mendapatkan type certificate (TC). Setelah melakukan uji coba penerbangan beberapa kali, pada 10 November 2017 pesawat N219 diberi nama “Nurtanio” oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, bertempat di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Nama "Nurtanio" dipilih oleh Presiden sebagai penghargaan kepada Laksamana Muda Udara (Anumerta)Nurtanio Pringgoadisuryo yang merupakan sosok perintis industri pesawat terbang Indonesia. 
#IMTAERO
#AERO18
    54 4 7 October, 2018

    [UAV]

    UAV(Unmanned Aircraft Vehicle), atau dalam bahasa indonesia berarti pesawat tanpa awak. UAV adalah sebuah pesawat yang mempunyai kendali jarak jauh, bahkan mampu mengendalikan dirinya sendiri dengan remote control serta program khusus yang telah dibuat. UAV juga mengadaptasikan hukum aerodinamika agar bisa terbang. UAV bisa diberi muatan berupa senjata maupun kamera.

    Awal penggunaannya, UAV digunakan didalam dunia militer. Pada perang dunia ke 2, UAV digunakan untuk latihan menembak target oleh para tentara. Selain itu, saat perang di Vietnam militer as mengakui menggunakan UAV untuk mengatasi kematian pilot mereka yang tinggi.

    Namun sekarang penggunaan UAV begitu luas baik dalam skala kecil maupun besar. UAV tidak hanya digunakan untuk militer saja, namun juga digunakan dalam jurnalisme, penanggulangan bencana, perfilman, pemetaan tempat dan masih banyak lagi.
    #IMTAERO
    #AERO18

    [UAV]

UAV(Unmanned Aircraft Vehicle), atau dalam bahasa indonesia berarti pesawat tanpa awak. UAV adalah sebuah pesawat yang mempunyai kendali jarak jauh, bahkan mampu mengendalikan dirinya sendiri dengan remote control serta program khusus yang telah dibuat. UAV juga mengadaptasikan hukum aerodinamika agar bisa terbang.  UAV bisa diberi muatan berupa senjata maupun kamera.

Awal penggunaannya, UAV digunakan didalam dunia militer. Pada perang dunia ke 2, UAV digunakan untuk latihan menembak target oleh para tentara. Selain itu, saat perang di Vietnam militer as mengakui menggunakan UAV untuk mengatasi kematian pilot mereka yang tinggi.

Namun sekarang penggunaan UAV begitu luas baik dalam skala kecil maupun besar. UAV tidak hanya digunakan untuk militer saja, namun juga digunakan dalam jurnalisme, penanggulangan bencana, perfilman, pemetaan tempat dan masih banyak lagi. 
#IMTAERO
#AERO18
    41 12 7 October, 2018

    Asal-usul dunia kedirgantaraan memang selalu mengundang perdebatan. Konon, peradaban pertama yang bercita-cita untuk bisa terbang adalah bangsa Cina. Para ahli menyatakan, upaya penerbangan yang dilakukan secara terkontrol yang dapat dibuktikan kesahihannya terjadi pada abad ke-9 M. Karena sejatinya, bila berbicara sejarah penerbangan akan berhubungan erat dengan perkembangan penerbangan mekanis, mulai dari penerbangan yang digerakkan dengan meluncur hingga ke yang lebih modern lagi. Peradaban Islam Spanyol di bawah kekuasaan Kekhalifahan Cordoba telah menjadi saksi uji coba penerbangan yang dilakukan Ibnu Firnas. Ilmuwan Muslim serbabisa itu melakukan uji coba penerbangannya pada tahun 852 M. Ibnu Firnas membuat satu set sayap yang terbuat dari kain yang dikeraskan dengan kayu. Dengan peralatan seperti payung. Pada uji coba pertama itu, dia tak bisa terbang, Ibnu Firnas kembali melakukan uji coba terbang. Menggunakan semacam pesawat terbang berupa sayap yang dilekatkan pada tubuhnya. Saat mencoba penerbangan yang dilakukan Ibnu Firnas itu telah memberi inspirasi kepada Eilmer Malmesbury, seorang ilmuwan Inggris. Sekitar abad ke-10 M, seorang ilmuwan Turki yang tak disebutkan namanya juga sempat melakukan uji coba penerbangan. Dengan dua sayap dari kayu lebar yang direkatkan pada tubuhnya, orang Turki itu loncat dari atap sebuah masjid. Sayangnya, dia gagal mendarat dengan selamat. Upaya serupa juga dilakukan orang Turki pada tahun 1162 M. Namun, belum berhasil. Pengembangan penerbangan di dunia Islam kembali berkembang di era kekuasaan Kekhalifahan Usmani Turki. Seorang penjelajah Muslim bernama Evliya Celebi melaporkan pada tahun 1630 M sampai 1632 M, sarjana serbabisa Hezarfen Ahmet Celebi menggunakan pesawat bersayap berhasil terbang melintasi Sekat Basporus. Peradaban Islam Turki tercatat lebih awal dalam melakukan pengkajian ilmiah terhadap dunia penerbangan sebelum dunia Kristen Eropa. seorang sarjana Turki telah melakukan kajian untuk menemukan penyebab fisik yang bisa membuat terbang.
    Penelitian itulah menjadi sumbangan penting peradaban Islam bagian dunia penerbangan.
    #IMTAERO
    #AERO18

    Asal-usul dunia kedirgantaraan memang selalu mengundang perdebatan. Konon, peradaban pertama yang bercita-cita untuk bisa terbang adalah bangsa Cina.  Para ahli menyatakan, upaya penerbangan yang dilakukan secara terkontrol yang dapat dibuktikan kesahihannya terjadi pada abad ke-9 M. Karena sejatinya, bila berbicara sejarah penerbangan akan berhubungan erat dengan perkembangan penerbangan mekanis, mulai dari penerbangan yang digerakkan dengan meluncur hingga ke yang lebih modern lagi. Peradaban Islam Spanyol di bawah kekuasaan Kekhalifahan Cordoba telah menjadi saksi uji coba penerbangan yang dilakukan Ibnu Firnas. Ilmuwan Muslim serbabisa itu melakukan uji coba penerbangannya pada tahun 852 M. Ibnu Firnas membuat satu set sayap yang terbuat dari kain yang dikeraskan dengan kayu. Dengan peralatan seperti payung. Pada uji coba pertama itu, dia tak bisa terbang, Ibnu Firnas kembali melakukan uji coba terbang. Menggunakan semacam pesawat terbang berupa sayap yang dilekatkan pada tubuhnya. Saat mencoba penerbangan yang dilakukan Ibnu Firnas itu telah memberi inspirasi kepada Eilmer Malmesbury, seorang ilmuwan Inggris. Sekitar abad ke-10 M, seorang ilmuwan Turki yang tak disebutkan namanya juga sempat melakukan uji coba penerbangan. Dengan dua sayap dari kayu lebar yang direkatkan pada tubuhnya, orang Turki itu loncat dari atap sebuah masjid. Sayangnya, dia gagal mendarat dengan selamat. Upaya serupa juga dilakukan orang Turki pada tahun 1162 M. Namun, belum berhasil. Pengembangan penerbangan di dunia Islam kembali berkembang di era kekuasaan Kekhalifahan Usmani Turki. Seorang penjelajah Muslim bernama Evliya Celebi melaporkan pada tahun 1630 M sampai 1632 M, sarjana serbabisa Hezarfen Ahmet Celebi menggunakan pesawat bersayap berhasil terbang melintasi Sekat Basporus. Peradaban Islam Turki tercatat lebih awal dalam melakukan pengkajian ilmiah terhadap dunia penerbangan sebelum dunia Kristen Eropa. seorang sarjana Turki telah melakukan kajian untuk menemukan penyebab fisik yang bisa membuat terbang.
Penelitian itulah menjadi sumbangan penting peradaban Islam bagian dunia penerbangan.
#IMTAERO
#AERO18
    51 1 6 October, 2018

    [Tim Aerobatik Jupiter TNI Angkatan Udara]
     Jupiter Aerobatic Team TNI AU disingkat JAT merupakan salah satu tim aerobatik milik TNI Angkatan Udara dalam bentuk Skadron Khusus yang terbentuk sejak tahun 1996. Awalnya, tim ini hanya menggunakan 4 pesawat model Hawk MK-53. Namun, Jupiter Aerobatik Team sempat vakum sejak tahun 2002 dan mulai muncul kembali ke permukaan tahun 2008 dengan pesawat latih KT-1B Woong Bee buatan Korsel yang berjumlah 8 buah. Team aerobatic ini menggunakan nama “JUPITER” sebagai ‘call sign’ (panggilan) para Instruktur Terbang TNI AU. Semua anggota dari Jupiter Aerobatic Team (JAT) adalah instruktur terbang. Pertunjukkan pertama di depan masyarakat umum dilakukan pada tanggal 4 Juli 2008 di Yogyakarta dan yang kedua di Jakarta pada bulan November 2008. Sebanyak 8 pesawat latih KT-1B Woong Bee buatan Korea Selatan yang dicat dengan warna Merah-Putih, menjadi bagian tim ini.

    Nama Jupiter berasal dari sebutan bagi para instruktur penerbang yang mengajar di Lanud Adisutjipto. Tampil pertama kali pada HUT TNI tanggal 5 Oktober 1997 dengan menggunakan 4 pesawat MK 53 HS Hawk. namun karena sesuatu dan lain hal kegiatan tersebut dihentikan pada tahun 2002. Setelah vacum selama beberapa tahun, pada awal tahun 2008 TNI AU mulai merintis kembali team aerobaticnya dengan menggunakan pesawat KT 1 Woongbee buatan korea yang memperkuat Skadron Pendidikan 102. Tampil pertama kali dengan 4 pesawat pada tanggal 4 Juli 2008 pada upacara wingday Sekolah Penerbang TNI AU. Tampilan baru yang lebih menawan diawali pada awal 2011 dengan menggunakan 6 pesawat yang telah di cat merah putih dengan manuver yang lebih bervariasi.

    #imtaero
    #aero18

    [Tim Aerobatik Jupiter TNI Angkatan Udara]
 Jupiter Aerobatic Team TNI AU disingkat JAT merupakan salah satu tim aerobatik milik TNI Angkatan Udara dalam bentuk Skadron Khusus yang terbentuk sejak tahun 1996. Awalnya, tim ini hanya menggunakan 4 pesawat model Hawk MK-53. Namun, Jupiter Aerobatik Team sempat vakum sejak tahun 2002 dan mulai muncul kembali ke permukaan tahun 2008 dengan pesawat latih KT-1B Woong Bee buatan Korsel yang berjumlah 8 buah. Team aerobatic ini menggunakan nama “JUPITER” sebagai ‘call sign’ (panggilan) para Instruktur Terbang TNI AU. Semua anggota dari Jupiter Aerobatic Team (JAT) adalah instruktur terbang. Pertunjukkan pertama di depan masyarakat umum dilakukan pada tanggal 4 Juli 2008 di Yogyakarta dan yang kedua di Jakarta pada bulan November 2008. Sebanyak 8 pesawat latih KT-1B Woong Bee buatan Korea Selatan yang dicat dengan warna Merah-Putih, menjadi bagian tim ini.

Nama Jupiter berasal dari sebutan bagi para instruktur penerbang yang mengajar di Lanud Adisutjipto. Tampil pertama kali pada HUT TNI tanggal 5 Oktober 1997 dengan menggunakan 4 pesawat MK 53 HS Hawk. namun karena sesuatu dan lain hal kegiatan tersebut dihentikan pada tahun 2002. Setelah vacum selama beberapa tahun, pada awal tahun 2008 TNI AU mulai merintis kembali team aerobaticnya dengan menggunakan pesawat KT 1 Woongbee buatan korea yang memperkuat Skadron Pendidikan 102. Tampil pertama kali dengan 4 pesawat pada tanggal 4 Juli 2008 pada upacara wingday Sekolah Penerbang TNI AU. Tampilan baru yang lebih menawan diawali pada awal 2011 dengan menggunakan 6 pesawat yang telah di cat merah putih dengan manuver yang lebih bervariasi.

#imtaero
#aero18
    51 0 6 October, 2018

Advertisements

    [KEDIRGANTARAAN INDONESIA]

    Pengembangan industri kedirgantaraan Indonesia menjadi urgensi penetapan Peraturan Pemerintah tentang Pemberdayaan Industri dan Pengembangan Teknologi Penerbangan. Pertumbuhan penumpang transportasi udara selain berfungsi menghubungkan daerah-daerah kepulauan di seluruh Indonesia juga membuka berbagai peluang bagi pengembangan industri kedirgantaraan dan industri pendukung di Indonesia. Dalam UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan menyebutkan industri terkait penerbangan terdiri dari 7 jenis yaitu industri rancang bangun dan produksi pesawat udara; industri perawatan pesawat udara; industri mesin, baling – baling, dan komponen pesawat; industri fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan; industri teknologi informasi dan navigasi penerbangan; industri kebandarudaraan; dan fasilitas pendidikan dan peralatan personel penerbangan. Tiap jenis industri tersebut memiliki tantangan dan peluang masing-masing.
    Transportasi udara merupakan bisnis yang saat ini sangat berkembang di Indonesia. Data Direktorat jenderal perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menunjukkan total penumpang pesawat terbang di Indonesia tahun 2012 telah mencapai 77.221.559 penumpang tujuan domestik dan internasional. Pertumbuhan penumpang menggunakan pesawat udara sejak tahun 2007 hingga 2016 diprediksi mengalamai pertumbuhan sebanyak 13,4% domestik dan 19,3% internasional.

    #imtaero
    #aero18

    [KEDIRGANTARAAN INDONESIA]

Pengembangan industri kedirgantaraan Indonesia menjadi urgensi penetapan Peraturan Pemerintah tentang Pemberdayaan Industri dan Pengembangan Teknologi Penerbangan. Pertumbuhan penumpang transportasi udara selain berfungsi menghubungkan daerah-daerah kepulauan di seluruh Indonesia juga membuka berbagai peluang bagi pengembangan industri kedirgantaraan dan industri pendukung di Indonesia. Dalam UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan menyebutkan industri terkait penerbangan terdiri dari 7 jenis yaitu industri rancang bangun dan produksi pesawat udara; industri perawatan pesawat udara; industri mesin, baling – baling, dan komponen pesawat; industri fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan; industri teknologi informasi dan navigasi penerbangan; industri kebandarudaraan; dan fasilitas pendidikan dan peralatan personel penerbangan. Tiap jenis industri tersebut memiliki tantangan dan peluang masing-masing. 
Transportasi udara merupakan bisnis yang saat ini sangat berkembang di Indonesia. Data Direktorat jenderal perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menunjukkan total penumpang pesawat terbang di Indonesia tahun 2012 telah mencapai 77.221.559 penumpang tujuan domestik dan internasional. Pertumbuhan penumpang menggunakan pesawat udara sejak tahun 2007 hingga 2016 diprediksi mengalamai pertumbuhan sebanyak 13,4% domestik dan 19,3% internasional.

#imtaero
#aero18
    155 2 6 October, 2018

    Kedirgantaraan Indonesia
    Penerbangan di Indonesia merupakan sarana penting untuk menghubungkan ribuan pulau di Nusantara. Layanan penerbangan yang pernah ada di Indonesia awalnya dirintis di awal abad ke-20. Pada 1 Oktober 1924, industri penerbangan itu menggelar penerbangan lintas benua perdananya, menghubungkan Amsterdam dengan Batavia. Hingga indonesia membuat suatu PT penerbangan yang akhirnya berkembang yaitu :
    PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio
    Jakarta, Indonesia
    23 Agustus 1976
    PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara
    Jakarta, Indonesia
    11 Oktober 1985

    PT. Dirgantara Indonesia
    Bandung, Indonesia
    24 Agustus 2000

    Berkaca dari sejarah ternyata dunia penerbangan di indonesia pun sudah semakin berkembang, dengan perkembangan yang telah di capai ini pastinya tidak mustahil jika indonesia bisa membuat inovasi baru yang menguntungkan untuk kedepannya.
    Menurut saya inovasi yang mungkin bisa dicapai oleh dunia penerbangan di Indonesia adalah Dalam beberapa tahun ke depan, penerbangan regional mungkin saja memanfaatkan pesawat terbang yang diterbangkan dengan daya listrik, bukan bahan bakar semisal avtur.

    Jika mobil Tesla dikenal sebagai mobil bertenaga listrik yang diduga akan membawa perubahan, pesawat terbang kecil bertenaga listrik buatan Zunum Aero diduga juga akan membawa perubahan dalam dunia penerbangan.

    Tujuan produksi pesawat terbang itu adalah untuk menghadirkan pesawat-pesawat terbang yang lebih ramah lingkungan
    #IMTAERO
    #AERO18

    Kedirgantaraan Indonesia
Penerbangan di Indonesia merupakan sarana penting untuk menghubungkan ribuan pulau di Nusantara. Layanan penerbangan yang pernah ada di Indonesia awalnya dirintis di awal abad ke-20. Pada 1 Oktober 1924, industri penerbangan itu menggelar penerbangan lintas benua perdananya, menghubungkan Amsterdam dengan Batavia. Hingga indonesia membuat suatu PT penerbangan yang akhirnya berkembang yaitu :
PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio 
Jakarta, Indonesia 
23 Agustus 1976 
PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara
Jakarta, Indonesia 
11 Oktober 1985

PT. Dirgantara Indonesia 
Bandung, Indonesia 
24 Agustus 2000

Berkaca dari sejarah ternyata dunia penerbangan di indonesia pun sudah semakin berkembang, dengan perkembangan yang telah di capai ini pastinya tidak mustahil jika indonesia bisa membuat inovasi baru yang menguntungkan untuk kedepannya. 
Menurut saya inovasi yang mungkin bisa dicapai oleh dunia penerbangan di Indonesia adalah Dalam beberapa tahun ke depan, penerbangan regional mungkin saja memanfaatkan pesawat terbang yang diterbangkan dengan daya listrik, bukan bahan bakar semisal avtur.

Jika mobil Tesla dikenal sebagai mobil bertenaga listrik yang diduga akan membawa perubahan, pesawat terbang kecil bertenaga listrik buatan Zunum Aero diduga juga akan membawa perubahan dalam dunia penerbangan.

Tujuan produksi pesawat terbang itu adalah untuk menghadirkan pesawat-pesawat terbang yang lebih ramah lingkungan 
#IMTAERO
#AERO18
    142 24 6 October, 2018

    [PESAWAT TEMPUR BAE HAWK 209]
    Hawk merupakan sebuah pesawat jet latih (trainer) interim untuk pesawat tempur jet generasi 4 ( F-16, F-15, dll) menggunakan radar modern APG-66 ( khusus varian Mk 200 ) dan rudal AIM-9 Sidewinder. Hawk Mk 109 / 209 merupakan kode untuk Hawker-Siddeley Hawk yang diekspor ke Indonesia yang mulai melengkapi TNI-AU sejak tahun 1997 (pada tahun 1980-an, TNI-AU juga pernah membeli sejumlah Hawk Mk 53). Hawk Mk 209 merupakan varian single seater dari keluarga Hawk. Pesawat jet ini dikhususkan untuk mengemban misi air superiority dan ground attack.Malaysia juga memiliki sejumlah Hawk Mk 108 / 208 yang merupakan varian Hawk pertama yang bisa melakukan in-flight refuelling.
    #IMTAERO
    #AERO18

    [PESAWAT TEMPUR BAE HAWK 209] 
Hawk merupakan sebuah pesawat jet latih (trainer) interim untuk pesawat tempur jet generasi 4 ( F-16, F-15, dll) menggunakan radar modern APG-66 ( khusus varian Mk 200 ) dan rudal AIM-9 Sidewinder. Hawk Mk 109 / 209 merupakan kode untuk Hawker-Siddeley Hawk yang diekspor ke Indonesia yang mulai melengkapi TNI-AU sejak tahun 1997 (pada tahun 1980-an, TNI-AU juga pernah membeli sejumlah Hawk Mk 53). Hawk Mk 209 merupakan varian single seater dari keluarga Hawk. Pesawat jet ini dikhususkan untuk mengemban misi air superiority dan ground attack.Malaysia juga memiliki sejumlah Hawk Mk 108 / 208 yang merupakan varian Hawk pertama yang bisa melakukan in-flight refuelling. 
#IMTAERO
#AERO18
    127 7 6 October, 2018

    [Boeing Mulai Produksi Pesawat Sayap Tekuk- B777X]
    .
    Boeing resmi memulai produksi pesawat widebody B777X di pabriknya di Everett, Seattle, Washington, AS. Pesawat B777X yang mulai dibangun ini adalah pesawat prototype yang dijadwalkan bakal terbang perdana pada 2019 dan mulai dioperasikan maskapai pada 2020.
    Bentang sayap B777X bisa mencapai 71 meter, lebih panjang 6 meter dibanding versi klasik saat ini. Sayap B777X juga bisa dilipat ujungnya untuk memudahkan manuver pesawat saat di bandara.
    B777X mengombinasikan proyek B777 yang berumur 20 tahun dengan teknologi modern yang dimiliki B787. Pesawat ini digadang-gadang bakal memiliki sayap komposit terpanjang yang ada hingga saat ini.
    Meski sayap B777X berbahan komposit layaknya B787, namun bodinya tetap menggunakan bahan aluminum. Beragam model B777X akan menampung 350 hingga 400 kursi, dengan desain interior yang mirip dengan B787. B777X akan ditenagai oleh dua mesin turbofan GE9X buatan General Electrics (GE).
    .
    The 777X family includes the 777-8X and the 777-9X. The 777X will be the largest and most efficient twin-engine jet in the world, with 12 percent lower fuel consumption and 10 percent lower operating costs than the competition.
    Opening new growth opportunities for airlines, the 777-9X offers seating for more than 400 passengers, depending on an airline’s configuration choices. With a range of more than 8,200 nautical miles (15,185 km), the airplane will have the lowest operating cost per seat of any commercial airplane.
    The second member of the family, the 777-8X, will be the most flexible jet in the world. The airplane will seat 350 passengers and offer an incredible range capability of more than 9,300 nautical miles (17,220 km). The 777X introduces the latest technologies in multiple places, including the most advanced commercial engine ever – the GE9X by GE Aviation – and an all-new high-efficiency composite wing that has a longer span than today’s 777. The airplane’s folding, raked wingtip and optimized span deliver greater efficiency, significant fuel savings and complete airport gate compatibility.
    .
    .
    Source: Aviatren.com
    #IMTAERO
    #AERO18

    [Boeing Mulai Produksi Pesawat Sayap Tekuk- B777X]
. 
Boeing resmi memulai produksi pesawat widebody B777X di pabriknya di Everett, Seattle, Washington, AS. Pesawat B777X yang mulai dibangun ini adalah pesawat prototype yang dijadwalkan bakal terbang perdana pada 2019 dan mulai dioperasikan maskapai pada 2020.
Bentang sayap B777X bisa mencapai 71 meter, lebih panjang 6 meter dibanding versi klasik saat ini. Sayap B777X juga bisa dilipat ujungnya untuk memudahkan manuver pesawat saat di bandara.
B777X mengombinasikan proyek B777 yang berumur 20 tahun dengan teknologi modern yang dimiliki B787. Pesawat ini digadang-gadang bakal memiliki sayap komposit terpanjang yang ada hingga saat ini.
Meski sayap B777X berbahan komposit layaknya B787, namun bodinya tetap menggunakan bahan aluminum. Beragam model B777X akan menampung 350 hingga 400 kursi, dengan desain interior yang mirip dengan B787. B777X akan ditenagai oleh dua mesin turbofan GE9X buatan General Electrics (GE).
.
The 777X family includes the 777-8X and the 777-9X. The 777X will be the largest and most efficient twin-engine jet in the world, with 12 percent lower fuel consumption and 10 percent lower operating costs than the competition. 
Opening new growth opportunities for airlines, the 777-9X offers seating for more than 400 passengers, depending on an airline’s configuration choices. With a range of more than 8,200 nautical miles (15,185 km), the airplane will have the lowest operating cost per seat of any commercial airplane. 
The second member of the family, the 777-8X, will be the most flexible jet in the world. The airplane will seat 350 passengers and offer an incredible range capability of more than 9,300 nautical miles (17,220 km). The 777X introduces the latest technologies in multiple places, including the most advanced commercial engine ever – the GE9X by GE Aviation – and an all-new high-efficiency composite wing that has a longer span than today’s 777. The airplane’s folding, raked wingtip and optimized span deliver greater efficiency, significant fuel savings and complete airport gate compatibility.
.
.
Source: Aviatren.com
#IMTAERO
#AERO18
    84 1 6 October, 2018

    [Kedirgantara Indonesia]
    .
    Bicara pesawat, jelas bukan soal modelnya yang utama seperti halnya motor dan mobil, melainkan performa dan tingkat efisiensinya. Dirgantara Indonesia tidak hanya memproduksi berbagai pesawat tetapi juga helikopter, senjata, menyediakan pelatihan dan jasa pemeliharaan (maintenance service) untuk mesin-mesin pesawat. Dirgantara Indonesia juga menjadi sub-kontraktor untuk industri-industri pesawat terbang besar di dunia seperti Boeing, Airbus, General Dynamic, Fokker dan lain sebagainya.
    .
    Dirgantara Indonesia pernah mempunyai karyawan sampai 16 ribu orang. Karena krisis ekonomi yang melanda Indonesia, Dirgantara Indonesia melakukan rasionalisasi karyawannya hingga menjadi berjumlah sekitar 4000 orang.
    Tahun 2012 merupakan momen kebangkitan Dirgantara Indonesia. Pada awal 2012 Dirgantara Indonesia berhasil mengirimkan 4 pesawat CN235 pesanan Korea Selatan. Selain itu Dirgantara Indonesia juga sedang berusaha menyelesaikan 3 pesawat CN235 pesanan TNI AL, dan 24 Heli Super Puma dari EUROCOPTER.
    .
    Inovasi terkini adalah pesawat N219 yang dikembangkan dari nol dan memakan waktu tiga tahun sejak 2014. Rencananya, pesawat ini diuji coba pada Agustus 2016 dan diluncurkan tahun 2017.Produk ini dirancang bisa mengangkut lebih banyak. Ruang dalam pesawat lebih luas dan tinggi langit-langitnya. Jadi, orang di dalam tidak harus membungkuk. Komponennya juga sudah 60% lokal.
    .
    #IMTAERO
    #Aero18
    .
    Sumber : https://swa.co.id/swa/business-strategy/ini-hasil-inovasi-berjamaah-dirgantara-indonesia , https://id.m.wikipedia.org/wiki/Dirgantara_Indonesia

    [Kedirgantara Indonesia]
.
Bicara pesawat, jelas bukan soal modelnya yang utama seperti halnya motor dan mobil, melainkan performa dan tingkat efisiensinya. Dirgantara Indonesia tidak hanya memproduksi berbagai pesawat tetapi juga helikopter, senjata, menyediakan pelatihan dan jasa pemeliharaan (maintenance service) untuk mesin-mesin pesawat. Dirgantara Indonesia juga menjadi sub-kontraktor untuk industri-industri pesawat terbang besar di dunia seperti Boeing, Airbus, General Dynamic, Fokker dan lain sebagainya.
.
Dirgantara Indonesia pernah mempunyai karyawan sampai 16 ribu orang. Karena krisis ekonomi yang melanda Indonesia, Dirgantara Indonesia melakukan rasionalisasi karyawannya hingga menjadi berjumlah sekitar 4000 orang.
Tahun 2012 merupakan momen kebangkitan Dirgantara Indonesia. Pada awal 2012 Dirgantara Indonesia berhasil mengirimkan 4 pesawat CN235 pesanan Korea Selatan. Selain itu Dirgantara Indonesia juga sedang berusaha menyelesaikan 3 pesawat CN235 pesanan TNI AL, dan 24 Heli Super Puma dari EUROCOPTER.
.
Inovasi terkini adalah pesawat N219 yang dikembangkan dari nol dan memakan waktu tiga tahun sejak 2014. Rencananya, pesawat ini diuji coba pada Agustus 2016 dan diluncurkan tahun 2017.Produk ini dirancang bisa mengangkut lebih banyak. Ruang dalam pesawat lebih luas dan tinggi langit-langitnya. Jadi, orang di dalam tidak harus membungkuk. Komponennya juga sudah 60% lokal.
.
#IMTAERO
#Aero18
.
Sumber : https://swa.co.id/swa/business-strategy/ini-hasil-inovasi-berjamaah-dirgantara-indonesia , https://id.m.wikipedia.org/wiki/Dirgantara_Indonesia
    68 4 6 October, 2018

    Kedirgantaraan Indonesia

    Penerbangan di Indonesia sangat berperan penting dalam menghubungkan daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh moda transportasi lain. Dengan pesawat terbang kita dapat menuju ke suatu tempat dengan waktu yang relatif singkat.

    Kegiatan penerbangan di Indonesia sebenarnya sudah dimulai setahun setelah Wright bersaudara berhasil menemukan pesawat terbang untuk pertama kalinya.

    Setelah negara Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, seluruh fasilitas milik pemerintah Belanda di Indonesia mulai diambil alih oleh bangsa Indonesia. Saat itu fasilitas penerbangan dikuasai oleh Tentara Republik Indonesia (TRI) bagian udara.

    Setelah itu, dunia kedirgantaraan Indonesia berkembang, hingga pada tanggal 23 agustus 1976, berdiri Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN) yang kini lebih dikenal sebagai PT Dirgantara Indonesia (DI) atas gagasan Presiden RI ke-3, B. J. Habibie.

    Indonesi tidak hanya menjadi penonton di dunia penerbangan. Sudah banyak inovasi yang disumbangkan Indonesia untuk dunia kedirgantaraan. Salah satunya adalah teknologi "Fly By Wire (FBW)" yang ditemukan oleh B. J. Habibie.

    Fly by wire adalah sebuah sistem kendali yang menggunakan sinyal elektronik dalam memberikan perintah kendali pesawat. Perangkat ini bisa meringankan pekerjaan pilot.
    Kini, sudah banyak pesawat yang menggunakan teknologi ini. Bahkan sudah diadopsi oleh dunia otomotif roda dua, menjadi "Throttle By Wire". Seperti yang sudah tersematkan pada Honda CBR 250 RR.

    cc : @imtaeropolban @aeronautika17

    #imtaero
    #aero18

    Kedirgantaraan Indonesia

Penerbangan di Indonesia sangat berperan penting dalam menghubungkan daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh moda transportasi lain. Dengan pesawat terbang kita dapat menuju ke suatu tempat dengan waktu yang relatif singkat.

Kegiatan penerbangan di Indonesia sebenarnya sudah dimulai setahun setelah Wright bersaudara berhasil menemukan pesawat terbang untuk pertama kalinya.

Setelah negara Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, seluruh fasilitas milik pemerintah Belanda di Indonesia mulai diambil alih oleh bangsa Indonesia. Saat itu fasilitas penerbangan dikuasai oleh Tentara Republik Indonesia (TRI) bagian udara.

Setelah itu, dunia kedirgantaraan Indonesia berkembang, hingga pada tanggal 23 agustus 1976, berdiri Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN) yang kini lebih dikenal sebagai PT Dirgantara Indonesia (DI) atas gagasan Presiden RI ke-3, B. J. Habibie.

Indonesi tidak hanya menjadi penonton di dunia penerbangan. Sudah banyak inovasi yang disumbangkan Indonesia untuk dunia kedirgantaraan. Salah satunya adalah teknologi "Fly By Wire (FBW)" yang ditemukan oleh B. J. Habibie.

Fly by wire adalah sebuah sistem kendali yang menggunakan sinyal elektronik dalam memberikan perintah kendali pesawat. Perangkat ini bisa meringankan pekerjaan pilot. 
Kini, sudah banyak pesawat yang menggunakan teknologi ini. Bahkan sudah diadopsi oleh dunia otomotif roda dua, menjadi "Throttle By Wire". Seperti yang sudah tersematkan pada Honda CBR 250 RR.

cc : @imtaeropolban @aeronautika17

#imtaero
#aero18
    39 2 6 October, 2018

    [KEDIRGANTARAAN]
    Tahun 2012 merupakan momen kebangkitan Dirgantara Indonesia. Pada awal 2012 Dirgantara Indonesia berhasil mengirimkan 4 pesawat CN235 pesanan Korea Selatan. Selain itu Dirgantara Indonesia juga sedang berusaha menyelesaikan 3 pesawat CN235 pesanan TNI AL, dan 24 Heli Super Puma dari EUROCOPTER.
    Andi Alisjahbana, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT DI
    (Sejarah kedirgantaraan)
    Andi mencontohkan pesawat tipe N212i. Yang ada di benak banyak orang adalah ini pesawat jadul karena sudah ada sejak tahun 1976. Padahal, layaknya pesawat tipe Boeing 737 yang dirancang tahun 1960-an, selalu mengalami evolusi. Fitur dan teknologinya terus berkembang. “Kami juga begitu. Yang sekarang, N212i, sengaja ditambahkan “i” di belakang sebagai petunjuk bahwa N212 yang sekarang buatan Indonesia dan tidak dibuat lagi di Spanyol. Dulu, RI dan Spanyol yang membuatnya dan hanya untuk pasar ASEAN,” ujar dia.

    Sejak 2013, lanjut dia, perseroan berani melakukan inovasi di sisi produksi hingga berhasil mendapat kepercayaan dari Airbus. Upaya itu juga dipandang perlu mengingat biaya produksi pesawat kecil membengkak bila dilakukan di Eropa. “Kami punya skill dan labour cost di Indonesia masih lebih murah dari Eropa. Maka, produksinya diserahkan ke kami. Dengan begitu, produk kami bisa masuk ke pasar Amerika Latin dan Eropa lewat Spanyol,” ujar dia.

    Inovasi terkini adalah pesawat N219 yang dikembangkan dari nol dan memakan waktu tiga tahun sejak 2014. Rencananya, pesawat ini akan diuji coba pada Agustus 2016 mendatang dan diluncurkan setahun kemudian. “Produk ini dirancang bisa mengangkut lebih banyak. Ruang dalam pesawat lebih luas dan tinggi langit-langitnya. Jadi, orang di dalam tidak harus membungkuk. Komponennya juga sudah 60% lokal. Sehingga, industri pendukung di sekitar kami juga kebagian pekerjaan,” katanya. (Reportase: Arie Liliyah)

    #imtaero
    #aero18

    [KEDIRGANTARAAN]
Tahun 2012 merupakan momen kebangkitan Dirgantara Indonesia. Pada awal 2012 Dirgantara Indonesia berhasil mengirimkan 4 pesawat CN235 pesanan Korea Selatan. Selain itu Dirgantara Indonesia juga sedang berusaha menyelesaikan 3 pesawat CN235 pesanan TNI AL, dan 24 Heli Super Puma dari EUROCOPTER.
Andi Alisjahbana, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT DI
(Sejarah kedirgantaraan) 
Andi mencontohkan pesawat tipe N212i. Yang ada di benak banyak orang adalah ini pesawat jadul karena sudah ada sejak tahun 1976. Padahal, layaknya pesawat tipe Boeing 737 yang dirancang tahun 1960-an, selalu mengalami evolusi. Fitur dan teknologinya terus berkembang. “Kami juga begitu. Yang sekarang, N212i, sengaja ditambahkan “i” di belakang sebagai petunjuk bahwa N212 yang sekarang buatan Indonesia dan tidak dibuat lagi di Spanyol. Dulu, RI dan Spanyol yang membuatnya dan hanya untuk pasar ASEAN,” ujar dia.

Sejak 2013, lanjut dia, perseroan berani melakukan inovasi di sisi produksi hingga berhasil mendapat kepercayaan dari Airbus. Upaya itu juga dipandang perlu mengingat biaya produksi pesawat kecil membengkak bila dilakukan di Eropa. “Kami punya skill dan labour cost di Indonesia masih lebih murah dari Eropa. Maka, produksinya diserahkan ke kami. Dengan begitu, produk kami bisa masuk ke pasar Amerika Latin dan Eropa lewat Spanyol,” ujar dia.

Inovasi terkini adalah pesawat N219 yang dikembangkan dari nol dan memakan waktu tiga tahun sejak 2014. Rencananya, pesawat ini akan diuji coba pada Agustus 2016 mendatang dan diluncurkan setahun kemudian. “Produk ini dirancang bisa mengangkut lebih banyak. Ruang dalam pesawat lebih luas dan tinggi langit-langitnya. Jadi, orang di dalam tidak harus membungkuk. Komponennya juga sudah 60% lokal. Sehingga, industri pendukung di sekitar kami juga kebagian pekerjaan,” katanya. (Reportase: Arie Liliyah)

#imtaero
#aero18
    67 6 5 October, 2018

Advertisements